Video Viral Pria Usir dan Dorong Siswi di Pantai Pasia Jambak
Sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria mengusir dan mendorong seorang remaja perempuan berseragam sekolah di kawasan Pantai Pasia Jambak, Kota Padang, viral di media sosial. Peristiwa ini menimbulkan kegaduhan dan pertanyaan tentang kronologi sebenarnya dari kejadian tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berpakaian celana pendek berwarna kuning, kemeja lengan pendek hitam, serta topi dan masker mendatangi seorang siswi yang sedang duduk di ayunan. Pria tersebut terlihat mengusir siswi itu sambil melontarkan kata-kata bernada ancaman. Bahkan, dalam rekaman itu pria tersebut sempat mendorong siswi tersebut.
Siswi yang tidak terima kemudian menepis tangan pria tersebut. Dalam narasi video, pria tersebut berkata: “Imbau Apak kau tu lah, den tampa kapalo kau beko (panggil bapakmu, saya tampar kepala kamu nanti). Pai kau dari siko lai lah (pergilah kamu dari sini).” Sementara itu, siswi tersebut juga terdengar mengatakan akan memanggil orang tuanya. “Panggia ayah den (panggil ayah saya),” katanya.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan wisata Pantai Pasia Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan dikaitkan dengan dugaan aksi pemalakan di lokasi wisata.
Menanggapi video yang viral tersebut, Lurah Pasie Nan Tigo, Lia Prima Sri Indah, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi sebenarnya dari peristiwa yang terjadi. Menurutnya, hingga saat ini pihak kelurahan bersama Bhabinkamtibmas serta tokoh pemuda setempat masih mencari informasi dari kedua pihak yang terlibat dalam video tersebut.
“Untuk kronologi pastinya kami belum mendapatkan informasi lengkap. Saat ini kami masih melakukan penelusuran bersama Bhabinkamtibmas dan pihak Karang Taruna,” ujar Lia Prima Sri Indah.
Ia menjelaskan, pihaknya telah mendatangi rumah pria yang diduga berada dalam video tersebut, namun yang bersangkutan tidak berada di rumah. Hal yang sama juga terjadi saat pihak kelurahan mencoba mencari siswi yang terlibat dalam video tersebut.
“Ketua Karang Taruna kami mengenal yang ada di video itu. Kami sudah mencoba mencari ke rumahnya, tapi tidak ada orang di rumah. Kami juga mencoba mendatangi rumah siswi yang ada di video di kawasan Padang Sarai, namun rumahnya juga kosong,” jelasnya.
Menurut Lia, siswi yang terlihat dalam video diketahui merupakan warga yang memiliki keluarga di kawasan Pasia Jambak, sementara tempat tinggalnya berada di Kelurahan Padang Sarai. Ia menambahkan, orang tua siswi tersebut saat ini disebut sedang berada di luar daerah.
“Informasi sementara, orang tuanya sedang berada di Jambi. Jadi kami juga belum bisa mendapatkan keterangan langsung dari pihak keluarga,” katanya.
Lia menegaskan, pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan kejadian yang terjadi karena video yang beredar di media sosial diduga merupakan potongan dari peristiwa yang lebih panjang. Karena itu, pihaknya ingin memastikan terlebih dahulu informasi dari kedua belah pihak.
“Videonya terlihat terpotong, jadi kita tidak tahu kejadian sebelumnya seperti apa. Bisa saja ada sesuatu yang terjadi sebelumnya, makanya kami ingin mendapatkan informasi dari kedua pihak,” ujarnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu (4/3/2026). Namun hingga saat ini pihak kelurahan bersama Bhabinkamtibmas masih terus melakukan pencarian untuk memastikan keberadaan kedua pihak yang terlibat.
“Kami masih terus melakukan pendalaman terkait video viral ini untuk mencari kebenaran dan mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya. Nanti jika sudah ada informasi lengkap akan kami sampaikan kembali.”












