Gubernur Khofifah Bawa Bantuan Rp 3,8 Miliar ke Aceh untuk Korban Bencana

Bantuan dari Jawa Timur untuk Korban Bencana di Aceh

Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jawa Timur telah menyerahkan bantuan berupa uang senilai Rp 3 miliar dan barang senilai Rp 895 juta kepada korban bencana yang terjadi di Aceh. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, M Nasir, di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud persaudaraan antara masyarakat Jawa Timur dan Aceh. Ia menekankan bahwa bantuan ini tidak hanya mewakili Pemprov Jatim, tetapi juga seluruh masyarakat Jawa Timur yang ingin memberikan kepedulian terhadap saudara-saudara mereka di Aceh yang sedang mengalami musibah hidrometeorologi.

Jenis Bantuan yang Diserahkan

Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok masyarakat Aceh, termasuk:

  • Permakanan siap saji
  • Alat masak
  • Perlengkapan bayi
  • Kebutuhan keluarga
  • Mukena dan sarung sebagai peralatan ibadah
  • Alat dan perlengkapan kebersihan

Menurut Gubernur Khofifah, saat ini permakanan menjadi hal utama yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Aceh. Ia menjelaskan bahwa makanan siap saji dapat langsung dikonsumsi tanpa memerlukan dapur, sehingga sangat cocok dalam situasi darurat seperti ini.

Selain itu, bantuan alat kebersihan juga sangat penting karena setelah banjir dan longsor, kebutuhan akan alat pembersih menjadi prioritas. Gubernur Khofifah menyatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membersihkan sisa-sisa banjir dan longsoran tanah.

Persiapan untuk Bulan Ramadan

Gubernur Khofifah juga menyebutkan bahwa bantuan perlengkapan ibadah seperti mukena dan sarung disertakan dalam bantuan ini. Hal ini dilakukan karena sebentar lagi akan tiba Bulan Ramadan, dan masyarakat Aceh membutuhkan alat-alat ibadah untuk menjalankan sholat.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Jawa Timur siap mengirimkan bantuan tahap berikutnya, khususnya untuk kebutuhan medis. Tidak hanya obat-obatan, Pemprov Jatim juga bersedia mengirimkan tenaga medis dan paramedik sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Data Bencana di Aceh

Berdasarkan dashboard pintu Aceh per Jumat (5/12/2025) pukul 20.00 WIB, bencana hidrometeorologi telah berdampak pada 18 kabupaten/kota dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Dampak bencana meliputi 234 kecamatan, dengan 1.404.130 jiwa terdampak, 115 orang dinyatakan hilang, 354 meninggal dunia, dan 756.165 orang mengungsi.

Sebelum keberangkatan ke Aceh, Gubernur Khofifah telah menggelar salat gaib untuk seluruh korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan berdoa agar amal ibadah mereka diterima oleh Allah.

Respons dari Pemerintah Aceh

Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, M Nasir, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, kepedulian ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh yang tengah mengalami musibah bencana hidrometeorologi.

Ia menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Jawa Timur adalah sebuah berkah bagi masyarakat Aceh. Selain itu, banyak masjid di Jawa Timur, termasuk di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, yang turut serta dalam salat gaib bagi korban jiwa musibah hidrometeorologi di Sumatra.


Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *