Ningsih Tinampi: Dari Pengobatan Spiritual hingga Kontroversi Hak Asuh Anak
Ningsih Tinampi, seorang praktisi pengobatan alternatif asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian publik. Pantauan terbaru menunjukkan bahwa ia aktif membagikan aktivitasnya melalui kanal YouTube-nya yang memiliki 3,69 juta subscriber. Video-video yang diunggah oleh Ningsih sering kali mencuri perhatian netizen karena isinya yang unik dan kontroversial.
Salah satu video terbarunya berjudul “PENARIKAN ARWAH EMBAH PENUH TANGIS” menampilkan proses pengobatannya kepada pasien. Video ini menunjukkan Ningsih sedang melakukan ritual spiritual sambil membacakan Surat Al-Fatihah. Namun, konten tersebut tidak hanya mengundang pujian, tetapi juga kritik dari berbagai kalangan.
Pengakuan tentang Malaikat dan Nabi
Ningsih Tinampi pernah membuat heboh dunia maya pada tahun 2020 ketika ia mengaku bisa memanggil malaikat dan nabi saat mengobati pasien. Dalam sebuah vlog, ia menyatakan bahwa para malaikat dan nabi hadir di belakangnya saat ia memberikan pengobatan spiritual. Pengakuan ini disampaikan dengan tegas dan yakin, bahkan ia bersumpah demi Allah bahwa apa yang ia katakan benar.
Dalam video itu, terlihat seorang gadis yang disebut sebagai anak indigo menangis setelah melihat kehadiran malaikat dan nabi. Ningsih kemudian menjelaskan bahwa ia memanggil para malaikat dan nabi untuk membantu penyembuhan pasiennya. Meski banyak yang meragukan pengakuan ini, Ningsih tetap mempertahankannya.
Kontroversi dan Penutupan Praktik
Tidak hanya kontroversi soal pengobatan spiritual, Ningsih juga pernah dilaporkan ke polisi oleh Clara Angeline. Pada tahun 2022, Clara melaporkan Ningsih atas dugaan pemalsuan akta anak. Menurut laporan, Clara ingin mengambil kembali hak asuh anaknya yang ia berikan kepada Ningsih selama tiga tahun. Namun, ia diminta membayar Rp 2,5 miliar jika ingin mengambil anaknya kembali.
Peristiwa ini memicu perdebatan besar di media sosial. Ningsih menegaskan bahwa penyerahan anak tersebut dilakukan secara sukarela dan disaksikan oleh aparat setempat. Ia juga menyatakan bahwa keluarga Clara tidak mengakui anak hasil hubungan gelap tersebut.
Perselisihan Berakhir Damai
Setelah beberapa bulan perselisihan, kasus antara Ningsih Tinampi dan Clara akhirnya berakhir damai melalui metode Restorative Justice (RJ) yang dimediasi oleh Polres Pasuruan. Dalam kesepakatan, Ningsih menyerahkan anak yang diasuhnya secara sukarela kepada Clara. Namun, anak tersebut akan terlebih dahulu diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan assessment sebelum dikembalikan ke orangtuanya.
Clara juga menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas perawatan yang diberikan Ningsih selama tiga tahun. Sementara itu, Ningsih mengakui bahwa ia sudah siap memberikan anak tersebut kembali sejak awal, meskipun merasa cara pengambilan hak asuh tersebut tidak baik.
Kehidupan Ningsih Tinampi Saat Ini
Meski sempat terlibat dalam berbagai kontroversi, Ningsih Tinampi tetap aktif dalam bidang pengobatan alternatif. Ia terus membagikan aktivitasnya melalui media sosial, termasuk video-video tentang ritual spiritual dan pengobatan. Meski ada kritik, ia tetap mempertahankan pendiriannya bahwa ia benar-benar bisa memanggil malaikat dan nabi.
Kehidupan Ningsih Tinampi menjadi cerminan betapa kompleksnya interaksi antara spiritualitas, hukum, dan masyarakat modern. Bagaimana pun, ia tetap menjadi salah satu tokoh yang menarik perhatian publik, baik karena pengobatannya yang unik atau kontroversi yang terjadi di sekitarnya.












