Perseteruan Hukum Inara Rusli dan Wardatina Mawa
Konflik antara Inara Rusli dengan istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, kian memanas. Kasus dugaan perzinaan yang sedang bergulir di tengah masalah keluarga ini menarik perhatian publik. Pihak kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, menyampaikan ultimatum kepada Mawa karena tidak bersedia berdamai.
Lechumanan menilai bahwa Mawa saat ini tengah menikmati panggung di tengah masalah keluarga yang sedang dihadapinya. Ia mengatakan bahwa Mawa kian mendapat pujian seiring munculnya kasus ini. Namun, Lechumanan juga menyebut bahwa Mawa tidak bermoral karena melaporkan suaminya ke polisi tanpa upaya penyelesaian secara kekeluargaan.
“Kau ini bukan siapa-siapa, Kau kalau tidak ada si Insanul, kemudian tidak ada lagi nama Inara Rusli, kau bukan siapa-siapa. Ada double nama inilah yang membuat namamu jadi bangkit dan harum,” ujar Lechumanan.
Lechumanan meminta agar permasalahan ini bisa diselesaikan damai secara kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa ia akan terus memperjuangkan Inara sampai titik darah penghabisan. “Aku kasih tau kau ini bulan puasa, bermaaf-maafan lebih bagus daripada menabu genderah perang tapi kalau itu pilihanmu kita ladenin,” tegasnya.
Menurut Lechumanan, jika Mawa benar memiliki hati yang baik, ia tidak seharusnya membesar-besarkan masalah tersebut. “Itu masih suami sahmu, itu urusan pribadi kalian, panggil dia, nyatakan sikap, bukan langsung tiba-tiba lapor polisi,” ungkapnya.
Laporan Naik Tahap Penyidikan
Lechumanan, kuasa hukum Inara Rusli, mengonfirmasi bahwa laporan polisi yang menyeret kliennya kini telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Dalam keterangannya, kuasa hukum menjelaskan bahwa status terlapor kini resmi melekat pada Inara Rusli dan suaminya, Insanul Fahmi.
Inti dari perseteruan ini diduga kuat bersumber dari akses data elektronik berupa rekaman CCTV. Namun, pihak Inara menekankan bahwa mereka telah lebih dulu melaporkan permasalahan CCTV tersebut ke Mabes Polri sebelum pihak Mawa bertindak.
“Sebenarnya objeknya satu, yaitu terkait dengan CCTV. Laporan kami terkait CCTV itu sudah duluan naik ke tahap penyidikan di Mabes Polri. Jadi, alat bukti yang digunakan dalam laporan Saudara M itu sebenarnya sudah masuk dalam objek laporan kami yang lebih dulu diproses,” tegasnya.
Pihak Inara mengaku heran dengan langkah hukum yang diambil oleh Mawa yang terkesan terburu-buru. Ia menilai ada kesan pemaksaan agar proses hukum terhadap Inara dan Insanul berjalan cepat, padahal status pernikahan keduanya secara negara masih terikat pernikahan.
Proses Penyidikan Berlangsung
Polisi memastikan perkara yang dilaporkan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan suaminya, Insanul Fahmi, sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan bahwa kenaikan status dari laporan konten kreator 25 tahun itu ditetapkan pada 10 Februari 2026.
“Jadi, dapat kami sampaikan pada tanggal 10 Februari yang lalu, laporan WM terhadap terlapor IF dan IR telah dinaikkan prosesnya ke tahap penyidikan,” kata Andaru.
Andaru menyebut penyidik menemukan unsur pidana atas laporan tersebut setelah melakukan pemeriksaan para saksi serta barang bukti. “Artinya segala pengumpulan kemarin sudah dirasa ada perbuatan pidana yang ditemukan dari laporan saudara WM,” terangnya.
Dalam waktu dekat, penyidik dijadwalkan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan memanggil Mawa sebagai pelapor. Penyidik juga akan mengumpulkan bukti dan mendalami dugaan pelanggaran yang dilaporkan wanita bercadar tersebut.
Mawa Menangis Ucap Syukur
Mawa menangis mengucap syukur laporannya terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi kini naik ke tahap penyidikan. Melalui Instagramnya, Mawa mengucap syukur akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba.
“Iya Alhamdulillah udah naik sidik, ya Allah dari kemarin aku tunggu-tunggu momen ini dan beneran terjadi,” ujar Mawa dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (17/2/2026) malam.
“Kepikiran sama Afnan di rumah, umurnya masih 5 tahun. Sebenarnya yang paling disedihin itu dia, karena dia cuman bisa bergantung pada aku, ibunya sendiri,” lanjutnya.
“Alhamdulillah aku dikaruniai anak laki-laki yang ke depan InsyaAllah bisa melindungin ibunya,” terang Mawa.
Wanita berusia 26 tahun itu bersyukur bisa melewati semua proses hukum akibat skandal yang dilakukan sang suami. “Alhamdulillah, i did it, aku bisa melewatin semuanya,” ucap Mawa haru.
“Makasih banyak kepada pihak kepolisian yang sudah mengawal kasus aku, terima kasih banyak untuk semua yang sudah support aku. Aku bersyukur banget, titik aku bener-bener ikhlas, Allah bener-bener dikabulkan Allah. Udah naik sidik artinya apa yang udah aku laporin kemarin udah gelar perkara. Tandanya itu semua udah terbukti dan udah bener,” jelas Mawa.
Terakhir, Mawa menyebut semua usahanya bentuk dukungan bagi semua wanita. Ia berharap semua perempuan tak merasakan seperti yang dia alami.












