Laporan Harta Kekayaan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, melaporkan hartanya ke Lembaga Pengungkapan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal 13 Maret 2024 untuk periode tahun 2023. Dalam laporan tersebut, total harta kekayaan yang dimiliki oleh Gus Irawan Pasaribu mencapai sebesar Rp48.589.039.667.
Dalam laporan tersebut, terdapat berbagai aset yang tercantum, antara lain:
- 48 bidang tanah dan bangunan senilai Rp41.623.420.000
- Alat transportasi dan mesin:
- MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2004, HASIL SENDIRI Rp 6.000.000
- MOTOR, KAWASAKI SEPEDA MOTOR Tahun 2011, HIBAH DENGAN AKTA Rp 10.000.000
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp 350.000.000
- MOBIL, TOYOTA ALPHARD MINIBUS Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp 750.000.000
- MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp 850.000.000
- MOBIL, LEXUS LX 570 AT Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp 1.300.000.000
- HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 1.399.825.000
- SURAT BERHARGA Rp 139.847.500
- KAS DAN SETARA KAS Rp 2.159.947.167
- HARTA LAINNYA Rp —-
- Sub Total Rp 48.589.039.667
- III. HUTANG Rp —-
- IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp 48.589.039.667
Nama-nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang Dibongkar
Gus Irawan Pasaribu juga berani membongkar nama-nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang diduga terlibat dalam pembalakan liar di wilayahnya. Dalam pernyataannya, ia menyinggung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang saat ini dipimpin oleh Raja Juli Antoni.
Sebelum bencana banjir Sumatra terjadi, Gus Irawan menerima surat pada Juli 2025 dari Direktorat Pengelolaan Hutan Lestari Kemenhut. Isinya menghentikan sementara pengelolaan Hak Atas Tanah (PHAT) kerja sama korporasi dengan masyarakat setempat untuk mengambil kayu. Menurut Gus Irawan, Pemkab Tapsel tidak dilibatkan dalam memilih siapa-siapa saja PHAT yang layak mendapat izin untuk mengambil kayu.
Gus Irawan menyebut nama-nama perusahaan korporasi sepenuhnya ada di tangan Kemenhut. “Untuk PHAT Pemkab Tapsel tidak dilibatkan sama sekali. Karena saya sangat concern dengan penebangan kayu ini,” kata Gus Irawan kepada Tribun-medan.com, Jumat (5/12/2025) malam.
Nama-nama PHAT bisa dibilang rahasia bagi Pemkab Tapsel, sebab untuk mendapatkannya Gus Irawan harus berulang kali meminta ke Kemenhut. Saat itu, Gus Irawan memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LHK) Tapsel, Ongku Muda Atas, untuk menyurati Kemenhut agar mendapat nama-nama PHAT.
“Saya perintahkan untuk meminta daftar PHAT yang terdaftar di SIPUHH ke Kemenhut. Sudah 2 kali tak direspons dan akhirnya pada surat yang ketiga permintaan oleh Sekda baru diberikan,” ungkapnya. “Sejak kapan PHAT ini mereka terbitkan kami tidak tahu. Karena tidak dilibatkan sama sekali,” tambah Gus Irawan.
Daftar PHAT di Tapsel
Berikut adalah daftar PHAT di Tapsel:
Daftar PHAT yang Tidak Aktif
- Jalaluddin Pangaribuan, luas 20 hektare lokasi di Desa Gunung Binanga, Kecamatan Marancar.
- Jont Anson Silitonga, luas 25 hektare lokasi di Aek Godang, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse.
- Muhammad Nur Batubara, luas 15 hektare lokasi di Desa Padang Mandailing Garugur, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Muhammad Agus Irian, luas 21 hektare lokasi di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok.
- Irsan Ramadan Siregar, luas 11 hektare lokasi di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Hamka Hamid Nasution, luas 20 hektare lokasi di Desa Ulumais Situnggaling, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Feri Saputra Siregar, 20 hektare lokasi di Desa Marsada Kecamatan Sipirok.
- David H. Panggabean, 19,8 hektare lokasi di Desa Somba Debata Purba Kecamatan Saipar dolok Hole.
- Anggara Fatur Rahman Ritonga, luas 48,112 lokasi di Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok
Daftar PHAT Aktif namun Dibekukan
- Ramlan Hasri Siahaan, 45 hektare lokasi di Kelurahan Arse Nauli Kecamatan Arse.
- Asmadi Ritonga, 14 hektare lokasi Desa Padang Mandailing Kecamatan Saipar Dolok Hole.
Profil Singkat Gus Irawan Pasaribu
Pemilik nama lengkap Gus Irawan Pasaribu merupakan politisi dari Partai Gerindra. Karier Gus Irawan Pasaribu di bidang perbankan dimulai sejak 1990 di Bank Sumut (dulu BPDSU) sebagai pegawai biro personalia. Perjalanan kariernya di Bank Sumut cukup panjang, hingga akhirnya berhasil menjabat sebagai Direktur Utama pada tahun 2000 hingga 2012.
Setelah menyelesaikan karier di perbankan, Gus Irawan Pasaribu memilih terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Gerindra. Setelah itu, ia tercatat pernah menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara (2013–2024), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2014–2019 dan 2019–2024 serta Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI (2014–2016).
Gus Irawan Pasaribu kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Tapanuli Selatan tahun 2024. Ia pun terpilih untuk masa bakti 2025 hingga 2030.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”












