Budaya  

7 Daftar Kuliner Tradisional di Alun-Alun Malang yang Mengundang Kenangan

Menjelajahi Kuliner Legendaris di Sekitar Alun-Alun Kota Malang

Kawasan Alun-Alun Kota Malang tidak hanya menawarkan suasana khas yang memikat, tetapi juga berbagai tempat makan legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Berbagai warung dan restoran ini masih eksis hingga saat ini, menghadirkan cita rasa klasik yang sulit untuk ditinggalkan oleh para penggemarnya. Beberapa di antaranya bahkan sudah beroperasi sejak sebelum kemerdekaan, menjadikannya saksi sejarah perkembangan kota Malang.

Berikut adalah beberapa tempat makan legendaris yang bisa dikunjungi hanya dengan berjalan kaki dari Alun-Alun Kota Malang:

  • Toko Oen

    Toko Oen merupakan ikon kuliner Malang yang berdiri sejak tahun 1930. Tempat ini terkenal dengan es krim jadulnya yang memiliki beragam pilihan rasa mulai dari vanila, cokelat, hingga buah-buahan. Selain es krim, tersedia pula makanan berat seperti gado-gado, sate ayam, hingga cupcake dengan harga mulai dari Rp30.000.

    Alamat: Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 5, Kauman, Klojen — hanya sekitar 200 meter dari Alun-Alun Kota Malang.

  • Depot Hok Lay

    Berdiri sejak 1946, Depot Hok Lay dikenal dengan minuman legendarisnya, Vozco, yakni susu sapi murni bercampur cokelat dalam botol kaca Coca-Cola. Selain itu, lumpia Semarang versi Malang dan pangsit cumi menjadi menu yang banyak diburu. Harga makanan sekitar Rp20.000 dan minuman sekitar Rp13.000.

    Alamat: Jalan Haji Ahmad Dahlan No. 10, Sukoharjo, Klojen.

  • Rawon Nguling

    Rawon Nguling merupakan tempat menikmati rawon hitam khas Jawa Timur yang sudah ada sejak tahun 1942. Menu andalannya tentu nasi rawon dengan daging empuk seharga sekitar Rp30.000 per porsi. Ada juga rawon buntut, rawon tutup dengkul, serta pilihan makanan lain seperti nasi gule kambing dan nasi pecel.

    Alamat: Jalan Zainul Arifin No. 62, Kiduldalem, Klojen.

  • Warung Lama Haji Ridwan

    Berada di dalam Pasar Besar Malang, warung ini sudah berdiri sejak 1925. Menu populernya termasuk rawon, sate komoh, serta nasi campur dengan pilihan lauk seperti sate usus, tempe goreng kering, sampai gulai. Harga berkisar Rp15.000–Rp20.000 tergantung lauk.

    Alamat: Pasar Besar Malang, lorong kedua sebelah kanan dari pintu masuk utama.

  • Warung Nasi Brintik (Rawon Brintik)

    Warung rawon legendaris yang telah ada sejak 1942 ini terkenal dengan kuah rawon yang pekat dan lauk jeroan seperti paru, otak, dan usus. Harga nasi rawon sekitar Rp27.500, sedangkan jeroan Rp10.000 per potong.

    Alamat: Jalan KH Ahmad Dahlan No. 39, Sukoharjo, Klojen.

  • Ronde Titoni

    Ronde Titoni sudah eksis sejak 1948 dan menjadi tempat favorit menikmati jajanan hangat. Tersedia ronde basah dengan kuah jahe, ronde kering dengan bumbu kacang, serta angsle berisi petulo, mutiara, roti tawar, dan kuah santan manis. Harga mulai Rp10.000–Rp12.000.

    Alamat: Jalan Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Klojen.

  • Warung Sate Gebug 1920

    Warung sate legendaris ini sudah ada sejak tahun 1920. Keunikannya terletak pada proses “digeBUG”—daging sapi dipukul hingga lembut sebelum dibakar. Harga sate berkisar Rp25.000–Rp30.000 per tusuk. Tersedia pula sop rawon dan soto.

    Alamat: Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Klojen, tepat di sebelah Mede Kayutangan.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *