Tiga Alumni Akpol 2000 Kini Menjadi Bintang Satu
Beberapa alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2000 kini telah menembus pangkat bintang satu. Mereka adalah Brigjen Roland Ronaldy, Brigjen Pol Edy Suranta Sitepu, dan Brigjen Pol Roberto G. M. Pasaribu. Ketiganya dianggap sebagai rising star dalam jajaran Polri.
Roberto G. M. Pasaribu, yang lahir pada Mei 1979, menjadi orang ketiga dari angkatannya yang menyandang pangkat bintang satu. Ia memiliki latar belakang di bidang reserse. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menugaskan Roberto ke Bareskrim Polri, sehingga ia mendapatkan kenaikan pangkat dari Komisaris Besar (Kombes) menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang melibatkan 53 personel, serta SK Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 yang mencakup 32 personel lainnya.
Roberto G. M. Pasaribu menyamai pencapaian kawan seangkatannya, yaitu Brigjen Roland Ronaldy. Sebagai lulusan Akpol 2000 pertama yang pecah bintang, Roland Ronaldy meraih pangkat bintang satu sejak Januari 2025. Setahun kemudian, dua lulusan Akpol 2000 lainnya, yaitu Brigjen Pol Edy Suranta Sitepu dan Brigjen Pol Roberto G. M. Pasaribu, menyusul.
Alumni Akpol 2000 memiliki nama angkatan Batalyon Sanika Satyawada. Ketua Angkatan Akpol 2000 saat ini adalah Kombes Pol Budi Hermanto, yang akrab disapa Buher. Baru-baru ini, alumni Akpol 2000 menggelar reuni akbar dengan tajuk Reuni Perak Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2000.
Momen reuni ini menjadi ajang refleksi, penguatan persaudaraan, dan peneguhan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. Reuni bertajuk “Bersama untuk Negeri” digelar di Kompleks Akpol Semarang, mempertemukan kembali keluarga besar Batalyon Sanika Satyawada setelah 25 tahun mengabdi sebagai Bhayangkara.
Reuni perak ini dihadiri ratusan alumni Akpol 2000 yang kini mengemban amanah di berbagai penjuru Tanah Air. Kombes Buher menegaskan bahwa perjalanan selama 25 tahun bukan hanya sekadar penanda waktu, tetapi juga bukti konsistensi pengabdian yang dilandasi persaudaraan, loyalitas, dan semangat kebaktian kepada negeri.
Ia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang dan menekankan bahwa setiap pencapaian para alumni Sanika Satyawada tidak terlepas dari doa serta pengorbanan keluarga. “Perjalanan 25 tahun ini membuktikan bahwa upaya tidak akan mengkhianati hasil. Namun, semua pencapaian ini tidak lepas dari doa dan kasih sayang orang tua, serta kesabaran istri dan anak-anak yang setia mendampingi dalam setiap penugasan,” ujar Kombes Buher.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Akpol dan para pengasuh yang telah membentuk karakter, disiplin, serta nilai-nilai kebhayangkaraan para alumni hingga mampu mengemban tanggung jawab strategis di institusi Polri.
Saat ini, Batalyon Sanika Satyawada tercatat memiliki 324 alumni, terdiri dari tiga perwira berpangkat Brigadir Jenderal, 291 Komisaris Besar, dan 31 Ajun Komisaris Besar Polisi.
Lebih dari sekadar temu kangen, reuni perak ini diisi dengan rangkaian kegiatan wujud bakti kepada masyarakat dan almamater. Selain itu, Alumni Akpol 2000 juga melakukan bakti kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra, bakti kesehatan untuk masyarakat, doa bersama, serta santunan kepada anak yatim.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana dan penghormatan kepada rekan sejawat serta pengasuh yang telah berpulang. “Kita tidak sedang berjalan cepat untuk sampai sendiri, tetapi kita ingin berjalan jauh bersama-sama. Reuni ini adalah pengingat bahwa semangat juang kita tidak pernah padam sejak pertama kali berdiri tegap di lapangan upacara ini,” imbuh Kombes Buher, menegaskan makna soliditas dan kebersamaan Sanika Satyawada.
Semantra Gubernur Akpol, Irjen Pol Midi Sismoko, yang turut hadir bersama Wakil Gubernur Akpol Brigjen Pol Taslim serta sejumlah tokoh senior kepolisian, menyambut hangat kembalinya para alumni ke Bumi Sekipan. Ia berharap Reuni Perak Akpol 2000 menjadi energi positif dan penyemangat berkelanjutan bagi seluruh anggota Sanika Satyawada.
“Momentum reuni perak ini diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian para alumni Akpol 2000 untuk terus memberikan yang terbaik sebagai Bhayangkara pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Irjen Pol Midi Sismoko.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menegaskan meskipun para alumni kini bertugas di berbagai wilayah dengan tantangan yang berbeda, nilai-nilai persaudaraan, soliditas, dan bakti Sanika Satyawada akan tetap menjadi ikatan kuat yang tak lekang oleh waktu.
Profil Roberto G. M. Pasaribu
- Lahir: Mei 1979
- Riwayat Jabatan:
- Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
- Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2020—2021)
- Dirreskrimsus Polda DIY (2021—2023)
- Kapolresta Bandara Soetta (2023—2024)
- Dirressiber Polda Metro Jaya (2024–2025)
- Pati Bareskrim Polri (2026-sekarang)
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”












