Kualitas Udara Tangerang Selatan Tidak Sehat
Pada Senin (30/3) pagi, kualitas udara di Tangerang Selatan tercatat tidak sehat. Berdasarkan data dari situs IQAir pukul 07.07 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di wilayah tersebut mencapai 158. Angka ini menunjukkan bahwa kondisi udara tidak sehat dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru-paru, rentan mengalami efek kesehatan. IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam situasi ini. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten: Poin AQI 158 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta: Poin AQI 144 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Bandung, Jawa Barat: Poin AQI 135 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Pontianak, Kalimantan Barat: Poin AQI 129 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Tangerang, Banten: Poin AQI 92 atau dalam kategori sedang
Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 7. Disusul oleh Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah dengan poin AQI 34. Kualitas udara keduanya tergolong baik.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai sebagai waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. “Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup,” demikian pernyataan IQAir.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 6, yaitu Oslo, Norwegia. Kemudian ada Milan di Italia dan Vancouver di Kanada dengan poin AQI 11.
Sebaliknya, sejumlah kota besar lainnya memiliki kualitas udara terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:
- Chiang Mai, Thailand: Poin AQI 198 atau dalam kategori tidak sehat
- Yangon, Myanmar: Poin AQI 171 atau dalam kategori tidak sehat
- Delhi, India: Poin AQI 171 atau dalam kategori tidak sehat
- Kolkata, India: Poin AQI 167 atau dalam kategori tidak sehat
- Hanoi, Vietnam: Poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah dan menghitung setiap risiko kesehatan tiap polutan pada waktu tertentu.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
- Kategori baik: Rentang skor AQI 0-50
- Kategori sedang: Rentang skor 51-100
- Kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif: Rentang skor 101-150
- Kategori tidak sehat: Rentang skor 151-200
- Kategori sangat tidak sehat: Rentang skor 200-299
- Kategori berbahaya: Rentang skor 300-500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












