Warga Tanahbumbu Kalsel Terancam Sengatan Tawon Vespa, Evakuasi Sarang Berlangsung Dramatis
Di Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanahbumbu, warga kembali dihebohkan oleh keberadaan sarang tawon vespa yang menempel di atap rumah seorang warga bernama Andika. Keberadaan serangga berbahaya ini menjadi ancaman nyata bagi masyarakat sekitar, karena sifatnya yang agresif dan bisa menyebabkan luka parah.
Beberapa orang warga setempat mengalami luka sengatan sebelum pihak pemadam kebakaran tiba di lokasi. Proses evakuasi sarang tawon vespa yang cukup besar tersebut memakan waktu hingga dini hari. Pemimpin tim evakuasi, Komandan Regu Kasmir, mengatakan bahwa proses penanganan berlangsung cukup dramatis. Petugas mulai bekerja pada pukul 20.33 Wita dan baru menyelesaikan misi pada pukul 01.00 Wita, Jumat (27/3/2026).
Lamanya proses evakuasi disebabkan oleh posisi sarang yang berada di atas genteng dan sulit dijangkau. Petugas harus berhati-hati saat merayap di atap karena risiko jebolnya genteng serta kemungkinan serangan balik dari ribuan tawon vespa. Bahkan selama proses penanganan, beberapa orang kembali menjadi sasaran sengatan tawon yang beterbangan karena merasa sarangnya terganggu.
Kendala teknis juga sempat dialami tim Regu I Damkar Angsana karena peralatan penyemprotan mengalami kerusakan. Namun, dengan dedikasi tinggi, empat personel berhasil melepaskan sarang tawon vespa dari atap rumah warga secara aman. Setelah evakuasi selesai, petugas juga melakukan penyisiran area sekitar untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa tawon yang berkeliaran.
Bahaya Tawon Vespa dan Cara Mengusirnya
Tawon vespa atau dikenal juga sebagai tawon ndas (Vespa affinis) merupakan salah satu jenis tawon yang paling berbahaya dan mematikan. Dilansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, terdapat 10 kasus kematian dari 667 kasus serangan tawon vespa di Kabupaten Klaten selama 2016-2018.
Tawon ini memiliki tubuh berwarna hitam dengan garis kuning atau oranye di perut dan ukuran panjang tiga sentimeter atau lebih besar daripada jenis tawon lainnya. Mereka akan menyengat untuk mempertahankan diri dari gangguan manusia atau binatang musuhnya. Sengatan tawon vespa mengandung racun yang dapat membahayakan keselamatan manusia.
Bagi manusia, sengatan tawon vespa dapat memicu alergi. Jika tidak ditangani dalam waktu 24 jam, reaksi alergi berat akan muncul dan berisiko merusak organ tubuh hanya beberapa hari sejak tersengat tawon. Tawon vespa tinggal di hutan, tebing, bahkan pemukiman warga. Mereka bisa bersarang di pohon, semak-semak, bahkan pinggir atap rumah.
Karena itu, keberadaan tawon vespa mengancam keselamatan warga. Apalagi, satu koloninya dapat berisi ratusan ekor tawon. Lantas, bagaimana cara mengusir tawon vespa terutama yang bersarang di dekat rumah?
Cara Mengusir Tawon Vespa
Berikut beberapa cara untuk mengusir tawon vespa:
-
Disemprot Bensin
Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Purbalingga, Muhsoni menjelaskan bahwa tawon vespa dapat diusir menggunakan semprotan dari bensin jenis Pertalite atau Premium. Cara ini bisa dilakukan ketika sarang tawon vespa mudah dijangkau. “Waktunya malam itu cenderung aman untuk dilakukan evakuasi, kalau siang nanti tawon-tawon itu bisa menyerang dan berbahaya,” jelas dia. Saat mengusir tawon, petugas harus berpakaian tebal agar sulit dihinggapi serangga tersebut. Petugas akan mendekati sarang dan menyemprotkan bensin tadi ke lubang sarang. Dalam waktu beberapa menit, tawon vespa akan mati. -
Dibakar
Dilansir dari situs BPBD Kabupaten Kulon Progo, tim Pemadam Kebakaran (damkar) Kulon Progo pernah melakukan penyelamatan dan evakuasi terhadap sarang tawon vespa. Untuk membasmi serangga tersebut, petugas menyulut sarang dengan obor api. Langkah ini akan memusnahkan sarang beserta isinya. Jika lokasi sarang tawon sulit dijangkau secara manual, petugas perlu menggunakan tangga atau bahkan mobil derek. Tetapi perlu dicatat, hal ini dilakukan oleh orang yang sudah terlatih dan memakai perlengkapan yang memadai. -
Semprot Insektisida
Peneliti tawon di Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hari Nugroho menjelaskan bahwa tawon vespa bersarang dekat rumah penduduk karena habitat aslinya di hutan terusik. “Karena mau tidak mau ketika tidak ada satu tempat yang nyaman bagi mereka (tawon vespa atau tawon ndas), maka mereka ada (di rumah),” ujar Hari, dilansir dari Kompas.com (5/12/2019). Hari menyarankan, pemilik rumah selalu memeriksa area tempat tinggalnya untuk mencari keberadaan sarang tawon. “Jika menemukan sarang kecil, cukup semprot menggunakan insektisida untuk mematikan tawon,” kata dia. Namun jika sarangnya besar, ia menyarankan agar memanggil orang yang sudah ahli membasmi sarang tawon.












