Gubernur NTB Tindak Tegas, 5 Pejabat Di Demosi Karena Kinerja Buruk

Penurunan Jabatan Pejabat Pemprov NTB: Evaluasi Kinerja dan Perubahan Struktur

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah tegas dengan melakukan demosi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Langkah ini dilakukan karena para pejabat tersebut dinilai memiliki kinerja yang tidak memuaskan selama 10 bulan masa kepemimpinan Iqbal-Dinda.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Dr H Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa demosi ini merupakan bentuk evaluasi atas rendahnya komitmen kerja dari para pejabat tersebut. Ia menyoroti adanya sejumlah program strategis yang seharusnya dieksekusi pada Juni-Juli, namun hingga September belum terealisasi. Hal ini dinilai merugikan masyarakat karena kinerja mereka berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

“Yang paling penting dalam jabatan adalah komitmen kerja di bidang tugas masing-masing,” ujar Khalik, yang juga menjadi juru bicara baru Gubernur Iqbal.

Meskipun mereka diturunkan dari jabatannya, Gubernur NTB masih memberikan kesempatan selama tiga bulan bagi para pejabat tersebut untuk menunjukkan performa terbaiknya di posisi baru. Khalik menegaskan bahwa dasar keputusan ini bukan subjektivitas, melainkan merujuk pada hasil penilaian job fit oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah satu tahun bekerja dengan baik, mereka diperbolehkan mengikuti panitia seleksi (Pansel) eselon II kembali. Yang terpenting, loyalitas harus ditunjukkan kepada masyarakat, bukan hanya kepada Gubernur.

Daftar Pejabat yang Dimutasi

Beberapa pejabat yang didemosi antara lain:

  • Staff Ahli Gubernur Subhan Hasan
  • Kepala Dinas Perindustrian Nuriyanti
  • Kepala Biro Ekonomi Setda NTB Najamuddin Amy
  • Kepala Biro Administrasi Pimpinan Khairul Akbar
  • Kepala Biro Organisasi M Taufik Hidayat

Mereka diturunkan menjadi kepala bidang pada sejumlah OPD, seperti:

  • Najamuddin Amy menjadi Kabid Kelembagaan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
  • Khairul Akbar menjadi Kepala Bidang Budidaya Kesehatan Hewan pada Disnakeswan NTB
  • M Taufik Hidayat menjadi Kabid Kepala Bidang Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag)
  • Nuriyanti menjadi Kabid Deposit pada Dinas Perpustakaan dan Arsip
  • Subhan menjadi Kabid pada Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak

Dari lima pejabat yang di demosi ini, salah satunya merupakan calon Sekretaris Daerah (Sekda) NTB yang kini tengah menunggu nasib dari hasil penilaian yang sudah dilakukan.

Kekosongan Posisi Kepala OPD

Akibat perombakan ini, sejumlah posisi kepala dinas strategis kini mengalami kekosongan. Pemerintah Provinsi NTB berencana menggelar seleksi terbuka (pansel) dalam waktu dekat untuk mengisi kekosongan tersebut. Tujuh posisi pimpinan tinggi pratama yang saat ini kosong meliputi:

  • Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim)
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  • Dinas Kebudayaan
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)
  • Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora)
  • Biro Umum dan Administrasi Pimpinan
  • Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)

Proses pengisian jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam percepatan program pembangunan yang sempat tertunda.

Daftar Pejabat Baru yang Dimutasi

Berikut daftar pejabat baru yang dimutasi Gubernur NTB:

  1. Kepala Biro Adpim Setda NTB, Hairul Akbar menjadi Kepala Bidang Budidaya Kesehatan Hewan pada Disnakeswan NTB
  2. Kepala Biro Organisasi Setda NTB, Muhammad Taufieq Hidayat menjadi Kepala Bidang Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag)
  3. Kepala Dinas Perindustrian, Nuryanti menjadi Kabid Deposit pada Dinas Perpustakaan dan Arsip.
  4. Kepala BPSDM, Baiq Nelly Yuniarti menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
  5. Kepala Dispora, Wirawan Ahmad menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMK.
  6. Kepala Dinas Koperasi dan UMK Ahmad Masyhuri menjadi Dinas Sosial dan Keluarga Berencana (Dinsos KB)
  7. Kepala BPBD NTB, Ahmadi menjadi Kepala Biro Organisasi.
  8. Kasat Pol PP, Fathul Gani menjadi Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda NTB.
  9. Kepala Dikbud NTB, Aidy Furqan menjadi Kepala Dinas Tenaga dan Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
  10. Kepala Dinas Perdagangan, Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan.
  11. Kepala Biro Umum Setda NTB, Muhammad Riadi menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan).
  12. Staf Ahli Gubernur, Subhan menjadi Kabid pada Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak.
  13. Kepala Diskominfotik NTB, Yusron Hadi menjadi Staff Ahli Gubernur Bidang Perekonomian.
  14. Kepala PUPR NTB, Sadimin menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
  15. Dirut RUSD NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
  16. Kepala DP3AKB, Surya Bahari menjadi Kepala Kesbangpol.
  17. Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan.
  18. Asisten I Setda NTB, Fathurrahan menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).
  19. Kepala Dinas Sosial, Nunung Triningsih menjadi Kasat Pol PP.
  20. Staff Ahli Gubernur Ahsanul Khaliq menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik).
  21. Kepala Biro Ekonomi Setda NTB Najamuddin Amy menjadi Kepala Bidang Kelembagaan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD).


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *