Prabowo Janjikan Tindakan Tegas Atas Penebangan Liar, Ajak Lindungi Alam

Presiden Prabowo Subianto Berjanji Tindak Tegas Pelaku Pembalakan Liar

Presiden Prabowo Subianto memberikan janji tegas terkait penindakan pelaku pembalakan liar yang diduga menjadi penyebab bencana banjir di Sumatera. Janji ini disampaikannya saat berada di Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan bertindak tegas terhadap perusahaan atau pihak mana pun yang melanggar hukum lingkungan.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Prabowo saat ia menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi bencana banjir. Ia menegaskan bahwa semua perusahaan yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan segera ditertibkan. “Kita akan bertindak tegas. Semua perusahaan semua pihak yang melanggar akan kita tertibkan semuanya yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut. Kita tidak akan ragu-ragu bertindak demi kepentingan bangsa, kepentingan negara, dan terutama kepentingan rakyat kita,” ujar Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga alam dan bersikap waspada terhadap potensi bencana. Menurutnya, alam harus dihormati dan dirawat agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat. “Alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat. Tidak boleh kita rusak, tapi kita waspada karena memang alam sering memberi tantangan dan cobaan bagi kita semua,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah untuk Membantu Korban Bencana

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kehadirannya di tengah pengungsi merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang menghadapi musibah. “Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita akan bersama,” kata Prabowo.

Selain itu, pemerintah terus bekerja mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Utara. Termasuk membuka kembali akses desa yang sebelumnya terisolasi serta membangun jembatan darurat dalam waktu singkat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, BNPB, Kementerian PUPR, serta seluruh petugas yang bekerja siang dan malam di lokasi bencana.

Janji Presiden Prabowo untuk Korban Banjir dan Longsor

Pada kesempatan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga pernah berjanji membantu korban banjir dan longsor di Sumatera. Mulai dari rehabilitasi sawah petani hingga bantuan Rp 60 juta ganti hunian. Ia juga menyetujui anggaran Rp 60 juta per rumah untuk membantu para pengungsi mengganti hunian mereka yang rusak maupun hancur karena longsor dan banjir bandang di Sumatera.

Selain itu, Prabowo menyetujui usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memberikan dukungan anggaran kepada daerah terdampak bencana. Ia menyetujui anggaran sebesar Rp 4 miliar per kabupaten. Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera merehabilitasi sawah petani yang rusak akibat banjir besar dan longsor di Sumatera.

Langkah-Langkah Penanganan Bencana

Prabowo juga berjanji akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Ia menilai bahwa penghapusan utang ini merupakan bagian dari penanganan bencana alam di wilayah tersebut. “Utang-utang KUR —karena ini keadaan alam— kita akan hapus dan petani tidak usah khawatir,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak sebagai Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan yang rusak diterjang banjir. Agar nantinya bisa membantu Kementerian PU dan Pemda dalam proses perbaikan jembatan. Ia juga mengapresiasi kinerja semua instansi yang terlibat, mulai dari kepolisian, TNI, Pemda, hingga masyarakat yang ikut membantu proses perbaikan.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *