Budaya  

Fakta Menarik Salat Tarawih yang Bisa Dilakukan di Rumah Hanya di Bulan Ramadan

Fakta Menarik tentang Salat Tarawih di Bulan Ramadan 2026

Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling dinantikan oleh umat Muslim selama bulan suci Ramadan. Di Indonesia, saat ini umat Islam sedang menjalani puasa Ramadan ke-9, yaitu pada tanggal 9 Ramadan 1447 Hijriah atau dalam kalender Masehi adalah 27 Februari 2026. Momentum ini sangat penting karena hanya terjadi sekali setahun. Meski berlangsung selama sebulan penuh, kerinduan akan bulan suci ini tetap terasa.

Salat Tarawih tidak hanya menjadi bagian dari amalan rutin, tetapi juga memiliki keutamaan besar dalam meningkatkan kualitas spiritual dan pengampunan dosa. Ibadah ini dilakukan seluruh umat Muslim di dunia sebagai bagian dari qiyamul lail yang dianjurkan sepanjang Ramadan. Berikut beberapa fakta menarik tentang salat Tarawih:

Meneladani Ibadah Nabi Muhammad SAW

Al-Qur’an menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik bagi umat manusia. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 21: “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” Selain itu, dalam QS. Al-Muzzammil ayat 1–2 disebutkan, “Wahai orang yang berselimut, bangunlah (untuk shalat) pada malam hari, kecuali sedikit.” Ayat ini menunjukkan betapa tekunnya Nabi Muhammad SAW dalam qiyamul lail. Dengan demikian, ketika seorang Muslim melakukan salat Tarawih, ia sedang berusaha meneladani pola ibadah Nabi.

Janji Pengampunan Dosa

Keutamaan salat malam di bulan Ramadan ditegaskan dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim: “Barang siapa yang menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Hadis ini menjadi dasar mengapa salat Tarawih sangat dianjurkan. Pahala yang diperoleh dari salat malam di bulan suci ini dilipatgandakan dan menjadi sarana penghapusan dosa.

Tarawih Bisa Dilaksanakan di Rumah

Salat Tarawih juga boleh dilakukan di rumah, baik sendiri maupun berjamaah bersama keluarga. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, “Sholat yang paling utama adalah sholat seseorang di rumahnya, kecuali sholat wajib.” Jumlah rakaat di rumah pun fleksibel, bisa delapan, 20, atau sesuai kemampuan, selama tetap menjaga kekhusyukan dan tartil dalam membaca Al-Qur’an.

Bolehkah Salat Tarawih di Masjid Lalu Witir di Rumah?

Di Indonesia, sebagian umat Islam melaksanakan Tarawih 20 rakaat ditambah Witir tiga rakaat. Namun ada pula yang memilih delapan rakaat Tarawih dan Witir tiga rakaat. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Dr. Arsad Hidayat, Lc, MA, menjelaskan bahwa jamaah yang berniat melaksanakan delapan rakaat diperbolehkan memisahkan diri (mufaraqah) dari imam yang menunaikan 20 rakaat. “Diperbolehkan pengikut yang melaksanakan sholat Tarawih 8 rakaat untuk memisahkan diri (mufaraqah) dari jamaah dan melaksanakan Witir di rumah.”

Keutamaan Tarawih Malam ke-9

Mengutip kitab Durratun Nashihin karya Syekh Al-Khaubawi, orang yang melaksanakan salat Tarawih pada malam ke-9 Ramadan akan memperoleh pahala yang sangat besar. Disebutkan dalam teks:

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ فَكَأَنَّمَا عَبَدَ اللهَ تَعَالَى عِبَادَةَ النَّبِىِّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ السَّلَامُ

Artinya: “Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya Nabi.” Kata faka’annamā (seolah-olah) menunjukkan perumpamaan, bukan kesetaraan hakiki. Artinya, pahala yang diberikan sangat besar hingga diibaratkan seperti kualitas ibadah Nabi dalam hal kesungguhan dan kedekatan kepada Allah, namun tentu tidak menyamai derajat kenabian.

Ramadan 2026 menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Salat Tarawih sebagai bagian dari qiyam Ramadan memiliki keutamaan besar, terutama pada malam-malam tertentu seperti malam ke-9. Dengan niat yang tulus, keimanan yang kuat, dan harapan akan pahala dari Allah SWT, Tarawih bukan sekadar rutinitas, melainkan jalan menuju pengampunan dosa dan peningkatan derajat spiritual. Ramadan 2026 pun menjadi momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan meneladani kesungguhan ibadah Rasulullah SAW.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *