Penyangkalan Melania Trump terhadap Keterlibatan dengan Jeffrey Epstein
Istri Presiden Amerika Serikat, Melania Trump, secara tegas menyangkal pernah memiliki hubungan pertemanan dengan mantan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein dan rekan kerjanya, Ghislaine Maxwell. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan resmi yang dibacakan dari Gedung Putih.
“Kebohongan yang mengaitkan saya dengan Jeffrey Epstein harus dihentikan hari ini,” ujar Melania saat membacakan pernyataannya. Ia menekankan bahwa orang-orang yang berbohong tentang dirinya tidak memiliki standar etika, kerendahan hati, dan rasa hormat. Meskipun ia tidak mempermasalahkan ketidaktahuan mereka, ia menolak upaya-upaya yang berniat buruk untuk mencemari nama baiknya.
Sebelumnya, tidak ada indikasi bahwa Melania akan menyentuh topik kedekatannya dengan Epstein dalam pernyataan tersebut. Setelah pidato itu, Presiden Trump mengatakan kepada media bahwa ia tidak tahu bahwa istrinya akan membuat pernyataan tersebut sebelumnya.
Trump sendiri menyebut bahwa hubungannya dengan Epstein berakhir pada pertengahan 2000-an dan mengaku tidak mengetahui adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Epstein. Epstein divonis bersalah pada 2008 karena meminta layanan seksual dari anak di bawah umur, dan dinyatakan bunuh diri di penjara pada 2019 saat menunggu proses hukum atas tuduhan perdagangan seks.
Hubungan dengan Jeffrey Epstein
Melania menjelaskan bahwa ia hanya pernah bertemu Epstein karena berada dalam lingkar sosial yang sama. “Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Donald dan saya sesekali diundang ke pesta yang sama dengannya, karena berbagi lingkar pergaulan adalah hal yang umum di New York,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein atau menaiki pesawat pribadinya yang dikenal sebagai “Lolita Express.”
Penyangkalan terhadap Ghislaine Maxwell
Melania turut membantah memiliki hubungan dengan rekan sekaligus pasangan Epstein, Ghislaine Maxwell. “Untuk memperjelas, saya tidak pernah memiliki hubungan dengan Epstein maupun teman dekatnya, Maxwell,” katanya.
Maxwell dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2022 atas perannya membantu Epstein dalam jaringan perdagangan seks. Melania menambahkan bahwa ia telah mengenal Donald Trump sebelum bersinggungan dengan Epstein. “Saya bukan korban Epstein. Epstein tidak memperkenalkan saya kepada Donald Trump. Saya bertemu suami saya secara kebetulan di sebuah pesta di New York pada 1998,” ujarnya.
Ia juga menyerukan agar Kongres menggelar sidang terbuka bagi para korban Epstein untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah. “Setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan untuk menceritakan pengalamannya di ruang publik, jika mereka menginginkannya,” katanya.
Korespondensi dengan Ghislaine Maxwell
Melania juga menanggapi email yang ia kirim kepada Maxwell pada 2002—yang berisi pesan agar menghubunginya saat kembali ke New York—yang muncul dalam dokumen Departemen Kehakiman AS. Ia menyebutnya hanya sebagai “korespondensi biasa.”
Keterkaitan Epstein dengan Tokoh Publik
Keterkaitan Epstein dengan sejumlah tokoh ternama memicu dampak luas di Amerika Serikat dan negara lain seperti Norwegia dan Inggris dalam setahun terakhir. Terutama setelah detail baru terungkap dalam dokumen yang dirilis pada November dan Januari.
Pada 1 April, Trump memberhentikan Jaksa Agung Pam Bondi setelah menuai kritik terkait penanganan dokumen yang dikenal sebagai “Epstein files.” Sementara itu, pada Maret, mantan Presiden Bill Clinton membantah mengetahui kejahatan seksual Epstein dalam pernyataannya di hadapan komite Kongres.

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












