Sekolah Rakyat di Jawa Timur Siap Dibangun 19 Lokasi Baru
Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat (SR) terbanyak di Indonesia. Tahun ini, pemerintah akan menyiapkan 19 lokasi baru SR yang akan dibangun oleh Kementerian PU. Pembangunan ini bertujuan untuk menampung sebanyak 17.100 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.
Setiap lokasi SR baru akan terintegrasi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu lokasi. Di setiap titik, SR tersebut akan menampung 900 siswa dengan rincian tiga rombel setiap kelas, dan setiap rombel terdiri dari 25 siswa. Sehingga jika ditotal akan ada 17.100 siswa baru yang akan ditampung di 19 titik baru SR.
Lokasi-lokasi SR baru tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota di Jatim. Beberapa di antaranya adalah:
- Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang
- Desa Plosokidul Kabupaten Kediri
- Desa Raci Tengah Sidayu Kabupaten Gresik
- Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri
- Desa Karang Tengah Kecamatan Prandon Kabupaten Ngawi
- Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang
- Desa Blambangan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi
- Desa Pancakarya Kecamatan Ajum Kabupaten Jember
- UPT Diklat Pertanian Balong Gebang Kabupaten Ngawi
- Kelurahan Mondokan Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban
- Kelurahan Lames Kecamatan Madiun
- Kelurahan Sidoarjo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan
- Kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar
- Jalan Mayjen Sungkono di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang
- Kedung Cowek Kota Surabaya
- Desa Denanyar Kabupaten Jombang
- Desa Gondang Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan
- Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan
- Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek
Pembangunan 19 lokasi SR baru ini dilakukan Kementerian PU dengan target bisa digunakan pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027. Lokasi SR tersebut sebenarnya merupakan lahan pemerintah kabupaten/kota yang dihibahkan untuk pembangunan SR.
Pemindahan Siswa ke SR Terintegrasi
Saat ini, 26 SR beroperasi di Jatim dengan sistem pinjam pakai gedungnya dan hanya bisa untuk satu angkatan. Nanti, jika bangunan SR baru selesai, siswa di 26 SR itu akan dipindahkan ke SR terintegrasi ini. Pemindahan siswa diupayakan ke SR terintegrasi terdekat agar siswa tidak terlalu jauh berpindah dari asrama saat ini ke asrama yang baru.
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kualitas
Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berupaya mendorong peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar di SR. Meski gedung, pengelolaan, hingga tenaga kependidikan semua di bawah kewenangan Kementerian Sosial, Khofifah menegaskan SR lokasinya ada di Jatim.
“Kalau ada masalah, kepala sekolah, tenaga kependidikan silahkan lapor. Memang SR ini kewenangannya ada di pusat. Tapi kalau ada satu dua masalah harus lapor ke pusat terlalu jauh. Maka lapor ke Dinsos atau Dindik nanti kita akan membantu mencarikan solusi,” tegasnya.
Akhir pekan lalu, Gubernur Khofifah juga telah mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah Rakyat di Jatim sebanyak 26 orang, 91 orang Wali Asrama dan 86 orang Wali Asuh dari Sekolah Rakyat se-Jatim.
Dengan fasilitas pendukung yang telah disiapkan secara luar biasa oleh pemerintah, ia berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Target akhirnya adalah melahirkan output lulusan terbaik yang siap bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Prestasi SR Jatim Menjadi All Champions
Gubernur Khofifah mencontohkan, penampilan formasi Baris Berbaris yang dibawakan oleh para Tenaga Kependidikan SR asal Jatim pada momen peresmian 166 SR se-Indonesia lalu mendapat apresiasi khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengenang penampilan penyampaian pidato oleh siswa SR dalam berbagai bahasa yaitu Indonesia, Arab, Inggris, Jepang hingga Mandarin.
Capaian prestasi tersebut menurut Gubernur Khofifah merupakan bukti nyata bahwa anak-anak yang dibimbing di SR Jawa Timur adalah para juara atau All Champions.
“Sesungguhnya ini di atas ekspektasi. Di dalam SR ini ternyata banyak anak yang brilian dan berlian. Kadang tidak tampak, namun setelah diberi ruang mereka ternyata adalah Brilian dan Berlian,” ujar Khofifah.
Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga mengingatkan para Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk peka terhadap proses adaptasi siswa yang memiliki latar belakang keluarga dan pendidikan yang sangat beragam.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












