Daftar Panjang Nama Besar dalam Kasus Blake Lively dan Justin Baldoni
Sebuah dokumen pengadilan yang diajukan oleh tim kuasa hukum Blake Lively pada Juli 2025 dan dibuka ke publik pada 5 November menunjukkan bahwa ia telah mengajukan daftar panjang individu yang diduga memiliki informasi penting terkait dugaan pelanggaran perilaku oleh Justin Baldoni selama proses produksi film It Ends With Us. Dokumen ini memicu perhatian luas, karena sejumlah nama besar Hollywood masuk dalam daftar tersebut.
Beberapa nama yang disebutkan termasuk suaminya, Ryan Reynolds, yang telah menikah dengannya selama 13 tahun. Selain itu, daftar ini juga mencakup Gigi Hadid, Emily Blunt, Scooter Braun, Hugh Jackman, dan Michele Morrone. Tidak hanya itu, para sahabat Lively dari film The Sisterhood of the Traveling Pants, seperti Alexis Bledel, America Ferrera, dan Amber Tamblyn, juga masuk sebagai pihak yang mungkin memiliki informasi relevan.
Nama Taylor Swift juga muncul dalam dokumen tersebut setelah pihak Baldoni sebelumnya menyatakan bahwa penyanyi “Cruel Summer” itu pernah diundang ke rapat produksi film tersebut. Namun, dalam dokumen terbaru, tim Lively menjelaskan bahwa Swift mungkin mengetahui lebih detail tentang berbagai aspek film, termasuk perilaku para pihak, keluhan atau pembicaraan tentang lingkungan kerja di lokasi syuting, proses produksi, penyuntingan, promosi, serta kampanye pembalasan yang dituduhkan terhadap Lively dan kerugian yang dialaminya.
Selain Swift, beberapa sahabat dekatnya seperti Ashley Avignone, Alana Haim, Este Haim, dan Danielle Haim juga dicantumkan dalam daftar. Nama Emily Blunt, Scooter Braun, dan Michele Morrone kembali muncul dalam konteks yang sama, sementara Gigi Hadid, yang merupakan teman dekat Swift sekaligus Lively, disebut mungkin mengetahui keluhan atau diskusi mengenai perilaku di lokasi syuting.
Saksi dari Dunia It Ends With Us
Beberapa orang yang terlibat langsung dalam produksi film It Ends With Us juga masuk dalam daftar. Termasuk di dalamnya adalah Jenny Slate dan Isabela Ferrer, dua lawan main Lively, serta Colleen Hoover, penulis novel asli It Ends With Us.
Pihak media telah menghubungi para perwakilan publik figur tersebut untuk dimintai tanggapan, namun hingga saat berita ini ditulis, belum ada jawaban yang diberikan.
Konflik yang Kian Memanas
Kasus ini bermula dari gugatan Blake Lively terhadap Justin Baldoni atas tuduhan pelecehan seksual dan lingkungan kerja yang tidak kondusif di lokasi syuting film It Ends With Us (2024). Ia juga menuduh Baldoni melancarkan kampanye pembalasan dan pencemaran nama baik setelah dirinya melapor.
Baldoni telah membantah semua tuduhan tersebut, namun gugatan baliknya terhadap Lively ditolak pada Juni 2025. Pengadilan menilai ia gagal membuktikan adanya pencemaran nama baik dari pihak Lively.
Peran Taylor Swift sempat kembali mencuat ketika tim hukum Baldoni mencoba memanggilnya sebagai saksi. Namun juru bicara Swift menegaskan bahwa langkah itu hanyalah upaya untuk “menarik perhatian publik dengan menggunakan nama Taylor Swift demi clickbait tabloid.” Mereka menyatakan bahwa Taylor Swift tidak pernah menginjakkan kaki di lokasi film ini. Satu-satunya keterkaitan Taylor dengan film tersebut hanyalah izin penggunaan lagu “My Tears Ricochet.”
Pada September 2025, hakim memutuskan bahwa Swift tidak perlu hadir dalam proses deposisi.
Perkembangan Terbaru
Kasus antara Blake Lively dan Justin Baldoni masih berlanjut, dengan daftar saksi yang kini semakin panjang dan penuh nama-nama besar Hollywood. Jika benar mereka dipanggil untuk bersaksi, maka drama di balik layar It Ends With Us bisa jadi jauh lebih ramai daripada kisah filmnya sendiri.












