Perjuangan Chelsea Olivia Menghadapi Gangguan Kesehatan Reproduksi
Chelsea Olivia, selebriti yang dikenal dengan kehidupannya yang penuh warna, kini berbagi pengalamannya menghadapi gangguan kesehatan pada organ reproduksinya. Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran dan perawatan kesehatan bagi para wanita.
Awal Mula Masalah
Perjalanan kesehatan Chelsea dimulai pada Januari lalu, setelah ia kembali dari liburan ke Jepang. Ia merasakan nyeri menstruasi yang tidak biasa, disertai kram hebat yang sebelumnya belum pernah dialaminya. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut wajar karena kelelahan pasca-liburan. Namun, seiring waktu, rasa sakit dan ketidaknyamanan yang dialami semakin parah, menandakan ada masalah serius di dalam tubuhnya.
Proses Pemeriksaan dan Tindakan Medis
Khawatir dengan kondisinya, Chelsea langsung berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan (Obgyn). Dari hasil pemeriksaan awal, rahimnya dinyatakan sehat dan sel telur banyak. Ia hanya diberi obat penyeimbang hormon. Sayangnya, setelah 10 hari meminum obat, pendarahan tak kunjung berhenti dan badannya justru semakin lemas.
Ia mencoba periksa ke dokter penyakit dalam (Internis) hingga melakukan tes darah lengkap. Ia bahkan kembali ke dokter Obgyn untuk melepas IUD, namun lagi-lagi dokter menyatakan tidak ada miom atau kista di rahimnya.
Mencari Solusi dengan Second Opinion
Pada akhirnya, Chelsea memutuskan untuk mencari second opinion. Ia terbang ke Penang, Malaysia, tepatnya ke Island Hospital. Di sana, ia ditangani oleh dokter Obgyn keempatnya, Dr. Low Kah Pin. Dari hasil USG di Malaysia, barulah ditemukan akar masalahnya. Terdapat ‘lingkaran putih’ di dalam rahimnya yang mengindikasikan adanya polip (Polyp).
Operasi dan Proses Pemulihan
Menurut penjelasan dokter, hal ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon (imbalance hormone) yang bisa dialami oleh siapa saja, terutama wanita yang sudah melahirkan, ditambah dengan faktor genetik. Mengetahui penyebab pastinya, dokter menyarankan tindakan operasi kecil (small surgery). Chelsea pun akhirnya bisa bernapas lega dan mengucapkan terima kasih kepada para pengikutnya yang telah memberikan doa dan dukungan.
Dalam unggahannya, Chelsea menjelaskan bahwa dirinya harus menjalani empat tindakan medis sekaligus dalam satu sesi operasi di Malaysia. Ia juga memperlihatkan bibirnya yang sedikit bengkak akibat tak sengaja tergigit saat di bawah pengaruh bius operasi.
Pesan Penting untuk Seluruh Wanita
Dari pengalaman ini, Chelsea menitipkan pesan yang penting bagi seluruh wanita di luar sana agar lebih peduli dengan kesehatan reproduksi. Ia menekankan pentingnya untuk rajin check up, seperti papsmear dan check up darah komplit setahun sekali. Ia juga menyarankan jika merasa badan tidak bersahabat terus menerus, segera cari second opini ke profesional dan test Hormon.
“Catet tanggal Mens dan juga selesainya, jadi kalo ada kejadian seperti aku gampang untuk di track lebih lanjut!! Lebih cepat lebih baik, we can do this girls,” ujar Chelsea Olivia menutup ceritanya.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












