Budaya  

Apa Itu Cranky dan Maknanya dalam Bahasa Gaul dan Melayu Riau

Apa Itu Cranky dan Artinya dalam Berbagai Bahasa

Kata “cranky” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik dalam bahasa formal maupun dalam bahasa pergaulan. Di kota Pekanbaru dan daerah Riau secara umum, istilah ini sudah sangat dikenal oleh kalangan muda. Artikel ini akan menjelaskan makna cranky secara umum, dalam bahasa gaul, serta dalam Bahasa Melayu Riau.

A. Pengertian Cranky Secara Umum

Secara harfiah, cranky berarti seseorang yang mudah marah, ngambek, atau jengkel. Orang yang cranky biasanya sulit untuk dipuaskan dan cenderung mengeluh tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kelelahan, lapar, stres, sakit, atau kurang tidur.

Secara istilah, cranky merujuk pada seseorang yang mudah tersinggung, uring-uringan, dan memiliki suasana hati yang tidak stabil. Orang yang cranky sering menunjukkan sikap negatif dan sulit untuk ditenangkan.

B. Arti Cranky dalam Bahasa Gaul

Dalam bahasa pergaulan, cranky memiliki beberapa istilah yang serupa, antara lain:

  • Sewot: Menggambarkan seseorang yang mudah marah dan bereaksi berlebihan terhadap hal-hal kecil. Contoh: “Dia lagi sewot banget hari ini, jangan deket-deket deh.”
  • Ngeselin: Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menyebalkan karena tingkah lakunya. Contoh: “Dia ngeselin banget, kerjaannya ngomel terus.”
  • Bad mood: Meskipun tidak sepenuhnya sama dengan cranky, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang buruk. Contoh: “Gue lagi bad mood nih, jangan ganggu ya.”
  • BT (Bete): Lebih menekankan pada perasaan bosan atau tidak senang, tetapi bisa juga digunakan untuk menggambarkan orang yang mudah marah. Contoh: “Gue lagi BT banget, pengen cepet pulang.”
  • Nyebelin: Mirip dengan ngeselin, tetapi lebih menekankan pada tindakan yang membuat orang lain kesal. Contoh: “Dia nyebelin banget, suka bikin masalah.”
  • Drama: Istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bereaksi berlebihan. Contoh: “Dia drama banget deh, cuma gitu aja udah marah-marah.”
  • Sensian: Menggambarkan seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung. Contoh: “Dia sensian banget, dikit-dikit udah nangis.”

Pemilihan istilah ini bergantung pada konteks pembicaraan dan intensitas perasaan cranky yang ingin diungkapkan.

C. Arti Cranky dalam Bahasa Melayu Riau

Dalam Bahasa Melayu Riau, cranky memiliki beberapa istilah yang mirip, antara lain:

  • Meragam: Kata ini digunakan untuk menggambarkan anak kecil yang rewel, mudah marah, dan susah dibujuk. Bisa juga dipakai untuk orang dewasa, tetapi kesannya lebih kekanak-kanakan.
  • Baran: Berarti pemarah, mudah naik pitam. Lebih menekankan pada sifat pemarah daripada sekadar cranky karena lelah atau lapar.
  • Muncung masam: Secara literal berarti mulut masam, menggambarkan ekspresi wajah yang tidak senang dan menunjukkan suasana hati yang buruk.
  • Berungut: Menggambarkan orang yang suka menggerutu dan tidak puas dengan segala hal.
  • Tak tentu hala: Artinya tidak tentu arah, bisa dipakai untuk menggambarkan orang yang cranky karena bingung dan akhirnya mudah marah.
  • Sewot: Istilah dari Bahasa Indonesia ini juga sering dipakai, terutama di kalangan anak muda, untuk menggambarkan orang yang mudah tersinggung atau marah.
  • Berceloteh: Lebih menekankan pada mengomel terus menerus tanpa henti.

Pemilihan kata yang tepat tergantung pada situasi dan aspek cranky mana yang ingin ditonjolkan. Misalnya, meragam lebih cocok untuk anak kecil yang rewel, sementara baran lebih cocok untuk orang dewasa yang pemarah. Muncung masam lebih fokus pada ekspresi wajah, sedangkan berungut lebih fokus pada kebiasaan mengomel.




Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *