Kisah Pemudik yang Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 23 Juta di Rest Area Tol
Seorang pemudik asal Jakarta Barat, Antoni, mengalami kejadian tidak terduga saat melakukan perjalanan mudik. Ia kehilangan tas yang berisi uang tunai sebesar Rp 23 juta di rest area tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Lampung. Kejadian ini terjadi saat ia dan keluarganya memutuskan untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan menuju kampung halaman.
Awalnya, Antoni turun dari kendaraan untuk membeli kebutuhan di minimarket. Namun, karena kelelahan, ia lupa bahwa tas pribadinya tertinggal di area tersebut. Hingga kendaraan melaju cukup jauh hingga mencapai kawasan Bukit Kemuning, Antoni baru menyadari bahwa tasnya hilang. Ia pun segera memutar balik kendaraan dengan perasaan was-was, berharap tas tersebut masih ada di lokasi semula.
Di saat yang bersamaan, petugas keamanan rest area menemukan tas berwarna gelap tersebut. Penemuan ini langsung dikoordinasikan antara petugas keamanan rest area dan pihak kepolisian yang berjaga di pos pengamanan Lebaran. Manager Usaha Jasa Lainnya PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Irpan Sahpani, mengonfirmasi bahwa tas tersebut langsung diamankan begitu ditemukan di sekitar minimarket.
Setelah informasi tentang penemuan tas disampaikan, Antoni datang ke pos polisi untuk memastikan bahwa barang tersebut miliknya. Di Pos Polisi Rest Area KM 116A, petugas melakukan verifikasi identitas dan pengecekan isi tas bersama pemiliknya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh isi tas lengkap tanpa ada yang berkurang sedikit pun. Di dalam tas terdapat uang tunai sebesar Rp 23.000.000 serta sejumlah dokumen pribadi lainnya.
Antoni mengaku sangat lega dan bersyukur atas kejujuran para petugas yang berjaga. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada petugas tol dan kepolisian yang telah mengamankan hartanya di tengah padatnya arus mudik. Pihak pengelola tol PT Bakauheni Terbanggi Besar mengapresiasi koordinasi cepat antarpetugas di lapangan. Irpan Sahpani memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan tol agar lebih waspada terhadap barang bawaan.
“Jika menemukan barang tertinggal, petugas kami siap membantu mengamankan dan mengembalikannya kepada pemilik. Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum melanjutkan perjalanan dari rest area,” pungkas Irpan.
Kejadian Serupa di Rest Area Lain
Tidak hanya Antoni, beberapa pemudik lain juga mengalami kehilangan barang di rest area tol. Salah satunya adalah Nana Halimi, seorang pemudik yang kehilangan tas berisi uang tunai sebesar 20.000 dollar Amerika Serikat di rest area Tol Lampung.
Tas tersebut ditemukan oleh petugas keamanan setempat dan dikembalikan secara utuh kepada pemiliknya. Manager Public Affairs Hakaaston Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), M Alkautsar, menjelaskan bahwa penemuan barang berharga tersebut terjadi di rest area 87B pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.23 WIB.
Ditemukan oleh petugas keamanan saat melaksanakan patroli rutin di area masjid, tas tersebut diduga tertinggal oleh Nana setelah beristirahat. Sekitar pukul 15.25 WIB, Nana mendatangi kantor keamanan untuk mengajukan klaim kepemilikan. Petugas kemudian melakukan verifikasi identitas serta pencocokan isi barang untuk memastikan validitas kepemilikan.
Berdasarkan pemeriksaan bersama, tas tersebut berisi:
* Uang tunai 20.000 dollar Amerika Serikat (setara Rp 339 juta).
* Uang tunai Rp 7,7 juta.
* Tiga kartu ATM dan buku tabungan dengan saldo ratusan juta rupiah.
* Dokumen identitas pribadi.
“Seluruh barang diserahkan kembali dalam kondisi lengkap tanpa kekurangan,” tutur Alkautsar.
Tips untuk Pengguna Jalan Tol
Dari kisah-kisah ini, kita dapat belajar pentingnya menjaga barang bawaan saat berkendara, terutama saat berada di rest area. Beberapa tips yang bisa diterapkan antara lain:
- Selalu memeriksa barang bawaan sebelum meninggalkan rest area.
- Menyimpan uang dan dokumen penting dalam tempat yang aman.
- Menghubungi petugas keamanan jika menemukan barang tertinggal.
- Memastikan identitas diri agar dapat mengklaim barang yang hilang.
Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, kita bisa mencegah kehilangan barang berharga di tengah perjalanan mudik.











