Kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 11: Drama yang mengangkat isu korupsi

Mengenal Keberagaman Indonesia melalui Drama

Dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA/SMK, terdapat bab yang membahas tentang keberagaman Indonesia melalui pertunjukan drama. Materi ini dapat ditemukan di halaman 131-132 dalam Kurikulum Merdeka, pada Bab 5. Artikel ini akan menjelaskan kunci jawaban terkait Kegiatan 1: drama Sekadar Imajinasi oleh Teater Koma.

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa disarankan untuk mengerjakan soal secara mandiri atau meminta bimbingan dari orang tua. Setelah itu, orang tua dapat membantu mengoreksi hasil belajar anak. Berikut adalah kunci jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam materi tersebut.

Pertanyaan dan Jawaban

  1. Berapa latar tempat dalam pementasan drama tersebut? Jelaskan disertai dengan bukti.

    Terdapat dua latar tempat dalam pementasan drama. Latar pertama berada di pengadilan dengan bukti adanya hakim, terdakwa, dan suasana sidang. Sementara latar kedua berada di rumah terdakwa, dibuktikan dengan adegan istri terdakwa menerima tamu yaitu teman terdakwa.

  2. Berapa babak pertunjukan drama yang telah kalian saksikan? Jelaskan dan berikan buktinya!

    Pertunjukan drama Sekadar Imajinasi terbagi dalam dua babak. Babak pertama berlangsung di ruang sidang, sedangkan babak kedua berada di rumah terdakwa.

  3. Identifikasilah bagian prolog, dialog, dan epilog pada pertunjukan drama tersebut!

    Bagian prolog terjadi saat terdengar suara “sekadar imajinasi” dan terdakwa memasuki ruangan. Dialog terjadi ketika terdakwa mendapat tuduhan dari hakim bahwa dia telah membuat dua orang saksi mati. Epilog terjadi ketika pertunjukan ditutup dengan suara “sekadar imajinasi” dan terdakwa serta istrinya duduk di ruang tamu.

  4. Siapakah tokoh utama dan siapa saja peran pendukung dalam pentas drama tersebut? Berikan alasan dan bukti yang mendukung!

    Tokoh utama adalah terdakwa karena ia menjadi pusat cerita. Peran pendukung seperti hakim, saksi, istri terdakwa, dan sahabat terdakwa menjelaskan bagaimana konflik berjalan.

  5. Identifikasi tokoh dengan watak baik, jahat, dan campuran! Berikan bukti!

    Tokoh dengan watak baik adalah terdakwa dan istrinya. Mereka mengalami depresi karena sifat lembut terdakwa yang tidak bisa mengingkari kesalahannya. Tokoh jahat adalah sahabat terdakwa yang mengatakan, “anggap saja kematian orang itu sekadar imajinasi.” Saksi dan hakim memiliki watak yang tidak jelas, antara baik atau jahat.

  6. Apakah terdakwa dalam sidang pengadilan mengakui apa yang dituduhkan oleh Hakim Ketua? Tunjukkan dialog manakah yang menunjukkan hal tersebut!

    Terdakwa tidak mengakui perbuatannya telah membunuh saksi. Hal ini terlihat dalam dialognya yang menyatakan bahwa dia hanya menciptakan tokoh dalam novel-novelnya.

  7. Apa sebenarnya yang dilakukan oleh terdakwa sehingga dijatuhi hukuman tiga bulan penjara? Bagaimana tanggapan sahabat tokoh tentang waktu hukuman tersebut?

    Terdakwa melakukan korupsi bersama teman-temannya sebesar 1 triliun dan mendapat bagian 100 miliar. Sahabat terdakwa merasa hukuman tiga bulan terlalu ringan.

  8. Menurut kalian, apakah hukuman tiga bulan itu setimpal bagi pelaku korupsi yang 100 miliar?

    Hukuman tiga bulan dinilai tidak cukup untuk memberikan efek jera. Sebaiknya pelaku korupsi diberikan hukuman yang lebih berat agar mencegah tindakan serupa di masa depan.

  9. Mengapa pentas drama tersebut diberi judul “Sekadar Imajinasi”? Berikan alasan yang mendukung!

    Judul ini dipilih karena terdakwa mengalami depresi setelah melakukan korupsi. Sahabatnya menyarankannya untuk menganggap semua tragedi hanya imajinasi agar terhindar dari rasa bersalah.

  10. Amanat dari pertunjukan drama tersebut dan berikan alasan serta bukti yang mendukung!

    Amanatnya adalah jangan melakukan perbuatan jahat, karena hati kecil manusia akan mengingatkan kesalahan mereka. Buktinya adalah terdakwa yang terus dihantui rasa bersalah akibat korupsinya.




Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *