Keberanian dan Dedikasi Petugas PLN Saat Idulfitri
Gema takbir yang berkumandang di setiap sudut kota dan desa mengiringi datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Di saat banyak keluarga menikmati kebersamaan, ada pula para petugas PLN yang tetap berjaga di garis depan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil. Mereka adalah bagian dari kebahagiaan masyarakat, meski sering kali tidak terlihat.
Di balik terangnya lampu rumah, masjid, dan jalanan yang menyala sepanjang malam, puluhan ribu petugas PLN bekerja tanpa henti. Tugas mereka adalah menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman dan penuh sukacita.
Riki Waberta: Bertugas di Istana Negara
Riki Waberta (36), Team Leader Keandalan Istana PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng, telah empat tahun berturut-turut menunda mudik ke kampung halaman. Baginya, tugas saat Idulfitri bukanlah pengorbanan, melainkan tanggung jawab yang harus dijalani dengan penuh komitmen.
“Kami mungkin tidak terlihat, tapi kami adalah bagian dari kebahagiaan masyarakat. Saat listrik tetap andal dan ibadah berjalan tenang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Riki.
Meski rasa rindu pada keluarga tak terhindarkan, ia selalu ingat bahwa tugasnya memiliki makna lebih besar. “Jika saya tidak di sini, siapa yang memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat?” tanyanya.
Zahro Ardhillah: Jaga Listrik di Jayapura
Zahro Ardhillah (26), srikandi PLN asal Pacitan, Jawa Timur, juga menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Ia kini bertugas di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jayapura Kota, Papua, bersama personel lainnya yang menjaga keandalan listrik di masjid-masjid utama.
“Kami sudah menyiagakan peralatan cadangan yang siap digunakan jika ada gangguan mendadak. Semua jaringan listrik pun sudah kami periksa dan perbaiki jauh-jauh hari agar kondisinya benar-benar prima,” jelas Zahro.
Baginya, keinginan untuk berkumpul dengan keluarga memang ada, namun menjaga stabilitas listrik di ujung timur Indonesia menjadi prioritas. “Saya belajar menyeimbangkan kewajiban sebagai seorang muslim dan tanggung jawab pekerjaan. Saya merasa berbahagia ketika bisa memastikan masjid tetap terang dan masyarakat beribadah dengan tenang.”
Muhammad Hanif Zidan: Senyum di Tengah Rindu
Muhammad Hanif Zidan (26), pegawai PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarakan, juga menjalankan tugasnya dengan semangat. Meski jauh dari pelukan orang-orang tercinta, dukungan dan doa keluarga menjadi sumber semangatnya.
“Ini bukan kali pertama saya ditempatkan sebagai tim siaga, dan saya merasa sangat bersyukur diberi kepercayaan ini. Meskipun jauh dari pelukan orang-orang tercinta, dukungan dan doa mereka jadi sumber semangat saya dalam menjalankan tugas,” ucap Hanif.
Teknologi menjadi jembatan bagi Hanif untuk menjaga kehangatan keluarga saat bertugas. “Biasanya setelah salat saya langsung sungkem dengan keluarga, sekarang gantinya lewat layar handphone dengan video call.”
Komitmen Tinggi Petugas PLN
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengapresiasi dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Riki, Zahro, Hanif, serta puluhan ribu petugas lapangan lainnya yang berkomitmen untuk siaga di momen penting seperti Idulfitri.
“Petugas PLN adalah garda terdepan dalam menjaga keandalan listrik di tengah momen-momen penting nasional seperti Idulfitri. Kami mengapresiasi mereka yang berjuang pantang menyerah dalam memastikan hari kemenangan tetap terang benderang, dan jutaan keluarga Tanah Air dapat berkumpul bersama dengan nyaman,” jelas Darmawan.
Selama masa siaga yang ditetapkan pada 12 hingga 31 Maret 2026, PLN menyiagakan sekitar 72 ribu personel yang bertugas di ribuan posko siaga di seluruh Indonesia. Para personel ini tetap bersiaga di tempat tugasnya masing-masing, menjaga gema takbir tetap berkumandang dan hangatnya pelukan keluarga di hari kemenangan.
Meski tak selalu terlihat, mereka terus hadir, menjaga terang dari pembangkit listrik, gardu-gardu induk, pos siaga, hingga jaringan di seluruh pelosok negeri. Mereka adalah para penjaga cahaya, pahlawan sunyi yang menjaga Indonesia tetap terang saat hari kemenangan.












