Profil Doktif, Dokter yang Melaporkan Richard Lee
Doktif, atau dikenal dengan nama lengkap Samira Farahnaz, adalah seorang dokter kecantikan yang kini menjadi sorotan publik. Ia terkenal sebagai “Dokter Detektif” karena sering mengungkap informasi tentang produk skincare dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Profilnya menarik perhatian banyak orang, terutama setelah ia melaporkan Dr. Richard Lee atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.
Latar Belakang Karier
Samira Farahnaz lahir pada 12 Januari 1981 di Surabaya, Jawa Timur. Sebelum menjadi konten kreator, ia sudah berkecimpung di dunia kecantikan selama lebih dari 13 tahun. Ia pernah memiliki beberapa klinik ternama di Indonesia dan menjual produk skincare. Kehidupannya di dunia medis membuatnya paham betul tentang kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat dan transparan.
Konten-konten yang dibagikannya di media sosial sering kali membahas isu-isu seputar skincare. Ia juga kerap menggunakan topeng saat tampil dalam video-video edukasinya, memperkuat identitasnya sebagai “Dokter Detektif”.
Masalah Kesehatan
Di tengah perseteruan dengan Richard Lee, Doktif sempat mengalami sakit. Pada Kamis (22/1/2026), ia datang ke Polres Metro Jakarta Selatan menggunakan kursi roda dan terpasang infus di tangannya. Kedatangan ini bertujuan untuk memenuhi panggilan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Richard Lee.
Doktif mengaku memiliki riwayat penyakit sinusitis, yaitu kondisi peradangan pada jaringan selaput sinus di sekitar tulang wajah. Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut membuatnya mudah lelah dan cepat drop.
Perseteruan dengan Richard Lee
Perseteruan antara Doktif dan Richard Lee bermula dari konten-konten yang dibagikannya di media sosial. Doktif sering mengulas produk kecantikan dan menuduh beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim atau penipuan kandungan bahan. Hal ini kemudian memicu respons dari Richard Lee, yang melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik.
Sebaliknya, Doktif juga melaporkan Richard Lee atas dugaan berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen. Akibat laporan ini, Richard Lee akhirnya ditahan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Penahanan Richard Lee
Penyidik Polda Metro Jaya menahan Richard Lee setelah menjalani pemeriksaan intensif pada Jumat (6/3/2026) malam. Sebelum ditahan, ia menjalani pemeriksaan dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dan menjawab 29 pertanyaan. Ada dua alasan utama yang membuat penyidik memutuskan untuk menahan Richard Lee: pertama, tersangka tidak hadir pada pemeriksaan tambahan tanggal 3 Maret 2026 tanpa memberikan keterangan yang jelas.
Respons Doktif
Setelah berita penahanan Richard Lee beredar, Doktif memberikan respons positif. Ia merasa lega karena akhirnya ada jawaban bagi masyarakat yang menjadi korban dari berbagai kebohongan dan tipu daya dari Richard Lee. Ia juga memuji kinerja Polda Metro Jaya yang dinilai sangat profesional dalam menindaklanjuti laporannya.
“Doktif yakin ini suatu gebrakan yang sangat luar biasa,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya yang dinilainya mampu bekerja dengan integritas tinggi.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












