Pengalaman Seru Melepas Tukik di Pantai Tanjung Api
Pantai Tanjung Api, yang terletak di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung. Salah satu aktivitas utama yang bisa dilakukan adalah melepas tukik penyu ke lautan. Proses ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi konservasi penyu yang sangat penting.
Setiap pengunjung dikenakan donasi sebesar 20 ribu Rupiah per ekor tukik untuk dapat melepaskannya ke laut. Proses pelepasan ini dipandu oleh Pokmaswas, kelompok masyarakat pengawasan yang bertugas di lokasi tersebut. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya perlindungan penyu dan cara-cara menjaga kelestarian lingkungan laut.
Pengalaman Langsung Melepas Tukik
Salah satu pengunjung yang berkesempatan melepas tukik adalah Angelina Karlin, seorang mahasiswa semester empat program studi manajemen bisnis pariwisata di Poltesa. Ia mengaku merasa sangat senang dengan pengalaman tersebut.
“Nama saya Angelina Karlin. Status saya masih mahasiswa, hari ini bersama teman-teman berkesempatan melepas tukik secara langsung di pantai Tanjung Api, pengalaman ini mengesankan,” kata Angelina.
Ia mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari Tour Education yang dilakukan bersama rekan-rekannya. Tujuan utamanya adalah untuk memperluas pengetahuan tentang konservasi dan perlindungan penyu.
Pentingnya Edukasi Konservasi
Dalam perjalanan tersebut, Angelina juga mendapatkan informasi mengenai siklus hidup penyu. Mulai dari jam berapa penyu bertelur, jumlah telur yang dihasilkan, hingga proses kelahiran tukik.
“Kita tahu jam berapa dia bertelurnya, dari satu penyunya itu berapa telur yang dihasilkan, terus berapa tukik yang dilahirkan, dan juga jam berapanya untuk melepas penyunya,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan spesies penyu. Menurutnya, nelayan harus dilarang menggunakan alat-alat ilegal seperti pukat, bom, atau racun di laut.
“Yang pertama, untuk di laut jangan pasang yang ilegal kayak pukat, bom, atau racun di laut, karena itu merusak penyu. Kalau penyu pukat, otomatis terumbu karang itu akan hancur juga. Jadinya banyak abrasi dan juga air laut semakin tinggi,” tegasnya.
Keberagaman Spesies Penyu di Paloh
Paloh diketahui memiliki empat spesies penyu yang ada di dunia. Beberapa spesies yang paling banyak ditemukan adalah penyu hijau dan penyu belimbing.
“Jadinya di pantai Tanjung Api jadi lebih banyak lagi spesies penyu-penyunya. Kita ketahui ada empat spesies penyu di Paloh, beberapa yang paling banyak itu penyu hijau dan belimbing di sini,” ujarnya.
Angelina juga mengungkapkan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya ke pantai Tanjung Api. Namun sebelumnya, ia pernah melepas tukik di pantai Sungai Belacan, Desa Sebubus.
“Kalau di Tanjung Api saya baru pertama kali, tapi kalau waktu itu di Sungai Belacan saya juga pernah sekali. Jadi udah kedua kalinya di sini,” ungkapnya.
Kesimpulan
Melalui kegiatan melepas tukik, pengunjung tidak hanya merasakan keseruan, tetapi juga turut serta dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Dengan adanya edukasi dan partisipasi aktif masyarakat, harapan besar dapat tercapai untuk melindungi penyu dan lingkungan laut.











