Wisata Saat Libur Natal: Kegiatan dan Pengalaman yang Beragam

Liburan Natal menjadi momen penting bagi banyak masyarakat untuk berwisata dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Berbagai destinasi wisata mulai dari Ragunan hingga Braga di Bandung menjadi tempat favorit para pengunjung. Berikut adalah rangkuman perjalanan wisata selama libur Natal.
Ragunan: Tempat Wisata Keluarga yang Ramai

Pada libur Natal 2025, Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan mencatat jumlah pengunjung yang sangat tinggi. Hingga Kamis (25/12) siang, tercatat sekitar 28.876 pengunjung yang masuk. Jumlah ini bahkan melampaui rata-rata kunjungan hari biasa dan lebih tinggi dibandingkan akhir pekan normal.
Menurut Bambang, pengelola taman tersebut, jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 30.000 orang. Ia juga menyebutkan bahwa pada akhir pekan biasa, jumlah pengunjung bisa mencapai 15.000 hingga 40.000 orang.
Pengunjung yang datang ke Ragunan tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari luar kota seperti Cirebon. Meri (36), pengunjung asal Cirebon, mengaku ini pertama kalinya ia berkunjung ke Ragunan. Ia memilih tempat ini karena anak-anaknya menyukai binatang dan ingin memberikan pengalaman baru bagi keluarganya.
Meri mengatakan, mereka akan kembali ke Cirebon sore hari setelah menghabiskan waktu sehari di Ragunan.
Delman Hias di Monas: Pengalaman Wisata yang Menarik

Monas juga menjadi tujuan wisata yang ramai selama libur Natal. Salah satu hal yang menarik perhatian pengunjung adalah delman hias yang biasa mangkal di sana. Wawan, kusir delman di Monas, mengaku mendapatkan penghasilan lebih besar dibanding hari biasa.
Dengan tarif antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per sekali jalan, Wawan bisa membawa wisatawan memutari Monas hingga 10 kali dalam sehari. Rutenya meliputi area Indosat, Stasiun Gambir, Istiqlal, dan kembali ke Indosat.
Wisatawan yang naik delman merasa senang dengan pemandangan yang indah dan sensasi angin sepoi-sepoi saat kereta bergerak.
Pantai Ancol: Pilihan Wisata Keluarga yang Populer

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, Pantai Ancol tetap menjadi primadona saat libur panjang. Pengunjung yang datang ke sini ada yang bermain air, bermain layang-layang, atau sekadar duduk menikmati angin sepoi-sepoi.
Irfan, warga Grogol, Jakarta Barat, memilih Ancol karena lokasinya dekat dengan rumahnya. Ia mengatakan, Ancol menjadi opsi paling rasional di tengah ketidakpastian cuaca belakangan ini.
Aksi Trio Badut di TMII: Hiburan Tanpa Biaya Tambahan

TMII juga tidak kalah ramai dari tempat wisata lainnya. Salah satu daya tarik utamanya adalah aksi trio badut yang memukau pengunjung. Amad, Ardi, dan Tomi, yang merupakan anggota komunitas sanggar Fadly Film, memberikan hiburan tanpa biaya tambahan.
Mereka melakukan berbagai atraksi seperti sepeda roda satu, piring terbang, dan sulap. Mereka mengatakan bahwa mereka selalu banjir job selama masa liburan seperti nataru. Meski bekerja, mereka merasa bahagia bisa menghibur pengunjung.
Braga Bandung: Keramaian dan Nuansa Sejarah

Deretan bangunan bergaya art deco di Jalan Braga, Bandung, kembali menjadi magnet wisatawan saat libur Natal. Kawasan ini dipadati oleh pengunjung yang datang silih berganti. Mereka mengambil foto, menikmati kopi dari kafe-kafe tua, dan menikmati suasana klasik yang khas.
Meskipun keramaian membuat arus kendaraan tersendat, sebagian wisatawan tetap memilih Braga sebagai tujuan wisata. Tedi Firdaus, salah satu pengunjung, berkunjung ke Braga karena lokasinya relatif dekat sehingga memudahkan dirinya mengajak seluruh anggota keluarga.
Namun, kemacetan dan penggunaan bahu jalan sebagai area parkir motor menjadi keluhan dari beberapa pengunjung. Yuli, misalnya, mengeluhkan hal ini karena mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan wisatawan yang datang bersama keluarga.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











