5 tips memilih keramik kamar mandi untuk keindahan dan kenyamanan

Memilih Ubin Kamar Mandi: Tips dari Para Desainer Interior

Memilih ubin kamar mandi sering kali dianggap sepele. Padahal, keputusan ini sangat penting karena memengaruhi tampilan, kenyamanan, dan daya tahan kamar mandi dalam jangka panjang. Warna, material, bentuk, hingga arah pemasangan ubin perlu dipikirkan dengan matang agar sesuai dengan karakter ruang. Tidak hanya pemilik rumah, para desainer interior juga menghadapi tantangan yang sama dalam memilih ubin yang tepat.

Tentukan Suasana Lebih Dahulu

Langkah pertama sebelum memilih ubin adalah menentukan suasana kamar mandi yang ingin dihadirkan. Apakah ingin nuansa mewah seperti hotel bintang lima, atau kesan hangat dan menenangkan? “Semua berawal dari perasaan yang ingin diciptakan di dalam ruang,” kata Tennille Joy Burnup, pendiri Tennille Joy Interiors.

Warna ubin sebaiknya tidak dipilih hanya berdasarkan contoh di toko. Pencahayaan kamar mandi sangat memengaruhi tampilan warna. Misalnya, lampu dengan cahaya hangat dapat mengubah ubin bernuansa dingin menjadi tampak berbeda. Brittny Button, pendiri Button Atelier, menyarankan memilih warna-warna netral seperti krem, beige, dan putih gading karena cenderung lebih awet secara visual.

Sebaliknya, warna mencolok seperti merah, kuning, dan terracotta sebaiknya digunakan dengan hati-hati. “Warna berani sering kali cepat membuat bosan dan lebih mudah memperlihatkan kotoran serta bekas pemakaian,” ujar Button.

Pilih Material yang Nyaman dan Tahan Lama

Selain warna, material ubin juga memegang peran penting. Saat ini, banyak desainer lebih menyukai material yang memiliki tekstur dan kedalaman visual, bukan sekadar mengilap. Untuk lantai kamar mandi, ubin porselen menjadi pilihan utama. Menurut Burnup, ubin jenis ini lebih tahan lama dan nyaman diinjak karena diproduksi pada suhu tinggi.

Sementara itu, ubin keramik lebih cocok digunakan pada dinding atau area aksen. Thomas Hamel, prinsipal Thomas Hamel and Associates, merekomendasikan material alami seperti batu alam dan teraso solid. Material ini dinilai mampu menua dengan indah dan tidak mudah terasa ketinggalan zaman.

Secara umum, permukaan matte atau bertekstur lembut dianggap lebih mampu menciptakan suasana kamar mandi yang hangat dan bersahaja, termasuk pada desain kamar mandi modern sekalipun.

Sesuaikan Gaya Ubin dengan Karakter Ruang

Sebelum terjebak dalam banyaknya pilihan ubin, penting untuk memahami gaya desain yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan. Ubin merupakan elemen visual paling dominan di kamar mandi, sehingga bentuk dan polanya harus mendukung suasana yang ingin dihadirkan.

Bentuk sederhana seperti ubin persegi panjang klasik, ubin subway, atau ubin persegi dinilai lebih fleksibel dan mudah dipadukan dengan berbagai konsep desain. Bagi yang ingin menampilkan karakter lebih kuat, ubin dengan permainan tekstur seperti ubin beralur atau berbentuk lengkung bisa menjadi pilihan. Jenis ubin ini mampu menghadirkan daya tarik visual tanpa harus mengandalkan warna atau motif yang terlalu berani.

Perhatikan Ukuran dan Skala Ruangan

Ukuran kamar mandi juga menentukan pilihan ubin. Pada kamar mandi berukuran kecil, penggunaan ubin berukuran besar atau berbentuk memanjang dapat membantu menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Sebaliknya, kamar mandi yang luas memberi keleluasaan untuk bereksperimen dengan pola ubin yang lebih kecil tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Untuk dinding aksen, desainer menyarankan memilih ubin dengan karakter kuat agar menjadi fokus visual, bukan digunakan di seluruh area.

Atur Arah Pemasangan Ubin

Arah pemasangan ubin sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya cukup signifikan terhadap persepsi ruang. Susunan ubin secara horizontal dapat memberi kesan kamar mandi lebih lebar dan panjang, cocok untuk ruang sempit atau area shower yang terbatas.

Untuk kamar mandi dengan plafon rendah, pemasangan ubin secara vertikal dapat membantu menciptakan kesan ruang yang lebih tinggi. Garis-garis vertikal juga menghadirkan tampilan modern yang rapi dan bersih.

Jika masih ragu, anggap area shower sebagai zona tersendiri. Mengombinasikan arah pemasangan ubin, misalnya vertikal di area shower dan horizontal di area lain, dapat membuat kamar mandi terasa lebih tertata dan memiliki pembagian ruang yang jelas.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *