Pemahaman Ekosistem dalam Kurikulum IPAS
Materi ekosistem dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menekankan pentingnya memahami hubungan timbal balik antar makhluk hidup serta dampak perubahan lingkungan terhadap keseimbangan ekosistem. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk melatih siswa agar mampu berpikir kritis dan menggunakan logika sains dalam menganalisis fenomena lingkungan yang kompleks.
Siswa tidak hanya diajak menghafal nama-nama hewan dan tumbuhan, tetapi juga diminta untuk memahami bagaimana interaksi antara makhluk hidup dapat memengaruhi lingkungan sekitarnya. Melalui soal-soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), siswa dilatih untuk menganalisis konsekuensi nyata dari perubahan lingkungan terhadap kehidupan manusia dan ekosistem secara keseluruhan.
Berikut ini adalah 10 contoh soal latihan HOTS IPAS yang bisa digunakan sebagai persiapan ujian sekolah dan peningkatan literasi numerasi anak:
Latihan Soal HOTS IPAS (Ekosistem & Lingkungan)
- Perhatikan rantai makanan berikut!
Padi -> Belalang -> Katak -> Ular.
Jika populasi katak menurun drastis akibat perburuan liar untuk dikonsumsi, dampak langsung yang akan dirasakan oleh petani adalah…
- A. Hasil panen padi meningkat karena jumlah belalang berkurang.
- B. Ular akan semakin banyak karena mangsanya hilang.
- C. Populasi belalang meningkat pesat sehingga merusak tanaman padi.
- D. Tanaman padi tumbuh subur karena tidak ada katak di sawah.
Jawaban: C. Populasi belalang meningkat pesat sehingga merusak tanaman padi.
-
Di sebuah ekosistem kebun, ditemukan hubungan antara burung kutilang, ulat, dan pohon mangga. Jika pemilik kebun menyemprotkan pestisida dosis tinggi hingga seluruh ulat mati, maka peristiwa yang akan terjadi adalah…
-
A. Pohon mangga akan mati karena tidak ada ulat.
- B. Burung kutilang akan berpindah tempat atau jumlahnya berkurang karena kehilangan sumber makanan.
- C. Burung kutilang akan berubah memakan daun mangga.
- D. Jumlah pohon mangga akan berkurang drastis secara tiba-tiba.
Jawaban: B. Burung kutilang akan berpindah tempat atau jumlahnya berkurang karena kehilangan sumber makanan.
-
Fenomena “Boaming” eceng gondok di perairan rawa dapat menutupi seluruh permukaan air. Dampak negatif hal tersebut bagi ikan-ikan yang hidup di bawah permukaan air adalah…
-
A. Ikan mendapatkan lebih banyak makanan dari akar eceng gondok.
- B. Kandungan oksigen dalam air menurun karena sinar matahari terhalang masuk ke air.
- C. Ikan menjadi lebih cepat besar karena air menjadi teduh.
- D. Air rawa menjadi lebih jernih karena disaring oleh eceng gondok.
Jawaban: B. Kandungan oksigen dalam air menurun karena sinar matahari terhalang masuk ke air.
- Perhatikan urutan berikut:
Fitoplankton -> Zooplankton -> Ikan Kecil -> Ikan Besar.
Jika air laut tercemar oleh limbah merkuri, organisme mana yang akan memiliki kandungan racun paling tinggi di dalam tubuhnya?
- A. Fitoplankton
- B. Zooplankton
- C. Ikan Kecil
- D. Ikan Besar
Jawaban: D. Ikan Besar
-
Sebuah hutan lindung mengalami kebakaran hebat sehingga banyak pohon besar hangus. Dampak jangka panjang bagi siklus air di daerah sekitar hutan tersebut adalah…
-
A. Cadangan air tanah meningkat karena tidak ada pohon yang menyerap air.
- B. Terjadinya penurunan penguapan (transpirasi) yang dapat mengurangi curah hujan.
- C. Kualitas air sungai menjadi lebih jernih karena abu kebakaran.
- D. Tanah menjadi lebih stabil karena akar pohon sudah hilang.
Jawaban: B. Terjadinya penurunan penguapan (transpirasi) yang dapat mengurangi curah hujan.
-
Peran jamur dan bakteri dalam sebuah ekosistem sangatlah vital. Apa yang akan terjadi jika di bumi ini tidak ada organisme pengurai (dekomposer)?
-
A. Hewan herbivora akan tumbuh lebih cepat.
- B. Tumbuhan akan tumbuh subur karena tidak ada jamur.
- C. Sampah organik dan bangkai akan menumpuk serta tanah kehilangan kesuburannya.
- D. Udara akan menjadi lebih segar karena tidak ada proses pembusukan.
Jawaban: C. Sampah organik dan bangkai akan menumpuk serta tanah kehilangan kesuburannya.
-
Di sawah, ular adalah predator bagi tikus. Apa cara yang paling bijak bagi petani untuk membasmi hama tikus tanpa merusak keseimbangan ekosistem?
-
A. Membasmi seluruh ular sawah agar sawah aman.
- B. Menggunakan racun tikus dalam jumlah besar.
- C. Melestarikan burung hantu sebagai predator alami tikus.
- D. Membakar seluruh sisa jerami setelah panen.
Jawaban: C. Melestarikan burung hantu sebagai predator alami tikus.
-
Perubahan fungsi hutan menjadi lahan perkebunan sawit secara luas dapat menyebabkan…
-
A. Keanekaragaman hayati (jumlah jenis makhluk hidup) semakin meningkat.
- B. Hilangnya habitat asli bagi hewan-hewan hutan sehingga memicu konflik hewan dan manusia.
- C. Menurunnya suhu udara di sekitar lokasi perkebunan.
- D. Meningkatnya jumlah sumber air bersih secara alami.
Jawaban: B. Hilangnya habitat asli bagi hewan-hewan hutan sehingga memicu konflik hewan dan manusia.
-
Manakah perilaku manusia di bawah ini yang paling mendukung terjaganya keseimbangan ekosistem di laut?
-
A. Menangkap ikan dengan menggunakan pukat harimau.
- B. Membuang sampah plastik ke sungai yang bermuara ke laut.
- C. Melakukan penanaman kembali (rehabilitasi) hutan bakau (mangrove) di pesisir pantai.
- D. Mengambil terumbu karang untuk dijadikan hiasan akuarium.
Jawaban: C. Melakukan penanaman kembali (rehabilitasi) hutan bakau (mangrove) di pesisir pantai.
-
Dalam sebuah jaring-jaring makanan, jika satu jenis predator punah, maka yang terjadi adalah…
- A. Seluruh ekosistem akan langsung mati.
- B. Terjadi ketidakseimbangan karena populasi mangsa predator tersebut akan melonjak tak terkendali.
- C. Ekosistem akan menjadi lebih baik karena tidak ada lagi hewan pemangsa.
- D. Tumbuhan akan berhenti melakukan fotosintesis.
Jawaban: B. Terjadi ketidakseimbangan karena populasi mangsa predator tersebut akan melonjak tak terkendali.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












