Profil Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho: Dari Lulusan SEPA Polri Hingga Menjabat Sekjen KKP
Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho adalah sosok yang memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang sangat mengesankan. Ia lahir di Jakarta pada 17 Maret 1968, dan telah menempuh berbagai tahapan pendidikan serta jabatan penting dalam dunia kepolisian dan pemerintahan.
Latar Belakang Pendidikan
Rudy Heriyanto Adi Nugroho lulus dari Sekolah Perwira (SEPA) Polri pada tahun 1993. SEPA Polri adalah istilah lama untuk Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), sebuah program pendidikan pembentukan perwira pertama Polri bagi lulusan sarjana (D4/S1/S2). Pendidikan SIPSS berlangsung selama enam bulan dan menghasilkan lulusan dengan pangkat Perwira Pertama Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Selain itu, ia juga merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila). Di samping itu, Rudy Heriyanto Adi Nugroho juga memperoleh gelar profesor dari Unila. Gelar ini diberikan secara resmi melalui kegiatan Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Profesor Fakultas Hukum Unila pada 19 Februari 2022. Dalam orasinya, ia membahas tentang mediasi kepolisian sebagai upaya penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri.
Karier dalam Dunia Kepolisian
Karier Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam dunia kepolisian sangat panjang dan penuh prestasi. Beberapa jabatan yang pernah ia emban antara lain:
- Kasubbid Peraturan Bidang Kumdang Div Binkum Polri (2008)
- Kapolres Cimahi (2010)
- Kasubbagsun UU Bagsunkum Rosunluhkum Divkum Polri (2011)
- Kaden C Ropaminal Divpropam Polri (2012)
- Kabaginpam Ropaminal Divpropam Polri (2013)
- Kapolres Metro Jakarta Barat (2015)
- Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2016)
- Dirtipidter Bareskrim Polri (2017)
- Dirtipideksus Bareskrim Polri (2018)
- Widyaiswara Utama Sespim Polri (2019)
- Kadivkum Polri (2019)
- Kapolda Banten (2020)
- Guru Besar Universitas Lampung (2022)
Jabatan Terbaru
Pada tahun 2023, Rudy Heriyanto Adi Nugroho dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Pelantikan ini dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berdasarkan Keputusan Presiden No.170/TPA Tahun 2023. Pelantikan berlangsung di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta Pusat pada Senin (11/12/2023).
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolda Banten sejak tahun 2020. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kadivkum Polri, Dirreskrimum Bareskrim Polri, serta Kapolres Metro Jakarta Barat.
Gagasan dan Visi
Dalam orasinya sebagai guru besar, Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyampaikan tiga gagasan utama terkait penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri. Pertama, perlu adanya penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri dalam pelaksanaan tugas penyelidikan dan penyidikan. Kedua, memastikan proses penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan di masyarakat. Terakhir, gagasan tentang penerapan Online Dispute Resolution sebagai salah satu upaya menuju polisi 4.0.
Penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri yang berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan masyarakat, dilakukan dengan tetap memperhatikan asas legalitas yang ada, namun lebih mengutamakan prinsip keadilan. Hal ini juga didukung Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.
Kesimpulan
Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho adalah sosok yang memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang sangat baik. Dari lulusan SEPA Polri hingga menjabat Sekjen KKP, ia telah membuktikan kemampuannya dalam berbagai bidang. Gagasan-gagasan yang ia sampaikan juga menunjukkan visi dan pemikiran yang sangat maju, terutama dalam hal penyelesaian perkara di luar pengadilan dan penerapan teknologi informasi dalam dunia kepolisian.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."












