Penggunaan Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga: Bahaya yang Harus Dihindari
Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga seolah menjadi kebiasaan yang umum dilakukan oleh banyak orang. Meskipun tujuannya adalah untuk mengangkat kotoran, ternyata cara ini justru bisa berisiko dan membahayakan kesehatan telinga. Dokter menyarankan agar tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga karena dapat mendorong kotoran lebih dalam.
Cotton bud sering kali dianggap sebagai alat yang praktis untuk membersihkan telinga. Namun, dari sudut pandang medis, penggunaan cotton bud sebenarnya tidak diperlukan. Menurut penjelasan dari berbagai sumber kesehatan, penggunaan cotton bud justru dapat mendorong kotoran telinga (ear wax) semakin dalam. Saat kotoran ini terdorong lebih dalam, maka akan menyebabkan penyumbatan yang berpotensi memicu gangguan pendengaran.
Kotoran Telinga Bisa Keluar Secara Alami

Kotoran telinga atau ear wax memiliki fungsi penting dalam melindungi saluran telinga. Kotoran ini diproduksi secara alami oleh tubuh dan bertugas untuk menjebak debu, kotoran, bahkan bakteri yang masuk ke dalam telinga. Dokter spesialis THT, dr. Ashadi Budi, Sp.T.H.T.B.K.I, menjelaskan bahwa kotoran telinga sebenarnya tidak perlu dibersihkan karena bisa keluar sendiri.
“Telinga kita tidak perlu dibersihkan. Di dalam telinga kita ada ear wax yang berfungsi seperti air pada mata,” ujar dokter tersebut. Jika kotoran telinga dicolok dengan benda asing, maka risikonya justru akan mendorongnya lebih dalam dan menyebabkan masalah kesehatan.
Risiko Penggunaan Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga

Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyumbatan hingga infeksi. Berikut beberapa risiko yang bisa terjadi:
-
Mendorong kotoran telinga semakin dalam dan memicu penyumbatan
Cotton bud dapat mendorong kotoran telinga menumpuk jauh ke dalam dan menyebabkan penyumbatan saluran telinga hingga mengurangi kemampuan pendengaran. -
Menusuk dan merusak gendang telinga
Gendang telinga merupakan selaput halus yang sensitif. Penggunaan cotton bud dapat memicu gangguan pendengaran hingga infeksi yang disebabkan bakteri atau jamur yang tumbuh. -
Kapas tertinggal di dalam telinga
Serat kecil pada kapas juga dapat menumpuk bahkan tertinggal di dalam saluran telinga yang seiring waktu dapat menyebabkan penyumbatan dan iritasi. -
Meningkatkan risiko infeksi telinga
Penggunaan cotton bud juga dapat membawa bakteri ke dalam saluran telinga dan meningkatkan risiko infeksi seperti otitis eksterna atau otitis media. -
Memicu tinitus atau gangguan pendengaran sementara
Kotoran yang terdorong ke dalam dapat berdampak pada gendang telinga yang juga membuat pendengaran seperti teredam atau berdenging.
Kotoran Telinga Punya Fungsi Tersendiri

Ear wax atau serumen ini sering kali dianggap sebagai kotoran, padahal sebenarnya memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan telinga. Menurut Cleveland Clinic, zat lilin ini melindungi kulit di dalam telinga dan mencegah zat berbahaya seperti kotoran atau bakteri mencapai gendang telinga.
Beberapa fungsi alami dari kotoran telinga antara lain:
- Lapisan yang menahan air di saluran telinga
- Melembapkan telinga agar tidak kering
- Menahan kotoran dan debu agar tidak mencapai gendang telinga
- Membawa sel kulit mati dan kotoran lainnya keluar dari telinga.
Alternatif Lain untuk Membersihkan Telinga dengan Lebih Aman

Kotoran telinga sebenarnya bisa rontok dengan sendirinya seiring waktu. Telinga secara otomatis membuat serumen baru untuk menggantikannya. “Ear wax sendiri akan bersih secara alami sehingga tidak perlu diganggu,” kata dokter Ashadi.
Jika kotoran telinga dirasa cukup mengganggu atau merasa ada yang salah dengan pendengaran, ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan, seperti:
- Gunakan minyak zaitun, teteskan untuk melembutkan kotoran telinga yang mengeras
- Gunakan kain hangat dan letakkan dalam jari untuk mengambil kotoran telinga.
- Hubungi dokter atau ahli untuk menghilangkan kotoran telinga yang sudah menumpuk dengan lebih aman.
FAQ Seputar Cotton Bud
Apakah boleh membersihkan telinga dengan cotton bud?
Tidak boleh, membersihkan telinga bagian dalam dengan cotton bud sangat tidak dianjurkan karena justru dapat mendorong kotoran lebih dalam, merusak gendang telinga, bahkan menyebabkan infeksi atau gangguan pendengaran, sementara telinga sebenarnya membersihkan dirinya sendiri secara alami.
Bagaimana cara mengeluarkan kotoran telinga tanpa dikorek?
Melunakkan dengan tetes minyak (zaitun, mineral, bayi) atau larutan air garam hangat, lalu biarkan mengalir keluar dengan memiringkan kepala, atau gunakan semprotan air hangat (irigasi) secara lembut menggunakan alat khusus, serta bersihkan bagian luar telinga dengan waslap hangat.
Apakah bisa gendang telinga pecah karena cotton bud?
Memasukkan benda ke dalam liang telinga, seperti cotton bud atau alat korek telinga, juga bisa menyebabkan gendang telinga pecah.
Bolehkah Membersihkan Hidung Bayi dengan Cotton Bud?
Bolehkah Membersihkan Telinga Anak dengan Cotton Buds?
3 Cara Membersihkan Telinga Anak Selain dengan Cotton Bud
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












