dailydenpasar.com JAKARTA – Aksi demo bertajuk Indonesia Gelap di tempat Patung Kuda, Monas, Ibukota Pusat kian makin memanas. Anggota aksi pun membakar barrier plastik yang tersebut sebelumnya digunakan untuk menghentikan ruas Jalan Medan Merdeka Barat.
Bedasarkan pantauan dalam lokasi sekitar pukul 19.45 WIB, api pun menyala begitu besar. Asap hitam pekat pun terlihat membumbung tinggi ke atas. Anggota aksi terlihat masih bertahan di tempat depan api yang menyala begitu besar, sambil menyuarakan beberapa tuntutannya.
Selain itu kontestan aksi juga terlihat melakukan pelemparan terhadap petugas yang mana berjaga di area balik barrier beton. Adapun sebelum pembakaran barrier plastik ini, partisipan aksi juga melakukan pelemparan bom molotov untuk petugas. Terlihat juga petasan yang dinyalakan kontestan aksi diarahkan ke petugas kepolisian.
Sekadar informasi, Koalisi Komunitas Sipil kembali turun ke jalan di aksi massa yang tersebut bertajuk Indonesia Gelap. Aksi ini dimulai pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat dengan long march dari Taman Izmail Marzuki menuju Istana Negara sebagai titik pusat aksi.
Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang digunakan dinilai semakin sangat dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan juga kesejahteraan rakyat.
Peserta aksi menyoroti berbagai permasalahan yang mana mengancam hak-hak masyarakat, mulai dari pendidikan, agraria, hingga kebijakan dunia usaha lalu urusan politik yang dimaksud timpang.
Berikut tuntutan kontestan aksi Indonesia:
1. Ciptakan Pendidikan Gratis, Ilmiah, juga Demokratis. Pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












