Budaya  

Tujuh Wilayah Pecinan di Indonesia Rayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Perayaan di Pecinan Indonesia

Tribuners, sebentar lagi masyarakat Tionghoa akan menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Tahun ini, perayaan Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda, lebih tepatnya Kuda Api.

Pecinan atau Chinatown menjadi tempat yang paling ramai saat momen perayaan Tahun Baru Imlek. Kawasan ini biasanya menjadi pusat kegiatan masyarakat Tionghoa, dengan berbagai aktivitas seperti pertunjukan barongsai, kuliner khas, serta aksesori perayaan yang kental dengan budaya Tiongkok. Pecinan juga seringkali dipenuhi oleh warna merah yang menjadi simbol keberuntungan dan kebahagiaan.

Sejarah pecinan sudah ada jauh sebelum bangsa Eropa masuk ke Nusantara. Sebagai kompleks permukiman, pecinan tidak hanya terdiri dari rumah-rumah penduduk, tetapi juga memiliki kelenteng, makam, dan pertokoan yang kental akan budaya Tiongkok. Di kawasan ini, kamu bisa menemukan berbagai elemen tradisional seperti hiasan khas, patung, dan dekorasi lainnya.

Jelang Imlek 2026, banyak orang memilih untuk mengunjungi kawasan pecinan yang menjadi semarak saat perayaan tersebut. Selain ibadah, kamu juga bisa menikmati berbagai pertunjukan dan sajian kuliner yang menarik.

Daftar Pecinan di Kota-Kota Besar Indonesia

Berikut beberapa kawasan pecinan di kota-kota besar di Indonesia yang bisa dikunjungi saat libur Imlek:

1. Jakarta, DKI Jakarta

Pecinan Glodok dengan Petak Sembilan di Jakarta Barat merupakan salah satu pecinan terbesar di Indonesia. Lokasinya berada dalam kompleks Kota Tua Jakarta, yang dulunya merupakan Benteng Batavia. Di sini, kamu bisa menikmati kuliner khas Tionghoa di Gang Gloria serta berbelanja suvenir dan obat-obatan tradisional. Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi Vihara Dharma Bakti dan beberapa kelenteng besar lainnya. Wisatawan juga bisa melanjutkan perjalanan ke Pantjoran PIK di sisi utara Jakarta.

2. Bogor, Jawa Barat

Bagi warga Bogor, Suryakencana menjadi tujuan wisata bertemakan Imlek yang unik. Area ini berbaur dengan budaya lokal Sunda, menciptakan campuran budaya dan kuliner yang khas. Berwisata di Suryakencana bisa dilakukan dengan menelusuri jalan utama sepanjang kurang lebih satu kilometer, di sisi kanan dan kiri jalan kamu akan menemukan tempat-tempat religius, budaya, dan kuliner yang menarik.

3. Semarang, Jawa Tengah

Semarang memiliki Kelenteng Sam Poo Kong di daerah Simongan, yang merupakan salah satu kelenteng wisata terkenal. Selain itu, terdapat juga kompleks Chinatown yang tidak jauh dari kawasan Kota Lama Semarang. Pecinan Semarang erat kaitannya dengan peristiwa Geger Pecinan, sebuah pemberontakan etnis Tionghoa di Batavia. Di pasar tradisional Pasar Semawis, kamu bisa menemukan berbagai dagangan khas China.

4. Surabaya, Jawa Timur

Kelenteng Hong Tiek Hian adalah salah satu lokasi wisata yang populer selama perayaan Imlek. Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi Kya-Kya, pusat wisata kuliner khas etnis Tionghoa. Kya-Kya Surabaya terletak di Jalan Kembang Jepun, Bongkaran, Kecamatan Pabean. Nama Kembang Jepun berasal dari masa pendudukan Jepang, karena di lokasi ini banyak tentara Jepang yang memiliki teman wanita (kembang).

5. Magelang, Jawa Tengah

Pecinan Magelang terletak sekitar 10 kilometer dari Candi Borobudur. Kawasan ini tidak hanya menjadi area utama permukiman warga Tionghoa, tetapi juga menjadi pusat perekonomian Kota Magelang. Pecinan Magelang sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Di sini, kamu akan menemukan banyak bangunan yang masih mempertahankan gaya arsitektur awal 1900-an.

6. Singkawang, Kalimantan Barat

Singkawang dikenal sebagai kota Seribu Kuil karena banyaknya bangunan vihara dan kelenteng. Salah satunya adalah Wihara Tri Dharma Bumi Raya. Pecinan Singkawang memiliki peninggalan arkeologis seperti kelenteng tua, bangunan kolonial Belanda, dan rumah-rumah tua dengan arsitektur Tiongkok.

7. Medan, Sumatera Utara

Medan memiliki Kesawan Square, yang merupakan kawasan pecinan tertua di Kota Medan. Kesawan Square terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Medan Barat. Kawasan ini dulunya menjadi pusat perdagangan pada masa kolonialisme. Pecinan Medan juga memiliki sejarah panjang, dengan peletak dasar pembangunan oleh dua taipan keturunan Tionghoa yaitu Tjong Yong Hian dan Tjong A Fie.












Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *