Survei Indikator: 89,2% Warga Bali dan Nusa Tenggara Puas Kinerja Presiden Prabowo

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Presiden Prabowo Subianto

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan penelitian terkait kinerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Survei ini dilakukan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia, termasuk kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Hasilnya menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Bali dan Nusa Tenggara mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.

Temuan tersebut disampaikan dalam siaran pers survei nasional yang diterbitkan pada 8 Februari 2026. Survei ini dilakukan secara tatap muka antara tanggal 15 hingga 21 Januari 2026. Dari total responden, sebanyak 89,2 persen warga Bali dan Nusa Tenggara menyatakan puas terhadap Presiden Prabowo. Sisanya hanya sebesar 10,8 persen yang tidak puas, sedangkan tidak ada responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Angka kepuasan sebesar 89,2 persen ini menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lainnya. Diikuti oleh Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan angka kepuasan sebesar 83,8 persen. Warga Jawa Timur juga menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup tinggi, yaitu 81,6 persen. Namun, di Jakarta, hampir separuh warga mengaku tidak puas terhadap kinerja Prabowo. Sebanyak 53 persen responden mengaku puas, sedangkan 47 persen menyatakan ketidakpuasan. Angka ketidakpuasan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Di belakang Jakarta, Maluku dan Papua mencatatkan angka ketidakpuasan sebesar 24,9 persen, sementara angka kepuasan mencapai 74,3 persen. Secara nasional, tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen. Rinciannya adalah 13 persen responden sangat puas, 66,9 persen cukup puas, 17,1 persen kurang puas, dan 2,2 persen tidak puas sama sekali. Hanya 0,8 persen responden yang menjawab tidak tahu.

Berikut rincian lengkap angka kepuasan terhadap Presiden Prabowo di setiap wilayah:

  1. Sumatra

    Puas: 81,1 persen

    Tidak puas: 18,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  2. Banten

    Puas: 73 persen

    Tidak puas: 24,4 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen

  3. Jakarta

    Puas: 53 persen

    Tidak puas: 47 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  4. Jabar

    Puas: 79,1 persen

    Tidak puas: 19,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persen

  5. Jateng dan DIY

    Puas: 83,8 persen

    Tidak puas: 14,7 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persen

  6. Jatim

    Puas: 81,6 persen

    Tidak puas: 17,7 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persen

  7. Bali dan Nusa Tenggara

    Puas: 89,2 persen

    Tidak puas: 10,8 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen

  8. Kalimantan

    Puas: 79,8 persen

    Tidak puas: 19,0 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persen

  9. Sulawesi

    Puas: 81,1 persen

    Tidak puas: 17,0 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persen

  10. Maluku dan Papua

    Puas: 74,3 persen

    Tidak puas: 24,9 persen

    Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen

Metodologi survei Indikator menggunakan sampel warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah saat survei dilakukan. Sampel ditarik menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang. Margin of error mencapai ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Poltracking Indonesia

Selain survei Indikator Politik Indonesia, hasil survei terbaru Poltracking Indonesia juga menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo–Gibran. Sebanyak 81,5 persen masyarakat percaya terhadap kepemimpinan duo tersebut dalam satu tahun masa jabatan.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyebutkan bahwa angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi. “Ini tingkat kepercayaan kepada pemerintah Prabowo–Gibran relatif tinggi di angka 81,5 persen. Sementara yang tidak percaya hanya 15,6 persen,” ujarnya.

Hanta menjelaskan bahwa angka 81,5 persen terdiri dari 10,0 persen yang sangat percaya dan 71,5 persen yang cukup percaya. Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta tergolong tinggi karena secara psikologis angka di atas 70 persen sudah masuk kategori kuat.

Menurut Hanta, lima faktor utama yang membuat masyarakat puas terhadap kinerja Prabowo adalah sebagai berikut:

  • Kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab disebut oleh 22,9 persen responden.
  • Program bantuan sosial (bansos) dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
  • Kedekatan Prabowo dengan rakyat kecil disebut oleh 11,4 persen responden.
  • Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan 8,5 persen responden.

Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan metode wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *