Penampakan Terowongan Militer Iran, Rudal Balistik Siap Serang Amerika-Israel

Penemuan Foto Rudal Balistik Iran dengan Ilustrasi Tokoh Perlawanan

Sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkan deretan rudal balistik yang tersimpan rapi di dalam sebuah terowongan bawah tanah militer di Iran. Gambar tersebut menampilkan badan rudal yang dilengkapi dengan ilustrasi pemimpin Hizbullah almarhum Sayyid Hassan Nasrallah dan pemimpin Hamas, mendiang Yahya Sinwar. Lorong panjang dengan pencahayaan redup itu tampak seperti bunker atau fasilitas penyimpanan senjata yang dirancang untuk melindungi rudal dari serangan udara.

Meski lokasi dan waktu pengambilan foto tidak disebutkan secara jelas, fasilitas seperti ini sering dikaitkan dengan jaringan pangkalan rudal bawah tanah yang dioperasikan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Di dalam gambar, terlihat beberapa rudal balistik berwarna kuning yang disusun di atas rangka logam. Pada badan rudal terdapat tulisan Arab serta ilustrasi dua tokoh penting dalam perlawanan terhadap Israel dan Amerika Serikat.

Kutipan Ayat Alquran pada Badan Rudal

Selain ilustrasi tokoh-tokoh tersebut, pada badan rudal juga terdapat tulisan Arab yang merupakan kutipan ayat Alquran, Surat As-Sajdah ayat 22. Tulisan tersebut berbunyi: “إنا من المجرمين منتقمون”, yang dapat diterjemahkan sebagai “Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang zalim/pelaku kejahatan.” Ungkapan ini sering digunakan sebagai pesan simbolik perlawanan dalam konteks politik dan militer di Iran menghadapi Israel dan Amerika Serikat.

Simbol Persatuan Islam

Ilustrasi gambar Yahya Sinwar dan Hassan Nasrallah dianggap sebagai simbol persatuan Islam. Meskipun keduanya memiliki latar belakang mazhab yang berbeda—Hassan Nasrallah adalah ulama Syiah sementara Yahya Sinwar adalah tokoh Sunni—mereka dianggap telah melepas sekat-sekat perbedaan mazhab dalam perlawanan terhadap Israel.

Hassan Nasrallah, yang menjadi Sekretaris Jenderal Hezbollah sejak tahun 1992, memimpin kelompok milisi dan partai politik Syiah Lebanon. Di bawah kepemimpinannya, Hezbollah berkembang menjadi kekuatan militer dan politik besar di Lebanon. Sementara itu, Yahya Sinwar adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam gerakan Islam Palestina, Hamas. Ia lahir di Khan Younis, Jalur Gaza, dan dikenal sebagai pendiri struktur keamanan internal Hamas pada akhir 1980-an. Sinwar gugur pada 16 Oktober 2024 dalam operasi militer Israel di kota Rafah, Gaza selatan.

Kekuatan Rudal Balistik Iran

Update terbaru menyebutkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah memaksimalkan penggunaan rudal balistik berhulu ledak kluster dalam serangan ke pusat kota Tel Aviv. NDTV melaporkan bahwa Iran menggunakan sistem rudal Kheibar Shekan, yang mulai beroperasi sejak 2022. Rudal ini memiliki hulu ledak yang dapat bermanuver dan melepaskan sekitar 20 hingga 80 submunisi (bom kecil) di ketinggian sekitar 7 kilometer di atas permukaan tanah.

Setiap submunisi membawa sekitar 2,5 kg hingga 7 kg bahan peledak—setara dengan daya hancur roket jarak pendek Hamas atau Hizbullah. Rudal ini memiliki jangkauan hingga 1.450 km dan mampu melakukan manuver di fase terminal untuk menghindari sistem pertahanan udara seperti Patriot atau Iron Dome.

Serangan Militer Iran Terhadap Israel

Data dari NBC News menyebutkan bahwa sejak agresi AS-Israel dimulai pada 28 Februari, serangan rudal Iran telah menewaskan sedikitnya 11 orang di Israel dan melukai lebih dari 1.000 lainnya. Kampanye Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran memasuki tahap selanjutnya, dengan operasi yang bertujuan untuk lebih lanjut melumpuhkan kemampuan militer Teheran.

Serangan udara gabungan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi negara itu, Ali Khamenei, dilancarkan pada Sabtu (28/2/2026). Kepala militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengatakan lebih dari 60 persen peluncur rudal balistik Iran dan 80 persen sistem pertahanan udaranya telah dihancurkan dalam kampanye yang sedang berlangsung melawan Iran.

“Sekarang kita beralih ke fase operasi selanjutnya. Pada fase ini, kita akan lebih lanjut membongkar rezim dan kemampuan militernya,” kata Letnan Jenderal Eyal Zamir dalam pernyataan yang disiarkan televisi.


Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *