Perseteruan Teh Novi dengan Agus Salim yang Terus Berlanjut
Pratiwi Noviyanthi, yang akrab disapa Teh Novi, melaporkan Agus Salim ke Polres Tangerang Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran fitnah. Laporan ini dilakukan pada Rabu (4/3/2026), setelah Agus menuding Teh Novi melakukan operasi plastik serta membeli mobil mewah menggunakan uang donasi.
Agus Salim dalam siaran langsung (live) mengklaim bahwa Teh Novi menggunakan dana donasi untuk keperluan pribadi. Ia juga menyebut bahwa Teh Novi membuat usaha parfum dan membeli mobil mewah dari uang tersebut. Namun, pernyataan ini dibantah keras oleh Teh Novi.
“Kata-kata dia itu tidak benar. Banyak orang merekam dan menyebarluaskan informasi tersebut,” kata Teh Novi dalam konferensi pers yang tayang di YouTube, Minggu (8/3/2026). Ia menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut adalah fitnah dan tidak berdasar.
Teh Novi juga melaporkan dua sosok lain yang diduga terlibat dalam menyebarkan fitnah. Kedua orang tersebut memiliki inisial R dan F. Mereka dianggap memperkeruh suasana dan membantu menyebarkan informasi yang tidak benar.
Penjelasan Keuangan Yayasan
Pihak keuangan yayasan memberikan penjelasan kronologis terkait penggunaan dana donasi. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa dana sebesar Rp1,3 miliar memang masuk ke rekening yayasan pada Oktober 2024. Dana tersebut berasal dari Agus Salim sendiri.
Namun, Uti selaku bagian keuangan mengungkapkan fakta mengejutkan. Dana tersebut ternyata dialirkan ke rekening pribadi mantan Ketua Yayasan yang bernama GJ. Total dana yang dipindahkan mencapai lebih dari 1 miliar rupiah dalam tiga tahap pada Januari 2025.
Pihak yayasan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan transparansi dari GJ terkait penggunaan dana tersebut. Atas temuan ini, yayasan juga telah melaporkan GJ ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan dana CSR senilai Rp100 juta. Kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan (sidik).
Reaksi Teh Novi terhadap Tuduhan
Teh Novi merasa aneh dengan serangan yang dilakukan oleh Agus Salim. Ia mengatakan bahwa selama setahun terakhir, dirinya tidak berkomunikasi dengan Agus. “Saya fokus pada urusan pribadi dan yayasan. Tiba-tiba muncul live yang mengata-ngatai saya dengan bahasa yang sangat tidak sopan dan membawa-bawa masalah pribadi saya,” ujarnya.
Dengan adanya laporan polisi dan bukti rekening yang telah diserahkan, Teh Novi berharap masyarakat dapat melihat fakta secara utuh. “Saya murni tidak ada pakai uang yayasan itu, tidak ada sama sekali,” tegasnya.
Dampak Pada Kredibilitas Yayasan
Teh Novi mengaku sangat terganggu dengan tuduhan ini karena berdampak pada kredibilitas yayasannya dan mental anak-anak asuhnya. “Ini sudah keterlaluan sekali, saya tidak perlu (ketemu lagi). Bukan sakit hati, tapi tidak ada urusannya lagi bertemu beliau dan lebih baik jadi masing-masing saja,” katanya.
Latar Belakang Donasi
Sebelumnya, Pratiwi Noviyanthi dilaporkan oleh Agus Salim atas kasus dugaan penggelapan uang donasi. Donasi sebesar Rp1,3 miliar ditambah oleh istri Densu sebesar Rp400 juta, sehingga totalnya menjadi Rp1,7 miliar. Dalam penyerahan donasi tersebut, Denny Sumargo berangkat ke Nusa Tenggara Timur bersama Garry Julian yang kala itu masih menjabat sebagai Ketua Yayasan Rumah Peduli Kasih.
Agus Salim mengaku lelah menghadapi konflik terkait uang donasi yang menurutnya diwarnai sandiwara. Atas hal itu, pihak Agus melaporkan Denny Sumargo, Pratiwi Noviyanthi, Garry Julian, dan Pablo Benua atas dugaan penggelapan dana donasi.
Donasi ini menjadi sengketa setelah Agus sempat memakai uang donasinya untuk membayar utang, bukan untuk berobat.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”












