Penyesuaian Jam Belajar dan Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan di Palembang
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 420/afaf/Disdik-1/2026 yang mengatur pola pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah. Aturan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai spiritual peserta didik, sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan orang tua.
Jadwal Pembelajaran Selama Ramadan
Pada periode 18–21 Februari 2026, siswa akan menjalani pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau masyarakat sesuai penugasan dari sekolah. Langkah ini dirancang agar anak tetap belajar sambil memperkuat hubungan dengan keluarga dalam suasana awal Ramadan.
Selanjutnya, mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026, pembelajaran kembali berlangsung di satuan pendidikan. Namun, setiap jam pelajaran dipangkas 10 menit dari jadwal normal untuk menyesuaikan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan Keagamaan dan Program Pembentukan Karakter
Sekolah diwajibkan menggelar kegiatan keagamaan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, serta program Jurnal Ramadan. Tujuannya adalah membentuk karakter, disiplin, dan kepedulian sosial pada peserta didik.
Bagi siswa beragama Islam, dianjurkan mengikuti tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara siswa non-Muslim diarahkan mengikuti bimbingan rohani sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Khusus selama Ramadan, siswa juga diminta mengisi buku Jurnal Ramadan sebagai bagian dari program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk disiplin dan refleksi diri.
Jam Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Disdik Palembang juga mengatur jam kerja pendidik dan tenaga kependidikan. Untuk sekolah dengan lima hari kerja, aktivitas berlangsung Senin–Kamis pukul 07.30–14.45 WIB dan Jumat pukul 07.30–11.00 WIB. Sementara sekolah dengan enam hari kerja menyesuaikan jam operasional pagi dan siang, dengan durasi yang lebih singkat dibanding hari biasa.
Libur dan Kembali Aktif
Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, siswa akan menjalani libur bersama pada 16–17 Maret 2026. Libur nasional Hari Raya Nyepi jatuh pada 18–19 Maret 2026. Adapun cuti bersama Idul Fitri berlangsung pada 20 serta 23–28 Maret 2026.
Selama masa libur, siswa diimbau memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali aktif pada 30 Maret 2026.
Peran Orang Tua dalam Pembelajaran
Kapiatul Ahliah, Kepala Bidang SMP Disdik Palembang, menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran selama Ramadan tak lepas dari peran orang tua. Mereka diharapkan membimbing anak dalam menjalankan ibadah sekaligus memantau kegiatan belajar mandiri di rumah.
Ramadan menjadi ruang kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga orang tua. Melalui kebijakan ini, Disdik Palembang berharap Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum pembentukan generasi berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia.
Kepedulian terhadap Karakter dan Kepribadian
Alhadi Yan Putra, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) di Dinas Pendidikan Kota Palembang, menegaskan bahwa kebijakan ini menekankan keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai spiritual. Selama Ramadan, kegiatan pembelajaran diperluas dengan tadarus Alquran, ceramah agama, praktik ibadah, hingga program berbagi kepada sesama.
Nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, empati, dan kepedulian sosial ditanamkan melalui aktivitas nyata, seperti aksi sosial dan pembiasaan sikap santun di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing yang memastikan siswa mampu menjaga semangat belajar di tengah ibadah puasa.
Ramadan harus menjadi pembelajaran yang utuh. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, suasana Ramadan di sekolah dasar di Palembang diharapkan menghadirkan pengalaman edukatif yang membekas. Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi juga ruang menumbuhkan generasi beriman, berintegritas, dan berkepribadian tangguh.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












