Pemilihan Wali Kota Los Angeles Mulai Jelas, Beutner Tampak Terbaik di Antara yang Lain

Kandidat Calon Wali Kota Los Angeles Muncul

Setelah sekian lama, akhirnya kita melihat persaingan yang menarik untuk posisi wali kota Los Angeles. Selain Wali Kota Karen Bass, terdapat beberapa nama yang telah diumumkan sebagai kandidat, seperti Austin Beutner, seorang pengusaha dan tokoh masyarakat; Asaad Alnajjar, seorang insinyur; serta Rae Huang, seorang aktivis progresif.

Dari segi matematika politik, kemungkinan kandidat Huang dapat memberikan tantangan bagi sesama kandidat progresif, yaitu Bass. Hal ini bisa jadi membuka jalan bagi Beutner, yang memiliki pendekatan lebih sederhana dan praktis.

Kemungkinan ini bisa menjadi hal yang baik. Wali Kota Bass memulai masa jabatannya dengan janji-janji besar. Dengan ketidakhadiran Eric Garcetti pada tahun-tahun terakhirnya, Bass tampaknya menjadi pilihan yang relatif lebih baik. Ia memulai dengan langkah-langkah seperti Executive Directive 1, yang bertujuan untuk mempercepat konstruksi perumahan di seluruh kota. Pemilihan Jim McDonnell sebagai kepala Departemen Polisi Los Angeles juga terlihat masuk akal.

Namun, selain itu, tidak banyak yang bisa dikatakan secara positif tentang kepemimpinan Bass. Bahkan pada ED 1, ia kalah dalam tekanan politik dan sejak itu mengurangi kebijakan tersebut, dengan menambahkan pembatasan lebih ketat terkait kapan proyek bisa mendapatkan bantuan regulasi. Dalam konstruksi perumahan, waktu berarti uang, dan semakin lama para pembangun harus menunggu, semakin mahal biayanya.

Di sisi lain, dampak dari Measure ULA, pajak atas properti bernilai tinggi yang didukung oleh Bass, mulai terasa. Ternyata, ketika Anda memberlakukan pajak berlebihan atas penjualan real estate, orang-orang tidak akan senang melakukan bisnis di wilayah Anda. Menurut studi UCLA Lewis Center on Regional Policy, “Measure ULA mengurangi produksi perumahan multifamily di Los Angeles sebanyak 1.910 unit per tahun — penurunan sebesar 18% dibanding rata-rata 2020–2022, terutama untuk proyek dengan 20 unit atau lebih.”

Bass menawarkan beberapa keberhasilan dalam menghadapi isu ketergantungan. Namun, sebuah studi dari Rand Corp. bulan lalu memberikan gambaran yang lebih dingin, menemukan penurunan jumlah orang yang tinggal di jalanan. Laporan tersebut memperkirakan hanya 68% populasi tanpa tempat tinggal yang tercatat di tiga lingkungan yang dievaluasi.

Sementara itu, tagihan utilitas telah meningkat tajam, dengan estimasi Beutner bahwa keluarga Los Angeles rata-rata mengalami kenaikan sebesar $1.223 per tahun untuk sampah, air limbah, dan tagihan utilitas. Tidak ada yang bahagia melihat biaya tersebut meningkat lebih cepat daripada inflasi.

Dan siapa yang bisa melupakan ketidakhadiran Bass saat awal kebakaran hutan? Atau upaya gagalnya dalam memimpin proses pemulihan?

Di sisi lain, Bass telah berperang melawan sektor pariwisata, memenuhi kepentingan serikat untuk menetapkan upah minimum $30 untuk pekerja hotel, dan memuji Dewan Kota untuk baru-baru ini membuat kebijakan kontrol sewa yang tidak produktif lebih buruk lagi.

Jika semua ini terdengar seperti agenda kebijakan yang gagal untuk Los Angeles, maka itulah adanya.

Kandidat Lain dan Potensi Perubahan

Yang bisa saya katakan pasti adalah agenda Rae Huang, seorang sosialis demokrat, kemungkinan besar akan mengambil kebijakan terburuk dari Bass dan menggandakannya. Huang telah bersumpah untuk mendorong “transit gratis”, yang terdengar seperti resep untuk membuat LA Metro lebih mahal bagi warga dan pengalaman yang kurang menarik bagi mereka yang bergantung pada transportasi umum.

Untuk Alnajjar dan Beutner, yang terakhir jelas memiliki jalan yang lebih mudah untuk benar-benar menang. Saya mengkritik Beutner sebanyak yang saya beri apresiasi selama masa jabatannya sebagai direktur Los Angeles Unified, tetapi pendekatan pragmatis dan kurang ideologisnya jauh lebih dekat dengan apa yang dibutuhkan Los Angeles dibanding apa yang saat ini diperoleh. Beutner bisa menjadi reformis praktis yang mirip dengan Wali Kota Matt Mahan di San Jose atau Daniel Lurie di San Francisco.

Siapa pun yang menjadi wali kota Los Angeles berikutnya perlu mampu mengutamakan kepentingan semua warga Los Angeles dibanding kepentingan khusus yang mendominasi City Hall. Mereka juga perlu fokus pada hasil kebijakan nyata, bukan hanya niat, dan memberikan hasil yang sesuai. Sampai saat ini, Beutner adalah satu-satunya kandidat yang tampaknya memiliki kesadaran untuk melakukan ini. Ini akan menjadi pertandingan yang menyenangkan untuk dilihat.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *