Peran Baru sebagai Orangtua yang Penuh Tantangan dan Kejutan
Calvin Jeremy dan Novia Santoso kini tengah menikmati peran baru mereka sebagai orangtua. Pasangan yang menikah pada 10 Juli 2021 ini resmi dikaruniai anak pertama pada 2 Desember 2025 lalu. Kehadiran putri mereka, Cheriel Amaya Sihombing, membawa banyak hal baru dalam kehidupan mereka. Banyak hal yang keduanya pelajari sejak menjadi orangtua baru, termasuk beberapa pengalaman yang membuat mereka mengalami culture shock.
Berikut adalah beberapa momen penting yang diungkapkan oleh Calvin Jeremy dan Novia Santoso selama masa postpartum mereka.
Fase Menyusui Jadi Culture Shock Terbesar bagi Istri Calvin Jeremy
Sebagai mama baru, Novia Santoso mengaku cukup terkejut saat memasuki fase menyusui. Ia baru merasakan bahwa menyusui membutuhkan energi dan konsistensi setiap harinya. Rutinitas tersebut membuatnya sadar bahwa menjadi ibu menyusui adalah perjalanan panjang yang perlu kesiapan fisik dan mental. Di sinilah peran keluarga, khususnya suami, menjadi sangat penting untuk memberikan dukungan.
“Aku pribadi sebagai seorang mama baru itu lumayan kaget saat memasuki fase menyusui. Ternyata itu adalah aktivitas yang dilakukan bukan seperti sprint, melainkan kayak marathon yang harus dilakukan terus menerus secara berkala, bukan sekali saja beres,” kata Novia Santoso.
“Menurut aku fase itu yang secara fisik lumayan melelahkan. Makanya, kami butuh support dari suami, orang rumah. Memang terbilang culture shock sih, tapi oke nggak papa pasti bisa dilaluin,” lanjutnya.
Calvin Jeremy Belajar Pentingnya Peran Suami Saat Istri Menyusui

Bagi Calvin Jeremy, pengalaman menjadi papa baru membuka wawasannya tentang pentingnya peran suami setelah persalinan. Ia mengaku sebelumnya tidak menyadari bahwa fase menyusui membutuhkan keterlibatan emosional dari pasangan.
“Jujur aku nggak tahu kalau habis istri melahirkan, ada satu fase yang juga penting, yaitu menyusui. Kirain kayak ‘oh yaudah, everything is gonna be okay’, tapi ternyata di situ suami juga punya peran penting dalam memberikan support secara emosional,” ungkap Calvin Jeremy.
“Bahkan, waktu kami masih di rumah sakit, itu sempat diajarin pijat laktasi. Di situ aku pun belajar, at least harus tahu tekniknya buat ngebantu istri. Jadi, yang paling memorable itu waktu pagi hari masih di rumah sakit, kami masih takut ASI-nya nggak keluar, jadi akhirnya lakuin pijat laktasi. Itu nggak cuma Novia yang melakukan, tapi aku juga ikut melakukan di depan kaca gitu,” ceritanya.
Cara Calvin Jeremy dan Novia Santoso Membagi Peran Saat Anak Terbangun di Malam Hari

Mengatur peran saat anak terbangun di malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi Calvin dan Novia. Terlebih, keduanya memiliki karakter tidur yang berbeda, sehingga perlu menyesuaikan diri agar tetap bisa saling mendukung.
Novia merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk bangun setiap kali sang anak terjaga. Namun, kehadiran Calvin tetap ia rasakan melalui dukungan sederhana, seperti menawarkan bantuan agar Novia tidak merasa sendiri selama menenangkan si Kecil.
“Kami tipenya agak beda pas tidur. Aku tipenya yang mudah kebangun, kalau Calvin itu lumayan agak pelor ya. Sebenarnya kami sama-sama begadang, cuman ada juga momen-momen tertentu di mana Calvin lagi capek banget, dia tetap hadir dalam bentuk suara,” ujar Novia Santoso.
Calvin Menyadari Tangguhnya Peran Seorang Mama demi Anak

Faktanya, pengalaman begadang demi anak membuat Calvin semakin menghargai ketangguhan seorang mama. Ia melihat langsung bagaimana Novia tetap bangun untuk menyusui dan menenangkan bayi meski dalam kondisi lelah.
Sebagai papa siaga, Calvin mengakui fase ini menjadi salah satu tantangan terbesar. Rasa kantuk yang datang harus diimbangi dengan perannya sebagai seorang papa. Ia berusaha sebisa mungkin ikut terlibat agar beban Novia tidak terasa terlalu berat.
“Jujur aja di fase begadang demi anak ini, aku merasa banget kalau perempuan itu jauh lebih kuat dari laki-laki. Karena di saat aku ngantuk bangun, aku ngeliat sendiri bagaimana Novia menyusui anaknya, dia harus bangun buat nenangin baby,” cerita Calvin Jeremy.
Walaupun dipenuhi berbagai tantangan baru dalam merawat anak, Calvin tetap menjalani semuanya dengan cara yang menyenangkan. Ia menikmati proses belajar menjadi orangtua baru bersama sang istri.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











