Sholat Jumat: Kewajiban dan Kebiasaan yang Perlu Dihindari
Sholat Jumat merupakan salah satu ibadah wajib bagi pria Muslim yang sudah baligh. Ibadah ini dilaksanakan setiap hari Jumat di masjid, termasuk oleh umat Islam di berbagai daerah di Sulawesi Utara. Tidak hanya sebagai pengganti salat Zuhur, Sholat Jumat juga menjadi momen penting untuk memperkuat keimanan melalui khutbah yang disampaikan oleh khatib.
Namun, masih ada beberapa kebiasaan yang keliru saat pelaksanaan Sholat Jumat, yang tanpa disadari dapat mengurangi pahala dan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Umat Islam di Sulawesi Utara akan kembali melaksanakan ibadah Sholat Jumat pada hari ini, Jumat 6 Maret 2026. Di berbagai daerah seperti Manado, Bitung, Kotamobagu, hingga Bolaang Mongondow, banyak jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah wajib mingguan tersebut. Terlebih hari ini merupakan Jumat ketiga di bulan Ramadan 2026.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Sholat Jumat
Berikut adalah sembilan kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat menjalankan Sholat Jumat:
-
Tidak menyimak khutbah Jumat
Mendengarkan khutbah Jumat dengan penuh perhatian adalah kewajiban. Jamaah dilarang berbicara atau melakukan aktivitas yang mengganggu selama khotib sedang berkhutbah. Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa yang bicara di hari Jumat ketika imam sedang khutbah, maka dia seperti keledai yang mengendong barang bawaan.”
Hadits ini diriwayatkan Imam Ahmad. Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:
“Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya, kemudian mendatangi Sholat Jumat maka akan diampuni dosa-dosanya antara Jumat ini dengan Jumat yang akan datang, ditambah tiga hari.” -
Jual beli ketika Sholat Jumat
Mayoritas ulama berpendapat bahwa jual beli sejak azan Jumat berkumandang adalah haram. Allah SWT dalam Al Quran surah Al Jumuah berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” -
Bekerja saat sedang Sholat Jumat
Meski pekerjaan belum selesai, tidak ada alasan untuk tidak bergegas menghadiri Sholat Jumat. Rasulullah SAW menjanjikan keutamaan bagi mereka yang datang lebih awal. -
Terlambat datang ketika Sholat Jumat
Datang terlambat saat Sholat Jumat dapat mengurangi pahala. Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila hari Jumat tiba, maka akan ada para malaikat di setiap pintu masjid. Mereka akan mencatat setiap orang yang datang dari pertama lalu berikutnya dan berikutnya.” -
Melangkahi pundak jamaah yang duduk berdampingan
Melangkahi pundak jamaah lain untuk maju ke shaf depan dilarang Rasulullah SAW. Hal ini dianggap mengganggu konsentrasi dan kesopanan. -
Duduk memeluk lutut saat khutbah
Duduk dalam posisi ini dilarang Rasulullah SAW. Beliau menyebutnya sebagai perbuatan yang mengganggu. Hadits riwayat Tirmidzi dan Abu Daud menyebutkan larangan ini. -
Memakai pakaian seadanya dan tidak menggunakan parfum
Saat Sholat Jumat, seseorang dianjurkan untuk menggunakan parfum dan mengenakan pakaian terbaik. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid… niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” -
Tidak mandi Sunnah Jumat
Mandi sebelum Sholat Jumat hukumnya sunnah. Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa saja yang menghadiri sholat Jum’at di antara kalian, maka mandilah.”
Sebagian ulama menyatakan mandi ini wajib, sementara sebagian lain menyatakan sunnah. -
Langsung duduk ketika masuk masjid
Jamaah dianjurkan untuk shalat dua rakaat sebelum duduk di masjid pada hari Jumat. Hal ini sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












