Ibadah Tahun Baru II Jemaat GMIBM Imanuel Sinsingon Berlangsung Khidmat
Ibadah Tahun Baru II jemaat GMIBM Imanuel Sinsingon berjalan dengan penuh kekhusukan dan kerinduan akan pengharapan baru. Pada hari Jumat (2/1/2026), peribadatan dimulai pada pukul 10.00 WITA, di mana suasana gereja terlihat penuh dengan antusiasme dari para jemaat yang hadir.
Peribadatan ini menggunakan Tata Cara Ibadah Tahun Baru II, dipimpin oleh Pendeta Moy Kaeng – Regoh, S.Th. Dalam ibadah tersebut, suara lagu penyembahan dinyanyikan untuk menyambut khadim, memperkuat semangat jemaat dalam menghadapi tahun baru.
Setelah itu, dilanjutkan dengan penahbisan hingga pengakuan dosa. Pendeta Moy menyampaikan doa permohonan, “Ampunilah dan kasihanilah kami. Tuntunlah hidup kami di tengah kami menjalani kehidupan di tahun 2026. Inilah kami Tuhan yang datang sambil berdoa,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Pembacaan Petunjuk Hidup Baru dalam kitab Kolose 3:12-17 dibacakan oleh Penatua Pemuda Friliano Momongan. Setelah bacaan tersebut, disambut dengan pujian “PertolonganMu” yang dinyanyikan oleh seluruh jemaat.
Kemudian masuk dalam sesi puji-pujian ASM dan GASM. Selanjutnya, Pengakuan Iman Rasuli oleh khadim dan seluruh jemaat dilakukan. Doa pembacaan firman Tuhan juga dilakukan, dengan pendeta membaca kitab Perjanjian Lama, Mazmur 121:1-8.
“Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.” demikian firman Tuhan yang dibacakan Pendeta Moy.
Sebelum khotbah, puji-pujian dari Ibu Meylen Warouw-Supit dan Koor Umum jemaat dilakukan. Koor Umum membawakan lagu “Gelombang Zaman”.
Masuk dalam khotbah oleh khadim Pendeta Moy Regoh. Tema penghayatan firman: “Melangkah Dalam Tahun yang Baru dengan Keyakinan pada Penjagaan dan Penyertaan Tuhan”. Pendeta menyampaikan pesan penting tentang rasa syukur atas keselamatan yang diberikan Tuhan, serta ajakan untuk tetap berpegang teguh dalam iman.
“Syalom. Persekutuan jemaat yang diberkati Tuhan. Sepanjang kehidupan kita bersukacita dalam Tuhan. Tuhan menolong kita, bersukacita di tahun baru, 2026,” ucap Pendeta membuka penghayatan firman.
Dalam khotbahnya, Pendeta Moy menekankan pentingnya hubungan baik dengan Tuhan, sesama, dan keluarga. “Jangan pernah tinggalkan Tuhan,” seruhnya. “Mari torang hidup dalam Tuhan. Mari kita datang kepadaNya,” tambahnya.
Tuhan menempah pribadi lepas pribadi untuk lebih kuat lagi saat melewati badai kehidupan. “Terpuji nama Tuhan, kekal selamanya, Amin.” ucap Pendeta Moy Regoh menutup khotbah.
Setelah penghayatan firman, puji-pujian dari Majelis Jemaat serta kaum Lansia Jemaat dilakukan. Masuk dalam pemberian korban persembahan, lagu rohani “Ku Berikan Syukurku” dinyanyikan singers serta seluruh jemaat dengan iringan musik Keyboard yang dimainkan seorang Pelsus.
Puji-pujian solo dari Pemuda Eko Mandagi dengan membawakan lagu “Sebagai Penyembahanku” juga mengiringi momen persembahan jemaat.

Masuk dalam doa syukur yang akan disempurnakan dengan pengucapan “Doa Bapa Kami”. Pendeta Moy memanjatkan doa. Dalam permohonannya, Pendeta meminta pertolongan serta tuntunan Tuhan bagi seluruh jemaat GMIBM Imanuel Sinsingon. Permohonan berkat rohani dan jasmani dalam menjalani kehidupan dengan iman kepada Kristus.
Pinta Pendeta Moy lagi, sekiranya firman Tuhan menjadi kekuatan baru bagi jemaat di tahun yang baru. “Terpujilah nama Tuhan, Inilah kami yang datang berdoa kepadaMu,” ucap Pendeta Moy.
Doa syukur ditutup dengan Doa Bapa Kami yang diucapkan khadim serta seluruh jemaat. Masuk dalam Warta Jemaat yang dipandu Penatua Telly Pangulu, S.Pd.K.
Sebelum menutup ibadah, pujian dinyanyikan jemaat. “Keadilan akan berjalan di hadapanNya. Terimalah berkat Tuhan. Damai sejahtera menyertai sepanjang tahun ini, bahkan sampai selama-lamanya,” demikian sebagian ungkapan doa penutup yang diucapkan Pendeta dalam saat mengakhiri peribadatan.
“Amin, amin, amin,” ucap Pendeta bersama jemaat. Setelah itu jemaat bersaat teduh sejenak. Ibadah selesai pada pukul 12:00 Wita.
Suasana dalam Gereja
Pantauan tim, dalam gereja tampak penuh. Kursi-kursi diduduki jemaat. Anak-anak hingga orang dewasa datang beribadah. Dekorasi Natal dan Tahun baru ditata di dalam gereja, depan mimbar dan di samping kanan. Hiasan pohon Natal, Santa Claus terpajang di samping kanan. Sementara stand depan mimbar. Didekor dengan balon berwarna Ungu-Silver dan ada tulisan Selamat Tahun Baru 2026. Gereja dipercantik dengan gorden berwarna silver. Plafon gereja berwarna cokelat dengan bis putih hitam nan bercorak. Dua lampu hias besar tergantung di bagian tengah dalam gereja. Kursi merah panjang berukuran tiga meter tertata rapi. Jumlahnya seratusan lebih. Di lantai satu, samping gereja dan balkon.

Jemaat GMIBM Imanuel Sinsingon terletak di wilayah Bolmong, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Tepatnya di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur. GMIBM Imanuel Sinsingon adalah salah satu gereja yang berada dalam naungan Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow.












