GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Libatkan 200 Marshal Lokal NTB, Bukti Kesiapan SDM Balap Internasional

Kesiapan Indonesia sebagai Tujuan Balap Internasional

Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 yang akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menegaskan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap berstandar internasional. Kesiapan tersebut tidak hanya terlihat dari sisi infrastruktur sirkuit, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal yang semakin profesional dan kompeten.

Sebanyak 200 marshal yang seluruhnya berasal dari NTB akan mengambil peran penting dalam mendukung operasional balapan selama tiga hari. Mereka terbagi ke dalam sejumlah fungsi strategis, yakni:

  • Marshal Pitlane (45 orang)
  • Marshal Track (95 orang)
  • Marshal Track Maintenance (10 orang)
  • Chief Marshal (8 orang)
  • Pick Up Bike Marshal (8 orang)
  • Tim Recovery Marshal (23 orang)
  • serta marshal cadangan

Seluruh personel tersebut akan memastikan setiap aspek balapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar internasional. Peran marshal menjadi salah satu elemen paling vital dalam penyelenggaraan motorsport, mulai dari pengawasan lintasan, penanganan insiden, hingga menjaga keselamatan pembalap dan kru tim. Seluruh tugas tersebut menuntut ketelitian, kecepatan respons, dan koordinasi yang tinggi.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan keterlibatan penuh marshal lokal menjadi bukti nyata kesiapan SDM Indonesia dalam mendukung event motorsport kelas dunia. “Keikutsertaan 200 marshal lokal NTB dalam GT World Challenge Asia 2026 menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika tidak hanya siap sebagai tuan rumah dari sisi fasilitas, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang kompeten, terlatih, dan berpengalaman,” ujarnya.

Menurut Priandhi, seluruh marshal telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, serta memiliki pengalaman dalam berbagai event balap sebelumnya. Karena itu, mereka dinilai mampu menjalankan peran krusial secara profesional sesuai standar keselamatan internasional. Lebih lanjut, ia menegaskan keterlibatan marshal lokal ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang berkelanjutan.

“Kami ingin Sirkuit Mandalika tidak hanya dikenal sebagai venue balap kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM motorsport yang berdaya saing global,” tambahnya.

Keterlibatan penuh SDM lokal dalam ajang internasional ini sekaligus menjadi cerminan meningkatnya kapasitas dan profesionalisme tenaga kerja daerah. Selain memastikan kelancaran balapan, kehadiran marshal lokal juga memperkuat posisi kawasan The Mandalika sebagai salah satu destinasi motorsport unggulan dunia.

Ajang GT World Challenge Asia 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi balap berkualitas, tetapi juga meninggalkan legacy berupa peningkatan kualitas SDM lokal yang mampu bersaing di level internasional.

Panitia juga telah membuka penjualan tiket 3 Days Pass GT World Challenge Asia 2026 dalam beberapa kategori. Untuk kategori Grandstand A, tiket dibanderol Rp50 ribu, dengan opsi tambahan pit walk seharga Rp100 ribu yang tersedia khusus untuk 150 pembeli pertama. Sementara itu, kategori premium Royal Box dijual dengan harga Rp3.250.000, serta tersedia paket eksklusif Royal Box untuk maksimal 30 orang seharga Rp75 juta.

Selama tiga hari penuh, penonton dapat menikmati seluruh rangkaian acara, mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Bagi yang menginginkan pengalaman lebih eksklusif, Royal Box menawarkan berbagai fasilitas premium seperti lunch & refreshments, akses grid walk, pit walk, hingga paddock access untuk melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap.

Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Goers, situs resmi The Mandalika GP, aplikasi MyTelkomsel, serta langsung di Mandalika Circuit Store.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *