3 Makanan Ini Tertarik Mikroplastik dan Logam Berat, Dr Zaidul Akbar: Jarang Diketahui

Ancaman Mikroplastik dan Logam Berat dalam Kehidupan Sehari-hari

Paparan mikroplastik dan logam berat kini menjadi ancaman yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari makanan, minuman hingga lingkungan sekitar, tubuh manusia tanpa sadar menerima asupan zat berbahaya ini. Bahkan, ada juga yang justru sengaja mengonsumsinya lewat pola hidup tidak sehat. Dalam situasi seperti ini, ahli kesehatan sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar memberikan solusi alami untuk membantu tubuh mengikat dan membersihkan zat-zat berbahaya tersebut.

Menurut dr Zaidul Akbar, terdapat beberapa bahan alami yang bisa membantu tubuh dalam proses detoksifikasi. Bahan-bahan ini mudah ditemukan dan bisa dikonsumsi setiap hari. Lewat akun Instagramnya, ia menjelaskan tiga jenis makanan alami yang mampu mengikat mikroplastik dan logam berat.

1. Jamur

Meskipun tidak termasuk dalam kategori herbal, jamur menjadi salah satu bahan makanan yang memiliki manfaat mengikat mikroplastik dan logam berat pada tubuh manusia. Menurut dr Zaidul Akbar, jamur merupakan pilihan herbal alami yang baik untuk membantu proses detoksifikasi. Cara terbaik mengolahnya adalah dengan dibuat sup, pepes, atau dikukus. Ia menegaskan bahwa jangan hanya digoreng tepung karena bisa mengurangi manfaatnya. Hampir semua jenis jamur memiliki manfaat serupa, sehingga bisa menjadi pilihan yang baik untuk kesehatan.

2. Bawang Hitam (Fermentasi Bawang Putih Tunggal)

Bawang hitam adalah bahan alami lainnya yang disarankan oleh dr Zaidul Akbar. Bawang putih tunggal yang difermentasi hingga berubah warna menjadi hitam ini memiliki kandungan alami yang dapat mengikat logam berat, membersihkan racun dalam tubuh, sekaligus meningkatkan kualitas jantung dan memperlancar aliran darah. Manfaat bawang hitam sangat efektif dalam mengikat logam berat dan membersihkan racun di dalam tubuh. Selain itu, bawang hitam juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan sistem peredaran darah.

3. Tamarind atau Asam Jawa

Selain jamur dan bawang hitam, dr Zaidul Akbar juga menyarankan konsumsi asam jawa. Bahan tradisional ini bisa diolah menjadi minuman segar atau dikonsumsi langsung. Tamarind kaya akan antioksidan dan memiliki sifat detoksifikasi alami. Dengan rutin mengonsumsinya, risiko paparan mikroplastik dan logam berat bisa ditekan, sekaligus memperbaiki kualitas hidup secara menyeluruh.

Peringatan tentang Penggunaan Wadah Plastik

Pada kesempatan berbeda, dr Zaidul Akbar mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan makanan panas dalam wadah plastik. Plastik, terutama yang dipanaskan atau terkena suhu tinggi, dapat melepaskan zat kimia berbahaya seperti ftalat dan bisphenol A (BPA) yang dapat masuk ke dalam makanan dan mempengaruhi kesehatan. Mikroplastik, yaitu partikel plastik yang sangat kecil, bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Paparan jangka panjang dari mikroplastik dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti gangguan hormonal, masalah pencernaan hingga memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Dr Zaidul Akbar menyarankan penggunaan wadah berbahan kaca atau stainless steel sebagai alternatif yang lebih aman. Ia juga menegaskan bahwa larangan ini tidak hanya berlaku pada wadah plastik saja tetapi juga alumunium foil. Menggunakan wadah yang lebih aman seperti kaca, stainless steel atau rantang tradisional untuk membawa makanan panas adalah pilihan yang sangat baik. Cara ini juga lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan plastik sekali pakai.

Tips untuk Mencegah Paparan Mikroplastik

Beberapa kebiasaan kecil dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko efek negatif dari plastik. Contohnya, minum teh tubruk dalam cangkir atau menggunakan mug untuk kopi, serta menghindari penggunaan paper cup yang dilapisi plastik. Dengan kebiasaan-kebiasaan ini, kita bisa lebih bijak dalam menjaga kesehatan dan mengurangi paparan mikroplastik.


Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *