PDIP Soroti Bahaya Kekuasaan Tanpa Kritik

Kritik sebagai Bentuk Demokrasi yang Sehat

Dalam sebuah negara yang demokratis, kritik merupakan bagian penting dari proses demokrasi. Namun, belakangan ini, terdapat beberapa kasus di mana individu atau kelompok yang bersikap kritis menghadapi ancaman dan teror. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menyoroti hal ini dengan menyatakan bahwa sikap antikritik dapat menjadi ancaman serius bagi kehidupan demokrasi.

Menurut Deddy, ruang publik seharusnya menjadi arena pertukaran ide, gagasan, dan posisi secara terbuka dan beradab. Namun, tindakan intimidasi yang terjadi belakangan ini mencerminkan ketidakdewasaan sebagian aktor atau pendukung kekuasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat.

“Berbagai teror dan tekanan terhadap individu maupun kelompok kritis belakangan ini adalah refleksi dari para aktor (pendukung) kekuasaan yang otaknya masih dalam proses tumbuh kembang,” ujarnya kepada wartawan.

Deddy membandingkan respons represif terhadap kritik tersebut seperti perilaku anak kecil yang meluapkan kemarahan secara tidak terkendali ketika keinginannya tidak terpenuhi. Ia menjelaskan bahwa hal ini mirip dengan fase balita yang marah ketika dimarahi atau tidak dikasih mainan lalu tantrum, mengancam, teriak, dan memukul ke sana kemari, termasuk orang tuanya sendiri.

Teror terhadap Tokoh Kritis

Di tengah penanganan bencana banjir bandang Sumatera, sejumlah aktivis, aktor, dan influencer (pemengaruh media sosial) mendapat teror karena mengkritik penanganan pasca-bencana. Tercatat, hanya dalam rentang waktu tiga hari antara Senin hingga Rabu, 29-31 Desember 2025, sudah ada empat tokoh yang mengalami aksi teror dan ancaman.

Mereka adalah aktor Yama Carlos, kreator konten Sherly Annavita, kreator konten DJ Donny, dan aktivis lingkungan Iqbal Damanik. Berikut beberapa contoh teror yang dialami oleh para tokoh tersebut:

  • Iqbal Damanik

    Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik dikirimi bangkai ayam tanpa pembungkus pada Selasa (30/12/2025). Di kaki ayam tersebut terikat plastik berisi kertas. Kertas itu bertuliskan pesan “JAGALAH UCAPANMU APABILA ANDA INGIN MENJAGA KELUARGAMU, MULUTMU HARIMAUMU”.

  • DJ Donny

    Kreator konten Ramond Dony Adam alias DJ Donny mengaku dua kali mendapatkan teror. Pertama, ia mengaku mendapat kiriman paket potongan bangkai ayam beserta tulisan bernada intimidasi. Kedua, dua orang tak dikenal melempar bom molotov ke arah rumahnya pada Rabu (31/12/2025) dini hari.

  • Sherly Annavita

    Kreator konten Sherly Annavita juga mengunggah pengalaman teror yang dialaminya di akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kendaraannya dicorat-coret oleh orang tak dikenal sekira 2 hari lalu. Selain itu, ia juga mengaku mendapat kiriman telur busuk dengan pesan agar tidak memanfaatkan bencana di Aceh.

  • Yama Carlos

    Aktor Yama Carlos melalui akun Instagram pribadinya menyebut mengalami teror beberapa hari lalu. Ia diminta oleh nomor tak dikenal untuk menghapus kontennya selama seminggu terakhir. Dalam unggahannya, Yama menyebut istrinya juga mendapatkan teror berupa pesanan fiktif dengan metode Cash On Delivery (COD).

Kritik dan Perbedaan Pendapat

Aktivis sekaligus konten kreator Virdian Aurellio melalui akun Instagram resminya menyebut dirinya juga mengalami rangkaian teror. Ia mengatakan kaca mobilnya dirusak oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengendarai tiga motor satu mobil pada Senin (22/12/2025) dini hari. Selain itu, ia mengaku kediamannya di Jakarta didatangi oleh dua orang tidak dikenal yang menanyakan keberadaannya ke petugas keamanan di kediamannya.

Deddy menegaskan bahwa dalam negara yang beradab, berkemanusiaan, dan demokratis, penggunaan kekerasan maupun kekuasaan secara berlebihan tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, perilaku semacam itu justru menunjukkan watak kekuasaan yang sulit menerima kritik dan perbedaan.

Dia menilai ruang publik seharusnya menjadi arena pertukaran ide, gagasan, dan posisi secara terbuka dan beradab. Dialektika yang sehat, lanjutnya, merupakan prasyarat penting bagi kemajuan bangsa.

[RINGKASAN BERITA]

[RINGKASAN BERITA]

[RINGKASAN BERITA]






Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *