Apa Itu Zombieing dalam Cinta? Lebih Menyiksa daripada Ghosting!

Pengertian Zombieing dalam Percintaan



Zombieing adalah istilah yang kini semakin populer dalam dunia kencan. Meskipun kata “zombie” menggambarkan makhluk mengerikan, dalam konteks ini tidak ada hubungannya dengan hal-hal horor. Justru, zombieing dianggap sebagai tindakan yang bisa sangat menyakitkan bagi korban. Dalam percintaan, zombieing merujuk pada situasi di mana seseorang menghilang tanpa kabar atau melakukan ghosting, lalu tiba-tiba muncul kembali ke dalam hidup sang korban.

Beberapa indikasi bahwa seseorang sedang melakukan zombieing antara lain: menyukai postingan di media sosial setelah lama tidak merespons pesan, mengirim pesan singkat, hingga tiba-tiba menelepon. Tindakan ini sering kali lebih menakutkan daripada sekadar ghosting karena bisa menyebabkan rasa lelah secara mental dan bahkan trauma ditinggalkan.

Alasan Seseorang Melakukan Zombieing



Ada berbagai alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan zombieing. Beberapa di antaranya meliputi mencari perhatian, ingin mendapatkan ‘hiburan’, atau menjadikan korbannya sebagai pilihan. Menurut Kate Balestrieri, PsyD, seorang ahli hubungan dari aplikasi Clarity, perilaku ini juga bisa menjadi cara pelaku untuk memperoleh validasi dari korbannya.

“Mereka ingin melihat apakah mereka masih bisa mendapatkan reaksi. Mereka menggunakan ini sebagai cara untuk mendapatkan validasi jika mereka merasa rendah diri,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa terkadang, pelaku menghubungi kembali karena merasa bersalah dan ingin tahu apakah korban marah atau baik-baik saja.

Di sisi lain, ada juga alasan yang lebih positif. Kate menyebut bahwa pelaku mungkin merasa kehilangan kesempatan untuk mengenal korbannya lebih jauh. Mereka berharap masih ada kesempatan untuk itu.

Cara Menghadapi Seseorang yang Melakukan Zombieing



Meskipun alasan pelaku bisa beragam, tindakan zombieing tetap tidak dapat dibenarkan. Mengabaikan seseorang lalu kembali seolah-olah tidak pernah menghilang bukanlah sikap yang dewasa dan bisa memberikan dampak negatif pada korbannya. Berikut beberapa cara untuk menghadapi situasi ini:

  1. Konfrontasi secara tegas



    Pertama, kamu bisa bertanya secara langsung kepada pelaku tentang alasan mereka melakukan zombieing. Ini menunjukkan bahwa kamu menegaskan bahwa tindakan mereka salah dan tidak bisa dianggap sepele. Tindakan ini penting sebelum memutuskan apakah kamu ingin kembali berkomunikasi atau tidak.

  2. Sadari maksud di balik sikapnya



    Pelaku zombieing bisa saja kembali karena bosan atau butuh validasi. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi niat mereka saat ini. Jika mereka benar-benar serius, pastikan untuk menetapkan batasan seperti apa yang bisa kamu terima dan apa yang tidak, serta konsekuensi jika mereka melanggarnya.

  3. Hindari memberi akses terlalu cepat



    Kembalinya pelaku ke hidupmu harus diwaspadai. Hindari memberikan akses dengan mudah karena bisa jadi mereka akan kembali berlaku seenaknya di masa depan.

  4. Abaikan pesan dan block akun yang ia punya



    Jika kamu melihat ketidakseriusan dari pelaku, abaikan pesannya atau blokir akun media sosialnya. Ini adalah cara terbaik untuk mencegah pola berulang dan melindungi kesejahteraan emosionalmu.

  5. Move on



    Move on menjadi pilihan terbaik jika kamu tidak ingin lagi berharap pelaku akan berubah. Sibukkan dirimu dengan aktivitas menyenangkan dan kelilingi diri dengan orang-orang yang mendukungmu. Ingatkan diri bahwa energimu sangat berharga dan tidak pantas diberikan kepada orang yang hanya memainkan perasaanmu.

Kesimpulan

Zombieing dalam percintaan bukanlah cerminan dirimu, melainkan gambaran tentang siapa pelaku yang sebenarnya. Ketika seseorang melakukan tindakan ini, hindari menyalahkan diri sendiri. Semoga artikel ini membantu kamu memahami lebih dalam tentang zombieing dan bagaimana menghadapinya.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *