Profil manusia silver jadi model catwalk, pendapatan melonjak drastis!

Michael Octavian, yang dikenal sebagai manusia silver di lampu merah, kini telah menjadi model runway dengan mengenakan pakaian dari para desainer terkenal. Nasib seorang individu memang tak pernah bisa diprediksi, termasuk bagi Michael Octavian atau Mike (16 tahun). Sebelumnya, remaja ini bekerja di simpang lampu merah di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Tubuhnya dilumuri cat berwarna silver sambil membawa ember kecil bekas cat untuk mengumpulkan uang. Mike berjalan dari satu pengendara ke pengendara lainnya untuk mengumpulkan uang. Menjadi manusia silver bukanlah impian Mike sejak awal. Ia mengaku melakukan hal itu secara iseng karena banyak teman sebayanya juga melakukan hal serupa, yaitu mengumpulkan uang dengan cara ‘mengamen’ menjadi manusia silver di lampu merah.

Ternyata, menjadi manusia silver tidak seburuk yang dibayangkan. Meskipun kakinya harus menghantam aspal panas setiap hari dan kulitnya terancam rusak akibat paparan cat serta pembersih, Mike bisa menghasilkan uang sendiri dari hasil kerjanya. “Beneran manusia silver (bukan gimmick), ikut teman, teman di sekitar rumah cari uang di situ. Di daerah Pasar Baru,” kata Mike saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar TransTV, Rabu (21/1/2026).

Selama satu tahun, Mike menjadi manusia silver dengan penghasilan yang tidak menentu setiap harinya. Belum lagi, ada risiko dirinya kena jaring petugas ketika sedang bekerja. Namun, menjadi manusia silver dirasa cukup memberikan pengalaman berharga, melebihi uang yang didapat.

“Rp80-100 ribu sehari,” kata Mike. “Pernah (hampir kena razia Satpol PP) tapi lari,” ujar Mike sambil tertawa. “Karena di luar pengin jadiin pengalaman, jadi bisa lebih bersyukur karena ada orang yang lebih susah,” kata Mike bijak.

Menjadi manusia silver dan mengamen di simpang lampu merah memang bukan pekerjaan hina, namun ternyata Mike memilih untuk bekerja diam-diam. Nyatanya, sang ibu sempat tidak merestui putranya bekerja. Kekhawatiran ibunda Mike tentu sangat beralasan. Ia tak ingin hal buruk terjadi pada putranya, toh Mike masih memiliki orangtua lengkap yang bekerja, ayahnya bekerja sebagai sopir dan sang ibu berdagang ikan asin di pasar tradisional.

“Mike pertama (jadi manusia silver) umpet-umpetan dari mama papanya, saya dagang ikan asin di pasar, saya dengar ada razia, takutnya Michael (ketangkap) tapi ternyata dia kabur,” kata ibunda Mike, Susan. “Saya marahin, gak usah (jadi manusia silver lagi) kita juga masih bisa (biayinkan) sedikit-sedikit, tapi mungkin dia mau mandiri,” kata Susan sambil menangis.

Mendadak Jadi Model Catwalk

Rupanya, nasib baik berpihak pada Mike. Buah kesabarannya bekerja menjadi manusia silver dibayar lunas oleh Sang Khalik, tanpa ia duga. Nama Mike Octavian mendadak viral setelah ia justru dijadikan konten oleh pemilik Captain Barbershop. Saat itu, Mike yang sedang bekerja seperti biasa menjadi manusia silver, ditawari untuk di-makeover.

Penampilan Mike saat itu diubah habis-habisan, rambutnya dipotong, diberi pakaian yang sesuai dengan tubuh tingginya. Mike tampil berbeda bak model papan atas. Rupanya, si pembuat konten sudah mengendus potensi terpendam yang dimiliki Mike.

“Aku ada (di konten) Captain Barbershop untuk bikin video make over,” kata Mike. Tak berselang lama, ternyata penampilan Mike itu menarik perhatian beberapa agency modelling. Mike mendapatkan tawaran untuk berjalan di panggung fashion, membawa nama besar desainer kenamaan.

“Video aku viral, ada agency yang tertarik dengan Mike. Pas video viral itu, aku lagi minta-minta di lampu merah, ada yang videoin,” kata Mike sambil tertawa. “Setelah video itu viral, terus aku ditawarin jadi model. Sekitar beberapa bulan, ada agency yang tertarik,” katanya.

Siapa sangka, sejak tawaran makeover yang disodorkan Captain Barbershop itu, pintu menuju kesuksesan bagi Mike di bidang fashion justru terbuka lebar. Tepatnya, di tahun 2024, kesempatan besar datang kepada Mike, saat jenama Signore mengajaknya berkolaborasi. Kesempatan ini tentu menjadi karpet merah bagi Mike yang merupakan pendatang baru di dunia modelling dan fashion. Hal ini sekaligus mengenalkan Mike lebih jauh ke skena fashion lokal dan sejak saat itu, kariernya terus berkembang. Bahkan, kini Mike tergabung dalam Humann Management.

“Gak sangka banget, aku gak tau video aku viral. Ada banyak teman support aku,” katanya.

Dapat Bayaran Besar

Sekarang, jam terbang Mike sebagai seorang model juga meningkat. Sambil menunduk malu, ia mengaku sudah pernah dipercaya untuk berjalan di runway bergengsi digelar di sebuah mal eksklusif di Jakarta. “Aku sudah jalan di panggung Plaza Indonesia Fashion Week dan (pakai baju dari) desainer. Awalnya tegang, hati mah senang bisa jalan di panggung itu, tapi dengkul bergetar,” canda Mike.

Sebelumnya, Mike terang-terangan hanya bisa menghasilkan uang puluhan sampai ratusan ribu per hari saat menjadi manusia silver. Kini, sambil malu-malu, Mike bisa mendapatkan bayaran besar untuk sekali tampil. Hal ini membuat sang ibu haru sekaligus bangga.

“Alhamdulillah iya (bayaran berkali-kali lipat),” kata Mike malu-malu. “Alhamdulillah saya bangga, dari tadi keluar air mata, saya bangga., kerja keras dia berhasil, sukses ya nak,” kata sang bunda sambil menangis. (*)

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *