Penipuan di Media Sosial: Peringatan dari Kapolres Pagaralam
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap akun TikTok ilegal yang mencatut namanya. Akun tersebut berpotensi digunakan untuk menipu masyarakat dengan berbagai modus penipuan.
AKBP Januar Kencana Setia Persada adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2005 yang dikenal mahir dalam berbahasa Inggris. Ia kini menjabat sebagai Kapolres Pagaralam setelah sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Bidang Interpol Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.
Masyarakat Diimbau Waspada
Dalam pernyataannya, AKBP Januar menegaskan bahwa akun TikTok yang mengatasnamakan dirinya bukanlah akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan institusi kepolisian. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya pada iming-iming bantuan, hadiah, atau janji tertentu yang disampaikan melalui akun tersebut.
“Diimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati terhadap adanya akun palsu di aplikasi TikTok yang mengatasnamakan saya. Akun tersebut bukan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan institusi kepolisian,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan dalam berinteraksi di dunia digital, terutama ketika berhadapan dengan akun yang tidak terverifikasi. “Jangan mempercayai informasi yang disampaikan melalui akun tersebut, dan jangan melakukan komunikasi, pelaporan, maupun pengiriman data pribadi,” katanya.
Modus Penipuan yang Umum Digunakan
Pelaku kejahatan siber sering kali memanfaatkan psikologi korban dengan iming-iming bantuan, hadiah, atau janji tertentu. AKBP Januar mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan hal-hal tersebut.
“Apabila menemukan akun serupa atau menjadi korban, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat,” ujarnya.
Rotasi Jabatan di Tubuh Polri
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Bidang Interpol Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karir dan penyegaran di tubuh Polri.
Pergantian kepemimpinan di Polres Pagar Alam ini diharapkan dapat membawa semangat baru dan inovasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Pagar Alam.
Proses Mutasi dan Pembinaan Karir
Mutasi pejabat utama Polda Sumsel dan Kapolres jajaran dilakukan dalam rangka promosi jabatan, pembinaan dan pengembangan karir, penyegaran organisasi, serta penyesuaian dengan kebutuhan organisasi. Ini merupakan langkah strategis Polri dalam menjaga dinamika organisasi agar tetap responsif terhadap tantangan tugas di lapangan serta meningkatkan profesionalitas kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, melalui Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansur SH, membenarkan informasi mutasi sejumlah pejabat utama tersebut. “Iya benar, ada beberapa pejabat utama Polda Sumsel dan Kapolres jajaran yang masuk dalam TR mutasi Kapolri tanggal 25 Juni 2025,” jelas Iptu Mansur.
Harapan Baru untuk Keamanan Kota Pagar Alam
Dengan pergantian kepemimpinan di Polres Pagar Alam, diharapkan akan muncul semangat baru dan inovasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. AKBP Januar Kencana Setia Persada diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Pagaralam.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan, terutama yang menggunakan media sosial seperti TikTok. Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, masyarakat dapat melindungi diri dari tindakan kriminal yang merugikan.












