Jumlah PPPK & P3K PW, PNS Berkurang Alami Sejak Era Jokowi

Perkembangan Jumlah ASN di Indonesia Tahun 2025

Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia terus mengalami perubahan, khususnya dalam beberapa tahun terakhir. Data resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan bahwa jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW) per 31 Desember 2025 sudah cukup besar. Sementara itu, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari tahun ke tahun terus menyusut secara alamiah karena sebagian masuk usia pensiun.



Jumlah PNS per 31 Desember 2025. Foto: tangkapan layar Buku Statistik ASN diterbitkan BKN

Selama periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni 2014-2019, diterapkan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dampaknya, jumlah PNS mengalami pertumbuhan negatif atau negative growth. Beberapa tahun belakangan, formasi ASN yang kosong diisi dengan pengangkatan honorer menjadi PPPK. Lantas, honorer yang tidak terakomodasi dalam pengangkatan PPPK dan memenuhi persyaratan, dimasukkan dalam gerbong PPPK Paruh Waktu.

Struktur Jumlah ASN di Indonesia

Data resmi BKN menunjukkan bahwa jumlah ASN di Indonesia per 31 Desember 2025 mencapai 6.546.083 orang. Perinciannya sebagai berikut:

  • Jumlah PNS: 3.557.697 orang atau 54 persen.
  • Jumlah PPPK: 2.040.965 orang atau 31 persen.
  • Jumlah PPPK Paruh Waktu: 947.421 orang atau 15 persen.

Jika PPPK dan P3K PW digabung, jumlahnya mencapai 2.988.386 orang, atau 46 persen. Jumlah gabungan ini sudah mendekati jumlah PNS.



Jumlah PPPK per 31 Desember 2025. Foto: tangkapan layar Buku Statistik ASN diterbitkan BKN

Buku Statistik ASN tersebut juga mencatat, bahwa PNS instansi pusat sebanyak 1.427.423 orang atau 22 persen. Adapun jumlah PNS instansi daerah mencapai 78 persen, yakni sebanyak 5.118.660. Disampaikan juga bahwa jumlah PPPK instansi pusat 402.755 orang atau 20 persen. Jumlah PPPK instansi daerah atau pemda sebanyak 1.638.210 orang atau 80 persen. Jumlah PPPK Paruh Waktu juga lebih banyak di instansi-instansi daerah, yakni 917.841 orang atau 97 persen. Di pusat hanya 3 persen saja, yakni 29.580 orang.

Jenis Kelamin dan Distribusi ASN

Dari total jumlah ASN tersebut, terbanyak adalah wanita yang mencapai 55 persen, yakni 3.590.142 orang. Sementara pria sebanyak 2.955.941 orang atau 45 persen.

Moratorium CPNS untuk Efisiensi Anggaran

Zudan Arif Fakrulloh, saat belum menjadi Kepala BKN, menjelaskan bahwa pengurangan jumlah PNS memang sudah dirancang oleh Presiden Jokowi. Prof Zudan mengatakan hal tersebut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), yang memimpin jajaran Pengurus Pusat KORPRI menghadap Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, 9 Juni 2016.

Pada pertemuan tersebut, kata Prof Zudan, Presiden Jokowi menegaskan mengenai rasionalisasi jumlah PNS alamiah melalui pertumbuhan negatif atau negative growth. Dalam penjelasannya, misal setiap tahun terdapat 300.000 PNS pensiun, maka hanya akan dibuka formasi CPNS baru sebanyak 60.000 atau 100.000 orang. Dengan skenario seperti itu, maka dalam waktu 4-5 tahun ke depan terhitung sejak 2026, jumlah anggaran negara akan berkurang cukup besar. Dengan demikian, efisiensi bisa dilakukan secara alamiah.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *