Pernah Dihina, Pinkan Mambo Pilih Ngamen di TikTok, Dapat Rp30 Juta dalam 4 Jam

Perubahan Arah Hidup Pinkan Mambo yang Menarik Perhatian

Beberapa waktu terakhir, perubahan arah hidup Pinkan Mambo menarik perhatian publik. Dulu dikenal sebagai penyanyi panggung dengan bayaran puluhan juta rupiah, kini ia justru terlihat mengamen di pinggir jalan sambil melakukan siaran langsung di TikTok. Keputusan ini sempat menuai cibiran, karena dianggap menjatuhkan harga pasaran sebagai artis. Namun di balik pilihan tersebut, ada alasan yang lebih dalam.

Suaminya, Arya Khan, mengungkap bahwa sebenarnya Pinkan masih memiliki banyak tawaran manggung. Dengan tarif sekitar Rp20–30 juta, ia masih mudah mendapatkan pekerjaan menyanyi di kafe atau acara. Namun, masalahnya bukan pada kesempatan, melainkan pada pengalaman masa lalu.

Pinkan disebut pernah merasa direndahkan saat menerima pekerjaan bernyanyi. Ucapan-ucapan yang tidak menyenangkan dari pihak tertentu meninggalkan luka tersendiri, hingga membuatnya lebih selektif. Bahkan cenderung menghindari panggung yang menurutnya tidak menghargai dirinya.

“Sebenarnya dia gampang cari uang, kalau mau dengan budget Rp30 juta, Rp20 juta, dia gampang nyanyi di kafe, tapi dia pernah ngomong sama aku kalau dia itu nggak mau direndahkan,” kata Arya Khan dikutip dari YouTube STARPRO Indonesia, Sabtu (18/4/2026), dikutip dari Tribun Depok.

Pengalaman pahit itu semakin terasa setelah ia pulang dari Amerika Serikat dalam kondisi finansial yang menurun. Saat mencoba bangkit dengan berjualan, termasuk sempat berdagang pisang goreng, ia justru kembali menerima hinaan dari lingkungan sekitar. Dari situlah muncul trauma yang cukup membekas.

Karena alasan itu, Pinkan memilih jalur yang memberinya kendali penuh yakni mengamen sekaligus menjadi konten kreator. Lewat siaran langsung di TikTok, ia bisa bernyanyi tanpa tekanan atau perlakuan yang merendahkan.

“Dia punya prinsip yang kuat, dari pada itu dia pilih TikTokan, usaha sendiri, buat apa ada brand besar manggil gue dengan bayaran segitu dengan kata-kata yang nggak enak, ngerendahin,” beber Arya mengulangi ucapan Pinkan.

Selain itu, penghasilan tetap bisa didapat dari gift atau donasi penonton selama live, yang dalam beberapa kasus bahkan bisa menyamai atau melampaui bayaran manggung konvensional, tergantung jumlah penonton dan interaksi. Bagi Pinkan, pilihan ini bukan sekadar soal uang, tetapi juga soal harga diri dan kenyamanan. Ia lebih memilih mencari rezeki dengan caranya sendiri, daripada kembali ke situasi yang membuatnya merasa tidak dihargai.

“Aku ambil kesimpulan, (dia nggak mau nyanyi lagi) karena banyak dihina dulunya, direndahkan. Waktu dulu dia ke Amrik pulang-pulang ambruk, dagang pisang goreng. Nah, dari situ kan orang pada menghina dia gimana-gimana. Aku tahu aku makanya aku bilang dia punya trauma yang sangat besar dalam hidupnya,” pungkasnya.

Penghasilan Live TikTok yang Menggiurkan

Penampilan Pinkan Mambo di jalanan bukan sekadar mencari perhatian, tetapi menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Lewat siaran langsung di TikTok, ia mampu meraup pendapatan dalam jumlah besar bahkan dalam waktu singkat. Ia pernah mengungkapkan dalam satu sesi live selama empat jam, penghasilannya bisa mencapai Rp27 juta hingga Rp30 juta.

“Saya pernah live 4 jam, cuannya bisa sampai 27 juta, 30 juta,” ujarnya kepada Tribun Tangerang, Jumat (3/4/2026), dikutip dari Tribun Depok.

Pinkan mengakui pendapatannya sangat fluktuatif. Tidak setiap siaran langsung berbuah besar. Ada kalanya ia harus menjalani live hingga tiga jam, tetapi hanya memperoleh sekitar Rp1 juta. Situasi seperti ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mental jika tidak terbiasa menghadapi ketidakpastian.

Untuk tetap bertahan dan menarik penonton, Pinkan tidak hanya mengandalkan suara. Ia dituntut kreatif dan serba bisa. Dalam satu waktu, ia harus menjalankan banyak peran sekaligus menjadi host yang menghibur, penyanyi, penari, bahkan mengatur teknis siaran seperti seorang operator dan manajer bagi dirinya sendiri.

Baginya, kunci utama menjalani semua ini adalah ketangguhan mental. Prinsip tersebut sudah ia bentuk sejak menghadapi masa sulit ketika hidup di Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Pengalaman itu membuatnya lebih siap menghadapi kerasnya dunia hiburan digital yang penuh ketidakpastian.

“Kalau orang mau kaya kayak aku, mereka harus siap mental. Kadang pendapatannya kecil, tapi tetap harus tampil maksimal,” ujar wanita kelahiran 1980 itu.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *