Perayaan Hari Pers Nasional 2026 di Banten
Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten menjadi momentum penting bagi insan pers Tanah Air. Acara ini tidak hanya sebagai ajang apresiasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menghargai dedikasi, integritas, dan kontribusi para jurnalis dalam menjaga marwah jurnalisme Indonesia.
Selama acara yang berlangsung di Kota Serang, puluhan jurnalis lintas platform serta tokoh pers nasional menerima penghargaan atas karya-karya mereka yang luar biasa. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian acara HPN 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
Hari Pers Nasional adalah perayaan tahunan yang diperingati setiap tanggal 9 Februari di Indonesia. Perayaan ini digelar untuk menghormati peran insan pers dalam demokrasi, serta menandai lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Tahun ini, Provinsi Banten terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan HPN 2026, yang digelar sejak tanggal 6-9 Februari.
Anugerah Jurnalistik PWI
Dalam Anugerah Jurnalistik PWI, penghargaan diberikan kepada jurnalis dari berbagai kategori media, mulai dari cetak, siber, televisi, radio, hingga fotografi. Berikut beberapa pemenang utama:
- Kategori Media Cetak: Erianto dari Cenderawasih Pos menerima penghargaan melalui karya berjudul “Polisi Imam Gozali, 13 Tahun Mengukir Generasi Qurani di Balik Seragam”, yang dinilai kuat dalam mengangkat sisi humanis aparat penegak hukum.
- Kategori Media Siber: Rizky Armanda dari Tribun Pekanbaru mendapat apresiasi lewat karya “Jejak Pengabdian di Tanah Duka Palembayan”.
- Kategori Media Sosial: Alfin Wahyu Yulianto dari Tribunnews meraih penghargaan melalui karya visual jurnalistik berjudul “Aksi Heroik Kapolsek Pangkalan Brandan, Berenang Terjang Banjir di Sumut Demi Evakuasi Lansia”.
- Kategori Fotografi: Abdul Yudhi dari LKBN Antara dianugerahi penghargaan berkat foto bertajuk “Kasih Polri untuk Warga Terdampak Bencana”.
- Kategori Televisi: Reza Ramadhan dari BeritaSatu meraih penghargaan melalui karya “Kejujuran dan Nama Baik Jenderal Polisi Hoegeng”.
- Kategori Radio: Salma Amin dari RRI Nunukan menerima penghargaan lewat karya audio “Siulan Polisi Pengubah Takdir”.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro
Selain Anugerah PWI, HPN 2026 Banten juga menjadi ajang penyerahan Anugerah Jurnalistik Adinegoro, penghargaan tertinggi dalam dunia pers Indonesia. Beberapa pemenang utama antara lain:
- Kategori Cetak: M. Puteri Rosalina, Albertus Krisna, dan Fajar Ramadhan dari Harian Kompas meraih penghargaan melalui karya investigatif “Hutan Sumatera Lenyap”.
- Kategori Audio: Danang Sundoro dari RRI Pro 3 menerima penghargaan lewat karya “Dari Jelantah untuk Bumi dan Langit Biru Pertiwi”.
- Kategori Siber: Raja Eben Lumbanrau dari BBC News Indonesia meraih penghargaan melalui laporan mendalam berjudul “Perempuan Papua di Balik Peristiwa Viral Save Raja Ampat: Biarpun Ditangkap Saya Tetap Berjuang”.
- Kategori Video: Aqwam Fiazmi Hanifan, Febrian Andhika, dan Juan Robin dari Narasi Newsroom menerima penghargaan lewat karya “Nikel, Listrik, dan Polusi: Skandal Teluk Weda”.
- Kategori Fotografi: Arie Basuki dari Merdeka.com meraih penghargaan melalui foto jurnalistik berjudul “Perlawanan Mak Saat Demo DPR”.
PWI Awards dan Press Card Number One
Dalam kesempatan yang sama, PWI juga memberikan PWI Awards kepada tokoh dan lembaga yang dinilai berjasa bagi dunia pers. Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi, atas kontribusinya dalam memperkuat soliditas dan persatuan organisasi PWI. Selain itu, Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM) turut menerima penghargaan PWI Awards yang diterima langsung oleh Ketua IWAKUM, Irfan Kamil, atas perannya dalam memperjuangkan kemerdekaan pers dan perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia.
Puncak apresiasi dalam HPN 2026 Banten ditandai dengan penganugerahan Press Card Number One, penghargaan tertinggi PWI bagi wartawan senior yang telah mengabdi selama 25 hingga 30 tahun dengan dedikasi dan integritas tinggi. Tahun ini, Press Card Number One diberikan kepada 13 wartawan senior, yaitu Sihono HT (DI Yogyakarta), Idris Pasaribu (Sumatera Utara), Saibansah Dardani dan Denni Risman (Kepulauan Riau), Merson Simbolon dan Tulmiron (Riau), Setiawan Hendra Kelana, Achmad Ris Ediyanto, Agus Toto Widyatmoko, dan Wisnu Setiadji (Jawa Tengah), Bagus Sudarmanto dan Johnny Handjojo (Jakarta), serta Pan Media Sucahya dari Banten.
Melalui rangkaian penghargaan ini, HPN 2026 Banten menegaskan komitmen pers nasional dalam menjaga profesionalisme, independensi, dan keberpihakan pada kepentingan publik.












