Budaya  

7 Amalan Utama Nabi Muhammad SAW Jelang Idul Fitri 2026

Tujuh Amalan yang Dilakukan Rasulullah SAW dalam Merayakan Hari Raya Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri adalah momen penuh kegembiraan bagi umat Islam. Di hari ini, umat Islam merayakan kemenangan setelah menjalani bulan puasa Ramadhan. Dalam rangka menyambut dan merayakan hari besar ini, Nabi Muhammad SAW memberikan contoh amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh umatnya. Berikut tujuh amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam menyambut Idul Fitri.

1. Perbanyak Baca Takbir

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari raya adalah membaca takbir. Takbir merupakan bentuk pengagungan terhadap Allah SWT. Dalam hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW mengumandangkan takbir dari malam terakhir Ramadhan hingga pagi hari 1 Syawal. Takbir dibagi menjadi dua jenis, yaitu muqayyad (dibatasi) dan mursal (dibebaskan). Takbir bisa dikumandangkan di mana saja, baik di rumah, jalan, masjid, atau pasar.

Contoh bacaan takbir yang utama adalah:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

2. Berhias dan Memakai Pakaian Terbaik

Idul Fitri adalah hari yang penuh dengan kebahagiaan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk berhias dan memakai pakaian terbaik. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan kebahagiaan dan kesucian diri. Lebih utama memakai pakaian putih, kecuali jika ada pakaian lain yang lebih bagus. Bagi perempuan, berhias tetap harus memperhatikan batasan syariat, seperti tidak membuka aurat dan tidak menarik perhatian laki-laki yang bukan mahramnya.

3. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri

Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam dilarang berpuasa. Bahkan, berniat tidak berpuasa pada hari tersebut memiliki pahala seperti orang yang sedang berpuasa. Sebelum shalat Id, Nabi Muhammad SAW biasa memakan kurma dengan jumlah ganjil, seperti tiga, lima, atau tujuh buah.

4. Shalat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri adalah salah satu amalan utama dalam merayakan hari raya. Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat Id bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya. Ia juga memilih rute jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari tempat shalat. Shalat Id biasanya dilakukan saat matahari sudah setinggi tombak atau sekitar dua meter agar umat Islam memiliki waktu cukup untuk menunaikan zakat fitrah.

5. Mendatangi Tempat Keramaian

Nabi Muhammad SAW pernah menemani Aisyah mendatangi pertunjukan atraksi tombak dan tameng pada hari raya Idul Fitri. Ia bahkan membiarkan Aisyah menjengukkan kepala di atas bahunya agar bisa menyaksikan permainan itu dari atas bahu beliau.

6. Mengunjungi Rumah Sahabat

Tradisi silaturahim saling mengunjungi saat hari raya Idul Fitri sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Beliau sering mengunjungi rumah para sahabatnya dan saling mendoakan kebaikan satu sama lain.

7. Tahniah (Memberi Ucapan Selamat)

Hari raya adalah hari yang penuh dengan kegembiraan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk saling memberikan selamat atas kebahagiaan yang diraih. Beberapa hadis menyebutkan bahwa tradisi ucapan selamat di hari raya adalah sunah yang dianjurkan.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *