YOGYAKARTA – SMAN 1 Teladan Yogyakarta berhasil menjadi juara pertama dalam seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tahun 2026 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada hari Sabtu (11/4/2026).
Kemenangan ini membawa hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 10 juta, medali, dan piala. Selain itu, sekolah tersebut juga akan mewakili Provinsi DIY dalam LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional yang akan diadakan pada bulan September nanti.
SMAN 1 Teladan Yogyakarta berhasil mengalahkan SMAN 7 Yogyakarta yang menjadi juara kedua serta MAN 1 Yogyakarta sebagai juara ketiga. Masing-masing dari mereka mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp7,5 juta dan Rp5 juta, disertai medali dan piala.
Keberhasilan SMAN 1 Teladan Yogyakarta dalam kompetisi ini disambut antusias oleh guru pembimbingnya, Muhammad Faruq Jabbar Baihaqie. Ia mengungkapkan bahwa kesuksesan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi yang luar biasa.
”Selama dua minggu, kami melakukan latihan secara intensif, baik pagi maupun malam hari, bahkan di sela-sela waktu luang. Siswa-siswi yang ikut dalam LCC ini bukan dipilih secara langsung, tetapi merupakan hasil dari seleksi terhadap banyak siswa yang tertarik,” ujar Muhammad Faruq.
Ia berharap siswa-siswinya dapat lebih siap lagi untuk mewakili DI Yogyakarta dalam LCC tingkat nasional. Selain itu, ia juga berharap mereka tidak hanya menguasai materi Empat Pilar, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Seleksi LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi DIY dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid. Kompetisi ini diikuti oleh sembilan sekolah menengah atas (SLTA) yang lolos seleksi tingkat kabupaten/kota di seluruh provinsi Yogyakarta.
Daftar peserta yang mengikuti seleksi tersebut antara lain SMKN 1 Wonosari, SMAN 2 Bungantapan, SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Bantul, MAN 1 Yogyakarta, MAN 7 Yogyakarta, SMAN 2 Bantul, serta MAN 2 Sleman.
Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menyatakan bahwa LCC Empat Pilar MPR merupakan wadah untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan.
Empat Pilar, menurut Sultan, menjadi pondasi utama dalam menghadapi tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara, baik secara internal maupun eksternal. Perkembangan teknologi dan informasi, menurutnya, tidak selalu sesuai dengan adat, budaya, dan kepribadian bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, Empat Pilar MPR diharapkan mampu mengurangi dampak negatif dari perkembangan teknologi dan informasi.
”Empat Pilar bukan hanya ideologi, tetapi juga etika. Nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar menjadi benteng moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, nilai-nilai ini harus selalu dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sri Sultan dalam pesan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Provinsi DI Yogyakarta Lilik Adi Aryanto.
Sultan berharap peserta seleksi LCC dapat menjadi generasi muda yang berideologi Pancasila, memiliki semangat nasionalisme yang kuat, mampu berpikir kritis dalam menghadapi perubahan, menjunjung tinggi toleransi, serta bertanggung jawab dalam setiap tindakan.












