Isu Aliran Dana dari Ridwan Kamil ke Artis AK Diperiksa oleh KPK
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengungkap adanya dugaan aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kepada beberapa perempuan, termasuk seorang artis berinisial AK. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan meminta KPK untuk segera memanggil artis tersebut.
Boyamin menyatakan bahwa jika KPK tidak segera melakukan pemeriksaan terhadap artis AK, MAKI akan mengirimkan surat resmi dan melayangkan gugatan praperadilan terhadap lembaga anti-korupsi tersebut. Hal ini dilakukan karena ia yakin ada indikasi korupsi dalam pengadaan iklan Bank BUMD Jabar yang melibatkan pihak-pihak tertentu.
Pengakuan Lisa Mariana dan Dugaan Aliran Dana Lain
Sebelumnya, Boyamin menyebut bahwa salah satu perempuan yang telah mengaku menerima aliran dana dari Ridwan Kamil adalah selebgram Lisa Mariana. Lisa Mariana sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan di KPK, sehingga hal ini memberikan dasar bagi MAKI untuk terus menuntut agar pihak lain yang diduga terlibat juga diperiksa.
Selain Lisa Mariana, Boyamin juga menyebut adanya dugaan aliran dana dari Ridwan Kamil ke artis berinisial AK. Meski belum mengungkap identitas pasti dari artis tersebut, ia meminta KPK untuk segera memanggil AK guna membuat terang kasus dugaan korupsi ini. Ia bahkan mengancam akan menggugat KPK secara praperadilan jika pemanggilan tersebut tidak segera dilakukan.
Tanggapan dari KPK dan Pihak Terkait
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa lembaga tersebut akan mengecek validitas informasi terkait dugaan aliran dana dari Ridwan Kamil ke artis Aura Kasih. Ia juga membuka peluang untuk melakukan konfirmasi dengan pihak-pihak yang memiliki informasi terkait kasus ini. Selain itu, KPK mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi yang mereka miliki jika memiliki data yang valid.
Sementara itu, Aura Kasih melalui kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, membantah tudingan adanya hubungan pribadi maupun aliran dana dari Ridwan Kamil. Ia menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk membantah isu tersebut. Jika bukti sudah lengkap, pihak Aura Kasih siap melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu.
Ridwan Kamil Bantah Tudingan Korupsi
Di sisi lain, Ridwan Kamil secara tegas membantah tudingan menerima dana hasil korupsi Bank BUMD Jabar. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menerima aliran dana sebagaimana yang disebut-sebut dalam pengembangan perkara tersebut. Ridwan Kamil menegaskan siap bersikap kooperatif dan mendukung proses hukum yang tengah berjalan dengan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk membuktikan dugaan tersebut secara objektif dan transparan.
Pihak keluarga Ridwan Kamil juga menyatakan menghormati proses penegakan hukum yang sedang berlangsung. Hingga kini, KPK belum menetapkan Ridwan Kamil sebagai tersangka dalam perkara ini. Status hukum mantan Gubernur Jawa Barat itu masih sebatas pihak yang disebut dalam pengembangan penyidikan terkait penelusuran aliran dana.
Penyidikan Terus Berjalan
KPK menegaskan bahwa pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, termasuk kemungkinan pemeriksaan terhadap Atalia Praratya, semata-mata dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Penyidik akan mengkaji setiap informasi, dokumen, serta keterangan saksi guna memastikan konstruksi perkara menjadi terang dan utuh.
Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BUMD Jabar sendiri terus menjadi sorotan publik karena melibatkan figur publik dan diduga melibatkan aliran dana dalam jumlah besar. KPK menekankan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional, independen, dan berlandaskan alat bukti yang cukup, sekaligus memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.













