Respons Gubernur Jawa Barat terhadap Hasil Survei Kinerja
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya mengungkap responsnya terkait hasil survei kinerjanya selama satu tahun menjabat sebagai gubernur. Hal ini disampaikan melalui unggahannya di Instagram pribadinya pada Jumat (20/2/2026). Dedi menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi masyarakat Jawa Barat yang mencapai 95,5 persen berdasarkan hasil survei Indikator Politik.
Dedi Mulyadi menilai bahwa angka tersebut bukanlah angka keberhasilan pembangunan, tetapi lebih merupakan bentuk kecintaan dari warga Jawa Barat. Ia menekankan bahwa perjalanan pembangunan adalah faktor utama yang membuat masyarakat puas.
Namun, meskipun mendapat apresiasi tinggi, Dedi mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan Pemprov Jawa Barat. Ia menyadari bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Wakilnya, Erwan Setiawan, belum ada pembangunan yang signifikan bagi masyarakat. Salah satu kendala utama adalah tekanan fiskal yang memengaruhi optimalisasi layanan publik.
“Masih banyak warga Jawa Barat yang akses jalannya masih jelek di ujung-ujung desa,” ujar Dedi. Selain itu, ia juga menyebut bahwa akses pendidikan dan layanan kesehatan belum merata, serta masih banyak pengangguran di Jabar.
Dedi mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk bekerja sama dalam melakukan perbaikan dan penataan provinsi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sekitar 40 persen warga yang tidak mendukungnya, karena menurutnya mereka merupakan cerminan dari masyarakat yang belum merasa terlayani dengan baik.
Sektor yang Memuaskan Masyarakat
Berdasarkan hasil survei, mayoritas responden menyatakan puas terhadap tiga sektor, yaitu:
- Pembangunan infrastruktur yang paling terasa dampaknya
- Perbaikan jalan menjadi perhatian utama
- Akses antarwilayah semakin meningkat
Program Jalan Leucir menjadi salah satu inisiatif utama Dedi Mulyadi dalam mempercepat perbaikan jalan provinsi. Program ini fokus pada ruas jalan yang rusak berat, dengan standar ketabalan dan kualitas yang diperketat. Perbaikan dilakukan secara bertahap di kabupaten/kota di Jawa Barat.
Proyek Strategis Jalan Leucir
- Fokus Terbesar: Pemeliharaan Rutin: Jalan sepanjang 2.080,53 Km tertangani dengan realisasi anggaran Rp 229,98 miliar
- Rekonstruksi Jalan: 229,45 Km jalan selesai dengan realisasi anggaran Rp829,67 miliar
- Pemeliharaan Berkala: 179,557 Km jalan tertangani dengan realisasi anggaran Rp350,35 miliar
- Penggantian Jembatan: 13 unit jembatan selesai dengan realisasi Rp69,6 persen
Menurut Dedi, infrastruktur bukan hanya tentang jalan yang mulus, tetapi juga tentang akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan yang semakin dekat dengan masyarakat. Program Jalan Leucir dianggap memberikan dampak nyata, seperti akses layanan yang lebih cepat, distribusi logistik yang lebih lancar, UMKM yang lebih mudah mengirim barang, serta akses ibu hamil dan anak ke fasilitas kesehatan yang lebih aman.
Analisis Pakar Soal Hasil Survei Kepuasan Kinerja Dedi Mulyadi
Indikator Politik merilis hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Dedi Mulyadi pada periode 30 Januari 2025 hingga 8 Februari 2026. Dari hasil survei tersebut, sebanyak 95,5 persen merasa puas dengan kinerja kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat.
Menurut Prof. Burhanuddin Muhtadi, founder Indikator Politik Indonesia, kepuasan tinggi masyarakat terhadap Dedi Mulyadi dinilai sebagai fenomena yang jarang terjadi. Dalam banyak survei yang dilakukan, jarang ada kepala daerah yang mendapatkan tingkat kepuasan hingga di atas 90 persen.
Secara demografis, dukungan terkuat datang dari Gen Z dengan angka kepuasan mencapai 98,1 persen dan lulusan SLTA sebesar 98,7 persen. Namun, Prof. Burhanuddin juga menyoroti adanya jarak besar dalam penilaian terhadap Dedi Mulyadi dan wakilnya, Erwan Setiawan.
Tingkat kepuasan publik terhadap Erwan Setiawan sebagai Wakil Gubernur Jabar menurut survei Indikator Politik Indonesia sebesar 55 persen. Gap tersebut dinilai sangat besar, dengan selisih sekitar 40 persen antara Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. “Ini tentu masukan buat keduanya,” ujar Prof. Burhanuddin.












